Umay Shahab dan Keanu (Instagram/keramat2film)
Sama-sama tergabung dalam proyek film horor Keramat 2 garapan Monty Tiwa, Umay Shahab pun enggak segan-segan membela dan memuji rekan kerjanya, Keanu Angelo.
Umay bercerita bahwa dia masih ingat banget saat Keanu dihina di media sosial ketika selebgram tersebut bergabung dalam jajaran para pemeran film dari sekuel Keramat (2006).
Di film ini, Umay bisa menjamin bahwa penampilan Keanu sangat luar biasa. Tidak hanya soal akting, tapi attitudenya sebagai aktor pendatang baru juga patut diacungi jempol.
"Gimana perasaan lo, Nu? Dikatain sampah? Nih ya, buat orang-orang yang langsung pesimis, karena 'ah pemainnya Keanu', Nah entar lo datang ke bioskop, nonton Keramat 2, gue yakin lo kayak direakin sama Keanu, lo kayak lagi dicuih-in sama Keanu," ungkap Umay Space Ngobrolin Film Keramat 1 & 2 di Twitter, Minggu (4/8/2022).
Seperti diketahui film Keramat 2 menjadi debut Keanu sebagai aktor di industri perfilman Tanah Air, sekaligus menjadi film horor pertamanya.
Sebagai sosok pendatang baru di dunia perfilman dalam negeri, Umay pun memuji etos kerja Keanu di lokasi syuting yang menurutnya sangat bagus.
"Gue bener-bener amaze (kagun), maksudnya Keanu bisa ngasih dedikasi setinggi itu, gokil sih," kata Umay.
Berjudul resmi Keramat 2: Caruban Larang, sekuel dari Keramat (2006) ini masih digarap oleh sutradara Monty Tiwa.
Sama seperti film pertamanya, Keramat 2 juga akan menggunakan konsep found footage.
Seperti diketahui, Keramat pertama mengisahkan perjalanan kru produksi film dokumenter dari Jakarta menuju Bantul. Setiba di Bantul, mereka dihadapkan oleh kejadian-kejadian mistis tak terduga.
Hingga saat ini, Monty Tiwa belum merilis sinopsis atau pun membocorkan seperti apa plot cerita yang akan bergulir pada Keramat 2.
Namun Keramat 2 bisa dipastikan sebagai film horor Tanah Air yang dinanti-nantikan penayangannya pada tahun ini setelah Pengabdi Setan 2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: