Hulk dan She-Hulk di serial She-Hulk: Attorney at Law (2022). (imdb/marvel studios)
Penggemar bertanya-tanya, mengapa Marvel Studios belum pernah memberikan satu film solo untuk karakter Hulk (Mark Ruffalo), sementara Thor (Chris Hemsworth) sudah mendapatkan empat film untuk karakternya.
Bukannya mendapatkan film solo, Hulk justru tampil di series She-Hulk : Attorney at Law yang tak lama lagi tayang di Disney+. Meski membuat penggemar penasaran, tapi hal itu juga membuat pertanyaan.
Ada alasan kenapa Hulk sulit untuk mendapatkan peran besar. Hal ini karena hak film yang rumit telah mempersulit karakter tersebut. Apa alasan tersebut? Begini faktanya!
Dilansir Screen Rant, Selasa (16/8/2022), alasan mengapa Marvel Studios sulit membuat film Hulk karena mereka tidak memiliki hak untuk dapat melakukannya.
Hak tersebut dimiliki oleh Universal Pictures, jadi film Hulk hanya dapat dibuat jika Universal Pictures mengeluarkan hak tersebut. Ini mirip dengan Sony yang memiliki hak untuk karakter Spider-Man.
Namun, Universal Pictures memiliki hak penolakan untuk film solo Hulk dan harus mendapatkan persetujuan mereka jika Marvel ingin membuat film solo Hulk.
Alasan lainnya karena kemungkinan, Universal Pictures tidak melihat Hulk sebagai investasi berharga. Satu-satunya ketentuan dalam semua ini adalah Marvel masih diperbolehkan menggunakan Hulk di film mereka, selama bukan film solo Hulk.
Lantas, mengapa Marvel Studios dapat membuat serial She-Hulk? Apakah ini menjadi cara untuk menjelaskan karakter Hulk lebih besar, atau memperkenalkan karakter baru?
Penjelasannya begini, meskipun She-Hulk adalah bagian dari waralaba Hulk, secara teknis dia adalah karakter terpisah. Sebenarnya, pada tahun 1970-an, Marvel masih takut membuat karakter Hulk perempuan.
Maka, She-Hulk yang telah dibuat ini, diciptakan untuk memastikan bahwa mereka akan mempertahankan hak atas karakter She-Hulk. Ini akan memberikan kendali bebas untuk Marvel dengan memberikan She-Hulk film solo, yang bisa jadi akan hadir di masa depan.
Nah, sudah tahu kan kenapa Hulk tidak pernah mendapatkan film solo. Sebab, hak kepemilikan karakter Hulk masih dipegang sepenuhnya oleh Universal Pictures.
Marvel yang menganggap Hulk sebagai karakter populer dan berharga, tapi tidak dapat membuat filmnya. Muncullah ide untuk membuat karakter atas hak mereka sendiri, She-Hulk.
Jika diprediksi, bisa jadi She-Hulk akan menjadi karakter yang cukup disoroti pada suatu saat. Atau dia menjadi bagian untuk Avengers di fase-6 nanti. Bahkan, prediksi lainnya, peran Hulk bisa saja dihentikan, dengan membuatnya mati, seperti Tony Stark atau Iron Man.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: