Deretan film terbaik tentang kegiatan jurnalis. (Photo/IMDb/New York Times)
Kebebasan pers salah satu hak yang diberikan oleh konstitusional atau perlindungan hukum kepada penggerak di media untuk menerima, mengelola dan menginformasikan sebuah informasi melalui cetak atau online tanpa adanya campur tangan dari pemerintah.
Di samping itu, banyak kasus yang melibatkan pejabat pemerintah hingga kasus lainnya yang dilihat dari sudut pandang seorang jurnalis. Dalam hal ini, jurnalis akan menelusuri fakta yang disembunyikan atau kebenaran yang belum terkuak. Oleh karena itu, ini 7 film yang membahas perjuangan jurnalis menurut Indozone.id:
Sutradara Alan J. Pakula dan penulis skenario William Goldman mengubah proses pelaporan sebuah cerita besar yang tanpa henti menjadi salah satu film paling menegangkan dan menghibur di tahun 1970-an.
Pakula membawa gaya paranoid yang diasahnya dalam “Klute” dan “The Parallax View” ke Beltway; dia mengubah kursi pemerintah nasional mencolok dan menyenangkan menjadi lanskap bayangan yang tidak menyenangkan dan kejahatan yang mengintai.
David Koepp, penulis film yang cukup terkenal bekerja sama dengan saudaranya yang merupakan seorang jurnalis, Stephen untuk menghibur penonton melalui kisah seorang jurnalis yang hidupnya sebagai editor tabloid New York City.
Film itu memperlihatkan seorang jurnalis yang terjebak dari pekerjaannya karena adanya kebenaran yang terselubung. Ia kemudian berusaha menyelamatkan nyawa dua remaja Afrika-Amerika yang dituduh.
Film thriller yang cukup gelap karya Dan Gilroy dibintangi Jake Gyllenhaal sebagai pemain string yang melompati garis untuk mencari cuplikan berita yang bisa dia jual ke afiliasi berita Los Angeles.
Film ini mengungkapkan sisi paling kotor dari bisnis pelaporan; jika penonton pernah bekerja di berita televisi, penonton akan tahu seorang jurnalis memiliki haus darah yang kebinatangan dan sangat amoral. Gilroy menganggap ini ekstrem yang mengganggu, tapi itu sangat masuk akal.
"The China Syndrome" karya James Bridges adalah salah satu contoh seni yang paling menakutkan yang mengantisipasi kenyataan. Film bencana pemikir ini berkisah tentang masalah keamanan di pembangkit listrik tenaga nuklir California Selatan dan upaya karyawan yang sadar hati untuk mempublikasikannya sebelum terlambat.
Jane Fonda adalah reporternya, Michael Douglas yang berjenggot adalah juru kameranya dan Jack Lemmon adalah pelapornya, jadi inilah Hollywood yang paling ekstrem.
Film ini memperlihatkan masa depan di mana pers secara naluriah tidak dipercaya oleh segmen publik yang tidak signifikan, itu akan membuat penonton bertanya-tanya apakah pelaporan semacam ini akan dipercaya hari ini.
Baca juga: 'Kukira Kau Rumah' Tembus 1 Penonton dalam 6 Hari Penayangan, Lampaui Rekor 'Makmum 2'?
Film 195 menit yang kuat dari Warren Beatty menceritakan liputan Jack Reed tentang Revolusi Oktober, film ini mendapat muatan jurnalistik dari wawancara pembuat film dengan penulis yang masih hidup sezaman.
Semangat Beatty untuk cerita tidak dapat disangkal, dan pengabdiannya untuk melukis gambar seakurat mungkin adalah upaya yang akan dihargai Reed. Ini adalah karya indah yang telah menua dengan sangat baik.
Pemenang Film Terbaik 2016 tentang unit investigasi The Boston Globe yang mengungkap skandal pelecehan seksual yang mengejutkan di Gereja Katolik yang sangat berkuasa di kota itu.
Seperti film "All the President's Men," sebuah film thriller yang sangat efektif dan sebuah pujian untuk pengorbanan yang dilakukan oleh orang-orang yang tak kenal lelah jurnalis.
Salah satu adegan paling nyata dalam film ini adalah Ben Bradlee, Jr. (John Slattery) muncul di tempat pembuangan sampah apartemen reporter Michael Rezendes (Mark Ruffalo) dengan sisa pizza.
Film ini dibintangi oleh Robert Downey Jr. yang menceritakan pada kisah jurnalis yang mengalami kekacauan emfisema. Film ini akan mengungkap pembunuhan yang dilakukan Paus Putih Besar yang merupakan pembunuh berantai.
Tokoh utama di film ini diperankan oleh Jacob Benjamin Gyllenhaal sebagai Robert Graysmith. Ia adalah seorang kartunis di sebuah harian terkemuka di San Fransisco yang tidak hanya sangat tertarik dengan pembunuhan berantai ini, tetapi sampai terobsesi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: