INDOZONE.ID - Rapper sekaligus personel boy group BIGBANG, G-Dragon, resmi didapuk sebagai Duta Kehormatan Sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO yang akan digelar di Busan, Korea Selatan.
Berdasarkan laporan Yonhap News Agency, terpilihnya G-Dragon sebagai Duta Kehormatan tersebut diumumkan oleh Korea Heritage Service.
G-Dragon dipilih atas kontribusi serta pengaruh globalnya di bidang budaya dan seni, serta kiprahnya dalam berbagai kegiatan sosial dan kepentingan publik.
"G-Dragon adalah seorang seniman yang memiliki pengaruh global, tidak hanya di dunia K-pop tetapi juga dalam ranah budaya dan seni secara lebih luas," tulis Korea Heritage Service dalam pernyataan resminya, dikutip Sabtu (4/6/2026).
Baca juga: Woo Do Hwan dan Chae Soo Bin Bintangi Flowers Are Bait, Drakor Thriller Romantis 2027
Dalam peran barunya sebagai duta kehormatan, G-Dragon akan terlibat dalam kampanye global Heritage in Peace, sebuah inisiatif yang dijalankan bersama oleh JusPeace Foundation dan UNESCO.
Program tersebut dirancang untuk mengajak masyarakat, pelaku usaha, serta pemerintah daerah berpartisipasi dalam upaya perlindungan dan pelestarian situs warisan dunia.
Sementara itu, Sidang ke-48 Komite Warisan Dunia UNESCO dijadwalkan berlangsung di Busan pada 19–29 Juli 2026.
Menurut Korea Heritage Service, G-Dragon dinilai mampu membantu meningkatkan perhatian masyarakat global terhadap pentingnya menjaga warisan budaya dan alam dunia.
Baca juga: Teaser 100 Days of Deception Rilis, Kim Yoo Jung dan Park Jinyoung Comeback 2026
Komite Warisan Dunia UNESCO merupakan badan utama UNESCO yang bertugas menentukan sekaligus memantau perlindungan situs-situs warisan budaya dan alam yang memiliki nilai universal luar biasa.
Sidang tahun ini menjadi pencapaian penting bagi Korea Selatan. Sejak meratifikasi Konvensi Warisan Dunia UNESCO pada 1988, untuk pertama kalinya negara tersebut ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan forum tersebut.
Sebagai duta kehormatan, G-Dragon dijadwalkan terlibat dalam berbagai materi promosi dan kegiatan kampanye yang mengangkat pentingnya perdamaian, pelestarian budaya, serta partisipasi masyarakat.
"Warisan dunia adalah aset bersama yang harus dilindungi oleh seluruh umat manusia. Melalui pesan perdamaian, kampanye ini diharapkan dapat menginspirasi aksi kolektif dari masyarakat dunia," ujar G-Dragon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Yonhap News Agency