Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 12:41 WIB

Dalang Legendaris Ki Anom Suroto Tutup Usia, Putra-putranya Ungkap Momen Terakhirnya

Author

Kondisi suasana Ndalem Timasan, tempat Ki Anom Suroto disemayamkan. (Ari Welianto/Z Creators)

INDOZONE.ID - Dalang senior asal Kota Solo, Ki Anom Suroto (77), meninggal dunia di RS Dr. Oen Kandangsapi, Kota Solo, Kamis (24/10/2025).

Ki Anom Suroto mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 07.00–07.30 WIB setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit karena penyakit jantung.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Meniko sampun berpulang ke rahmatullah ayah saya, Ki Anom Suroto. Meninggalnya tadi pagi di RS Dr. Oen Kandangsapi Kota Solo, kurang lebih jam 07.00–07.30 WIB,” terang salah satu putranya, Ki Jatmiko, saat ditemui, Kamis (24/10/2025).

Baca juga: Kehilangan Legenda: Ki Anom Suroto Meninggal Dunia

Menurutnya, sang ayah dirawat selama kurang lebih 4–5 hari sebelum meninggal dunia. Kondisinya mendadak menurun pada pagi hari hingga tidak bisa berbicara.

“Mulai ngedrop tadi pagi dan sudah tidak bisa bicara, cuma diam tapi masih komat-kamit. Terus saya bimbing beliau, pertama saya dan Bu Anom,” ungkapnya.

“Saya bimbing untuk istigfar terus. Alhamdulillah, bapak bisa mengikuti, cuma bilang ‘Allah... Allah...’ Akhirnya nggak ada,” lanjutnya.

Jatmiko menyebut sebelumnya kondisi ayahnya sempat membaik dan masih bisa berbicara, namun kembali menurun pagi tadi hingga akhirnya berpulang. Ia mengatakan pesan sang ayah kepada anak-anaknya adalah agar meneruskan cita-cita dan perjuangannya dalam dunia pakeliran, khususnya seni tradisi.

“Yang kedua, bapak nitip pesan juga agar anak-anaknya tetap rukun dan kompak selalu,” ujarnya.

Jatmiko menambahkan, seminggu sebelum meninggal, sang ayah sempat merasa tidak enak badan dan mengumpulkan seluruh anak-anaknya untuk memberikan pesan terakhir.

“Kalau firasat, saat sendiri rasanya nggak enak selama seminggu. Terus bapak sudah banyak kasih pesan sama anak-anaknya. Anak-anak dikumpulin, dikasih pesan-pesan semuanya,” ucapnya.

Dalang Ki Anom Suroto meninggal dunia. (Ari Welianto/Z Creators)

Sementara itu, salah satu putra lainnya, Ki Bayu Aji, menyebut ayahnya memang sudah beberapa hari dirawat di rumah sakit.

“Alhamdulillah, kepergian beliau sangat bagus karena tidak merasa sedikit pun sakit. Beliau masih sempat salat syuruq juga,” katanya.

Bayu Aji mengaku sempat berpamitan kepada sang ayah karena akan mendalang di Magetan. Saat itu, sang ayah hanya memberikan pesan singkat.

“Saat saya minta pamit, bapak hanya bilang, ‘Hati-hati, aku tak delok saka kadohan, bapak selak lungo adoh.’ Hanya itu yang beliau katakan,” jelasnya.

Baca juga: Duka Mendalam: Ki Anom Suroto, Dalang Legendaris, Meninggal Dunia

Terkait pesan terakhir, Bayu Aji mengatakan sang ayah berpesan agar selalu menjaga marwah dan ciri khas gaya pakeliran Anom Suroto.

“Titip, yo Pras, tutukno lakune bapak. Kudu ngati-ngati, tetap di jalur pakeliran gaya beliau. Walaupun akan divariasi, tapi ojo ninggal paugeran. Itu dawuh yang saya terima,” paparnya.

Informasi yang diperoleh, pemakaman akan dilaksanakan hari ini di Makam Depokan, Juwiring, Klaten. Saat ini jenazah berada di Ndalem Timasan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, salah satu kediaman Ki Anom Suroto yang juga menjadi sanggar seni.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU