Ke Huy Quan. (REUTERS/Danny Moloshok)
Nama Ke Huy Quan saat ini sedang trending di dunia maya, setelah berhasil menjadi pemenang Oscar 2023 untuk kategori Aktor Pendukung Terbaik.
Ke Huy Quan sangat bahagia dan emosional ketika di atas panggung. Sebab ini merupakan piala Oscar pertamanya setelah puluhan tahun berkarier di Hollywood. Bahkan namanya sempat dilupakan di industri film.
Baca Juga: Momen Pelukan Ke Huy Quan dan Harrison Ford di Oscar 2023, Reuni setelah 38 Tahun
Dibalik keberhasilannya, sang aktor ternyata sempat mengalami masa-masa kelam yang membuat dirinya 'tak berdaya' dihajar realita kehidupan yang begitu kejam.
Nah berikut ini, Indozone akan merangkum perjalanan hidup Ke Huy Quan dari anak-anak, masa remaja, hingga akhirnya berhasil menyabet penghargaan Aktor Pendukung Terbaik di Oscar 2023.
Ke Huy Quan juga dikenal sebagai Jonathan Ke Quan adalah aktor dan koreografer stunt asal Vietnam-Amerika. Quan memerankan Short Round di Indiana Jones and the Temple of Doom (1984) dan Data di The Goonies (1985).
Quan lahir pada 20 Agustus 1971, di Saigon, Vietnam Selatan (sekarang Kota Ho Chi Minh, Vietnam) dan memiliki delapan saudara kandung. Quan fasih berbahasa Inggris, Kanton, Vietnam dan Mandarin. Dia adalah keturunan Vietnam-Amerika dari Suku Han.
Saat remaja, Quan pernah bersekolah di SMP Mount Gleason di Sunland-Tujunga, Los Angeles, dan SMA Alhambra di Alhambra, California. Ia lulus dari USC School of Cinematic Arts pada tahun 1999.
Pada tahun 1978, keluarganya melarikan diri dari Vietnam. Dia, ayahnya, dan empat saudara kandungnya tiba di sebuah kamp pengungsi di Hong Kong, sementara ibu dan tiga saudara lainnya melarikan diri ke Malaysia.
Keadaan tersebut membuat keluarga Quan tidak berdaya dan hanya mengandalkan makanan serta minuman yang ada di pengungsian. Bahkan, cita-cita Quan sempat terkubur karena insiden tersebut.
Kemudian, seluruh keluarganya 'hijrah' ke Amerika Serikat pada tahun 1979.
Karir Ke Huy Quan dimulai pada usia 12 tahun, dengan menjadi lawan main Harrison Ford di Indiana Jones And The Temple Of Doom, diikuti oleh peran lainnya di The Goonies.
Pada tahun 1993, kurang dari satu dekade setelah menjadi Short Round di Temple Of Doom, Quan mendapat telepon dari agennya karena tidak bekerja lebih dari setahun.
Sang agen menyuruh Quan untuk mengikuti casting sebuah film. Disana, ia bertemu dengan 30 aktor lainnya yang juga berharap agar dapat mengambil peran yang sedang dibutuhkan.
Namun, satu minggu berselang tidak ada kabar apapun dari agennya. Hal itu membuat Quan depresi karena tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga pemasukannya pun terhenti.
“Dia (agen) berkata, 'Ada peran kecil ini. Itu tidak memiliki nama. Anda memainkan Viet Cong, dan itu memiliki dua baris.' Saya masuk ke kantor direktur casting dan ada 30 aktor Asia lainnya menunggu untuk membaca. Saya melakukan hal saya. Saya pulang. Saya menunggu seminggu penuh. Telepon tidak berdering. Saya menelepon agen saya dan berkata, 'Sudahkah Anda mendengar kabar?' Dia berkata, 'Tidak, kemungkinan besar mereka sudah pindah.' Saya ingat duduk di tepi tempat tidur saya, benar-benar membeku. Saya bahkan tidak bisa mendapatkan peran kecil ini. Masa depan terlihat sangat suram.” cerita Quan, dilansir dari Screen Daily.
Memasuki umur 20, karir Ke Huy Quan yang sempat meroket kini harus terjun bebas. Umur tersebut pada umumnya adalah 'usia emas' bagi aktor untuk melebarkan sayapnya, namun berbeda dengan Quan yang karirnya justru jatuh ke titik yang paling rendah.
Akhirnya, mau tidak mau Quan pindah ke berbagai macam pekerjaan di belakang kamera, seperti asisten sutradara dan koordinator laga.
Tetapi ketika dia melihat Crazy Rich Asians pada tahun 2018, Quan menyadari bahwa aktor Asia kini telah diberi kesempatan sehingga dia mendapatkan agen akting untuk dirinya sendiri.
Baca Juga: Tangis Bahagia Ke Huy Quan saat Raih Piala Oscar Pertamanya: Mamak, Aku Menang
Setelah vakum selama beberapa tahun dan menyaksikan Crazy Rich Asians yang dibintangi oleh Constance Wu, Henry Golding, dan Michelle Yeoh, Quan memiliki ambisi untuk kembali ke dunia film dengan menjadi aktor hebat.
Dia menelepon seorang teman agen dan mengatakan kepadanya, "Saya ingin menjadi seorang aktor lagi."
Dua minggu kemudian, Quan diminta untuk mengikuti audisi untuk salah satu peran di Everything Everywhere All at Once. Tak disangka, Quan mendapatkan peran sebagai Waymond Wang dan langsung diberikan naskah sebelum masuk ke tahap produksi.
Tak disangka, perannya sebagai Waymond Wang di Everything Everywhere All at Once menjadikannya sebagai Aktor Pendukung Terbaik di Oscar 2023.
Ke Huy Quan sangat bahagia dan emosional ketika di atas panggung. Sebab ini merupakan piala Oscar pertamanya setelah puluhan tahun berkarier di Hollywood. Bahkan namanya sempat dilupakan di industri film.
Pria kelahiran Vietnam itu sempat tak menyangka bisa meraih Oscar karena ia berasal dari kamp pengungsian.
"Perjalananku dimulai dari kamp pengungsian. Namun lihatlah aku sekarang ada di panggung terbesar di Hollywood. Ibu saya 84 tahun dan dia menonton di rumah saat ini. Ibu, saya baru memenangkan Oscar!" Kata Quan, sembari menangis dan mengangkat piala Oscar.
"Terima kasih kepada the Academy, ibu saya atas segala pengorbanannya, adik saya yang selalu yakin akan diri saya. "Tahun demi tahun selama 22 tahun, saya bilang ke diri saya sendiri 'waktunya saya akan tiba', mimpi adalah yang hal yang harus dipertahankan," sambungnya.
"Buat kalian para aktor yang masih berjuang, teruslah berjuang dan berpegang pada mimpi kalian," pungkas Quan.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: