Brotherhood. (YouTube/@FijuredCulture) (Yo)
INDOZONE.ID - Dalam ajang bergengsi Internasional Dance League 2025 yang prestisius, yang dikenal sebagai kompetisi tari terbesar di dunia, momen membanggakan terjadi di atas panggung.
Kru dari Kanada, Brotherhood, menampilkan koreo yang menggabungkan teknik tari modern dengan sentuhan budaya Indonesia.
Yang bikin penampilan ini unik adalah keputusan mereka masukin gerakan yang terinspirasi dari Pacu Jalur, tradisi lomba perahu khas Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Baca juga: Jakarta Hidupkan Kembali Sejarah Maritim Sriwijaya Lewat Pameran di Museum Bahari
Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan, melainkan warisan budaya yang penuh sama nilai kebersamaan, kekompakan, dan semangat gotong royong.
Brotherhood berhasil mengadaptasi gerakan mendayung yang khas menjadi pola tarian yang dinamis, berpadu harmonis dengan musik modern yang mengiringi.
Hasilnya adalah penampilan yang bukan hanya memukau dilihatnya, namun juga kasih penghormatan ke kekayaan budaya Indonesia.
Baca juga: Yura Yunita Bocorkan Soal Atraksi "Melayang" di Pagelaran Sabang Merauke 2025
Banyak orang terkesan lihat budaya lokal Indonesia diangkat dan dibawain secara kreatif di panggung internasional.
Ini menjadi bukti bahwa seni bisa melintas batas negara dan bahasa, menyatukan orang yang nikmatin dalam rasa kagum yang sama.
Penampilan Brotherhood di International Dance League 2025 menjadi pengingat bahwa budaya lokal memiliki potensi besar untuk dikenal dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @cilegon.people