Adegan di Werewolf by Night dari MCU yang tayang di Disney+. (IMDB).
Dalam rangka menyambut Halloween, Marvel Cimenatic Universe (MCU) menghadirkan film 'Werewolf by Night' yang ditayangkan di Disney+. Uniknya, film ini adalah film dari MCU yang paling beda dengan konsepnya.
Bagaimana tidak beda? Tampilannya saja berasa nonton film horor klasik era noir di zaman 30-an. Bisa terlihat dari trailernya yang dibuat sedemikan rupa.
Selain itu, film ini membangkitkan kengerian Hollywood yang sudah lama mati seperti Dracula, Frankenstein, dan tentu saja, The Wolf Man.
Baca Juga: Secret Invasion Bakal Kembalikan Genre Spy di MCU: Nick Fury adalah James Bond-nya Marvel
Di Marvel, cerita Werewolf by Night muncul pada Marvel Spotlight #2 pada tahun 1972. l. Karakter itu sempat bertarung dengan Spider-Man, berbagai member Avengers, namun pernah menjadi anggota Midnight Sons, meski dia bukan superhero.
FIlm ini sendiri digarap oleh Michael Giacchino yang baru pertama debut sebagai sutrdara. Sosok yang biasa membuat scoring music untuk The Batman, Spiderman: No Way Home dan dua prekuelnya, kini menjadi pengarah adegan.
Mengutip IGN, Werewolf by Night menceritakan kisah Jack Russell (Gael Garcia Bernal), seorang pria berpakaian rapi di antara sekelompok pemburu monster yang berkumpul untuk berburu ritual setelah kematian pemimpin mereka.
Namun acara perkumpulan tersebut berubah menjadi pertarungan mengalahkan monster untuk mengambil Bloodstone – artefak yang kuat yang juga memberikan kendali kepada penggunanya.
Sutradara Michael Giacchino jelas merupakan penggemar film klasik horor. Perhatian terhadap detail dalam spesial yang dibuat dengan baik ini sangat fenomenal, dengan manusia serigala tituler muncul dengan riasan praktis dalam gaya yang sangat jelas terinspirasi oleh The Wolf Man.
Ketika datang ke adegan transformasi manusia serigala, ini juga dimainkan untuk keaslian. Mengesampingkan jenis efek digital over-the-top yang telah kita terbiasa dalam film Marvel, manusia serigala malah berubah di luar layar, dengan hanya sekilas sepersekian detik yang membangkitkan adegan tertentu dari An American Werewolf di London.
Giacchino membuktikan dirinya sebagai ahli dalam zoom panjang dan lambat, dengan kamera semakin mendekat ke wajah Elsa yang ketakutan saat kita hanya melihat siluet bayangan pria yang berubah menjadi monster.
Baca Juga: Kevin Feige Akui MCU Phase 4 Berantakan, Harapan Terakhir Ada di Black Panther 2
Beberapa penggemar film Marvel dan horor memberikan pendapatnya masing-masing terkait film Werewolf By Night. DI IMDB, film ini mendapat rating 7,6 rata-rata.
"Film ini menjadi angin segar bagi MCU. Belum jelas seberapa terhubungnya ini dengan MCU utama, tapi saya harap mereka meneruskan sisi gelap dari alam semesta keajaiban, sesuatu yang kami butuhkan, nuansa yang lebih gelap," kata seorang penonton di IMDB.
"Ini adalah sesuatu yang unik dan saya sangat menyukainya. Seluruh pendekatan nostalgia dilakukan dengan sangat brilian... Hitam dan putih, efek dan musiknya dengan sempurna menangkap perasaan khusus itu," kata penonton IMDB lainnya.
Sementara di Rotten Tomatoes, para kritikus memberikan 91%, sementara para penonton memberikan 93%.
"Werewolf By Night adalah penghargaan yang menawan tidak hanya untuk komik horor jadul yang menjadi dasarnya, tetapi juga untuk bioskop klasik yang menakutkan dan konyol yang ditonton oleh generasi pecinta film hingga larut malam di televisi lokal," kata kritikus dari Observer di Rotten Tomatoes.
"Sebuah hiburan yang ramah dan berdarah (gore) yang menunjukkan banyak cinta untuk apa yang dipujanya dan juga membawa beberapa karakter komik yang tidak dikenal namun menarik untuk diangkat," kata kritikus FilmInk dari Australia.
Nah, menurut Indozone, Werewolf by Night ini bisa diberikan rating 8/10.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: