Cuplikasn film Jakarta vs Everybody (instagram.com/@bioskoponlineid)
Isu sosial di Indonesia seringkali menjadi inspirasi bagi rumah produksi untuk melahirkan karya film yang menarik dan menginspirasi.
Diangkatnya isu sosial dalam sebuah film ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan suatu masalah sosial yang seringkali dianggap tabu atau hal salah yang dianggap wajar terjadi.
Beberapa film Indonesia yang mengangkat isu sosial sebagai tema besar film tersebut menjadi film terbaik hingga mampu meraih banyak penghargaan.
Berikut ini daftar film Indonesia terbaik yang mengangakat isu sosial yang bisa kamu kethaui!
Film Indonesia terbaik ini menceritakan tentang kehidupan beberapa kalangan disisi gelap kota Jakarta. Banyak adegan dari film ini yang sarat akan isu sosial dan stereotype di Jakarta.
Dengan alur tersebut, tak heran jika film Indonesia ini mampu mendapatkan penghargaan di berbagai acara seperti Tokyo International Film Festival untuk kategori Asian Future Best Film Award dan Hong Kong Asian Film Festival untuk kategori New Talent Award.
Hijab adalah film komedi dan drama Indonesia yang menangkat isu sosial seputar ibu rumah tangga yang ingin bekerja untuk membantu ekonomi keluarga.
Tekad para istri tersebut sangat kuat untuk mendirikan usaha dibandingkan hanya sekedar arisan saat bertemu. Akan tetapi, hal ini harus terbentur oleh larangan dari para suami.
Hasil karya dari sutradara Ernest Prakasa ini, diadaptasi dari buku ciptaan istrinya sendiri, yaitu Meira Anastasia yang berisi tentang isu sosial seputar body shaming.
Film Indonesia terbaik ini membungkus adaptasi tersebut dengan menayangkan dampak dari body shaming.
Dikisahkan, seorang perempuan bernama Rara yang selalu mendapatkan tanggapan negatif dari orang-orang sekitarnya soal penampilan fisiknya. Ia pun akhirnya sering insecure dan bertekad untuk mengubah penampilannya.
Baca Juga: Film 'Imperfect' Hadir dalam Basis Serial, 'Spin-off' dari Geng Kosan
Film Indonesia terbaik ini menggambarkan secara jelas dampak dari kekerasan seksual yang dialami oleh seorang anak.
Seorang wanita bernama May menjadi sosok yang pemurung dan pendiam secara tiba-tiba. Lambat laun diketahui, hal tersebut terjadi karena dirinya merasa trauma akan kekerasan sekssual yang menimpa dirinya.
Jika kamu menganggap film ini hanya tentang percintaan klasik masa SMA sajas, nyatanya tak semudah demikian.
Film Indonesia terbaik ini juga mengangkat seputar isu kekerasan seksual serta memberikan tamparan halus soal para korban yang sering tak mendapatkan keadilan.
Hubungan Nathan dan Salma kini mendapatkan tantangan baru tatkala mereka memasuki dunia perkuliahan, dimana banyak perbedaan pendapat dan kritik yang buat merenggang.
Dalam film Indonesia terbaik ini, beberapa isu sosial diangkat, mulai dari toxic masculinity, kekerasan seksual, hingga power abuse.
Kisahnya, dimulai dari Ajo Kawir yang dikenal sebagai jagoan dan tak takut mati, menganggap dirinya adalah pria yang harus selalu kuat. Karakter tersebut ia tetapkan untuk menutupi kekurangannya.
Di sisi lain, Ajo yang tak pernah merasa bisa dikalahkan harus bertemu dengan sosok Iteung yang merupakan salah satu jagoan perempuan. Dirinya mampu melakukan bela diri dan sangat tangguh menghadapi dunia.
Yuni menjadi film Indonesia terbaik yang mengangkat isu sosial seputar pernikahan dini. Yuni, seorang anak SMA menyukai warna ungu dan memiliki mimpi untuk bisa melanjutkan pendidikan tinggi.
Akan tetapi, mimpinya harus pupus karena beberapa pria kerap melamarnya. Kedua orang tuanya pun melihat dirinya harus menerima lamaran tersebut daripada melanjutkan mimpinya.
Dikisahkan, Dom seorang pemuda berumur 23 tahun yang memutuskan untuk merantau ke Jakarta untuk mengejar mimpinya menjadi seorang aktor.
Akan tetapi, mimpi terssebut harus pupus karena kesulitan hidupnya di Jakarta. Film ini dengan jelas mengangkat kerasnya kehidupan di kota Jakarta.
Banyaka adegan yang menggambarkan seluk beluk kehidupan masyarakat menengah ke bawah di Ibukota.
Jadi salah satu film terlaris, film Indonesia terbaik ini mengangkat isu sosial seputar kesehatan mental. Dalam filmnya, karakter utama bernama Niskala diceritakan mengidap gangguan mental.
Kondisi yang dialaminya membuat sang orang tua menjadi overprotektif dan kurang mendengarkan keinginan sang anak.
Di sisi lain, Pram, teman kuliah Niskala, uga merasa kesepian karena ibunya terlalu sibuk bekerja. Pertemuan dan kedekatan keduanya lantas membuat mereka merasa saling mengisi kekosongan satu sama lain.
Film Indonesia terbaik ini berkisah tentang Suryani, seorang mahasiswi beasiswa yang mengikuti kegiatan teater di kampusnya.
Saat timnya menang di pagelaran teater, dirinya ikut pesta bersama dengan para seniornya. Sayangnya, saat berpesta ia sempat mabuk dan mengakibatkan foto-foto dirinya tersebar.
Lebih mengejutkannya lagi, isu sosial seputar pelecehan seksual diangkat dalam kisah ini.
Baca Juga: Film Peraih Piala Citra 'Penyalin Cahaya' Masuk Top 5 Film Asia Terbaik Sejauh Ini di 2022
Nah, itulah beberapa film Indonesia terbaik yang mengangkat isu sosial di masyarakat. Film-film seperti ini dapat menjadi tontonan wajib agar pikiran masyarakat semakin terbuka akan hal yang tabu maupun hal salah yang dianggap wajar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: