Taeil mantan member NCT. (Sumber: Instagram/m614.moon)
INDOZONE.ID - Mantan anggota NCT, Taeil, akhirnya menghadapi akhir proses hukumnya setelah Mahkamah Agung Korea Selatan mengeluarkan putusan final yang menolak upaya banding terakhir. Putusan tersebut memastikan hukuman penjara 3 tahun 6 bulan bagi Taeil atas kasus pelecehan seksual, sekaligus menutup seluruh rangkaian proses hukum yang bergulir panjang sejak kasus ini mencuat ke publik.
Kasus ini berawal pada Juni 2024, ketika Taeil bersama dua rekannya didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wisatawan perempuan asing di Seoul. Peristiwa tersebut terjadi saat korban berada dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh alkohol, sehingga tidak mampu memberikan perlawanan. Jaksa menjerat ketiganya dengan dakwaan special quasi-rape, pasal berat dalam hukum Korea Selatan yang mengatur kejahatan seksual terhadap korban yang tidak berdaya.
Baca juga: Taeil NCT Terjerat Kasus Pelecehan Seksual, SM Entertainment Ambil Tindakan Tegas
Dalam proses persidangan, pengadilan tingkat pertama hingga banding menilai perbuatan Taeil dan rekan-rekannya terbukti secara sah dan meyakinkan, termasuk melalui bukti forensik berupa kecocokan DNA. Hingga akhirnya, Mahkamah Agung memutuskan untuk menguatkan vonis sebelumnya, sehingga hukuman tersebut berkekuatan hukum tetap dan wajib dijalani.
“Putusan pengadilan tinggi dan pengadilan tingkat pertama telah tepat dalam menilai fakta dan penerapan hukum,” demikian pernyataan Mahkamah Agung Korea Selatan dalam putusan resminya. Dengan keputusan ini, Taeil secara resmi harus menjalani masa tahanan tanpa peluang banding lanjutan.
Selain hukuman penjara, Taeil juga diwajibkan mengikuti program rehabilitasi pelaku kekerasan seksual serta dikenakan larangan bekerja di lingkungan yang berhubungan dengan anak-anak dan kelompok rentan selama beberapa tahun. Sanksi tersebut menjadi bagian dari upaya negara dalam memberikan efek jera sekaligus perlindungan terhadap masyarakat.
Baca juga: Update Kasus Taeil NCT: Pelecehan Seksual sang Idol Dilimpahkan ke Jaksa Tanpa Penahanan
Dampak besar turut dirasakan dalam dunia hiburan K-pop. SM Entertainment, agensi yang menaungi NCT, sebelumnya telah mengumumkan pemutusan kontrak Taeil tak lama setelah kasus ini mencuat. Dalam pernyataan resminya, pihak agensi menyebut, “Keputusan ini diambil karena tingkat keseriusan kasus dan demi menjaga kepercayaan publik.” Sejak saat itu, Taeil resmi tidak lagi menjadi bagian dari NCT, mengakhiri karier yang sebelumnya dibangun selama bertahun-tahun.
Kasus Taeil menjadi sorotan internasional dan memicu diskusi luas tentang tanggung jawab figur publik, khususnya idol K-pop, terhadap hukum dan etika. Banyak pihak menilai putusan ini sebagai pesan tegas bahwa status selebritas tidak memberikan kekebalan hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wionews.com