Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 MARET 2023 • 10:53 WIB

5 Film Religi Klasik untuk Menyemarakkan Bulan Ramadan, Seru dan Mendidik!

5 Film Religi Klasik untuk Menyemarakkan Bulan Ramadan, Seru dan Mendidik!Sang Kiai (dok. Netflix)

5 film religi klasik berikut ini memiliki jalan cerita yang sangat seru lho! Selain itu, terdapat banyak pelajaran hidup yang bisa diambil penontonnya. Wajib masuk watchlist nih guys!

Bulan Ramadan semakin dekat, dan nggak kerasa momen ngabuburit akan segera tiba. Selain sahur, berbuka, dan Salat Tarawih, kegiatan ngabuburit juga menjadi salah satu momen yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga: 7 Fakta Menarik dari Film The Housemaid, Bukan Tentang Perselingkuhan Saja

Di era digital seperti sekarang, streaming film menjadi pilihan favorit untuk mengisi waktu saat menunggu berbuka puasa. Khusus di bulan suci ini, film religi menjadi pilihan yang tepat untuk menambah keimanan dan kesabaran.

Berikut rekomendasi beberapa film religi klasik yang cocok ditonton saat ngabuburit.

5 Film Religi Klasik untuk Menyemarakkan Bulan Ramadan

1. Ayat-ayat Cinta (2008)

Ayat-ayat Cinta (dok. Viu)

Ayat-ayat Cinta adalah film yang sukses mengangkat tema cinta dalam lingkup religius. Film ini mampu menarik perhatian banyak penonton di Indonesia. Kisah Fahri yang berjuang mengejar cita-citanya di tengah berbagai rintangan, termasuk masalah percintaan, sangat menyentuh hati.

Melalui film ini, penonton dapat merasakan bagaimana kesulitan Fahri dalam menjalin hubungan dengan Maria Girgis, karena perbedaan agama dan budaya. Namun, cinta mereka tidak luntur meski harus dihadapkan pada banyak halangan.

Film ini menunjukkan bagaimana kepercayaan dan keyakinan yang kuat dapat membawa seseorang melewati berbagai tantangan.

Selain itu, Ayat-ayat Cinta juga memberikan gambaran tentang kehidupan di Mesir, khususnya di Kairo. Penonton dapat melihat bagaimana Fahri beradaptasi dengan kehidupan di sana, mengejar cita-citanya, dan menemukan cinta sejatinya di tengah perjuangannya.

Tidak hanya menyajikan cerita yang menarik, film ini juga memperlihatkan keindahan dari berbagai tempat di Mesir.

Dari Masjid Al-Azhar hingga Piramida Giza, penonton dapat merasakan bagaimana keagungan dan kebesaran dari negeri yang dianggap sebagai pusat peradaban dunia kuno tersebut.

Secara keseluruhan, Ayat-ayat Cinta adalah film yang layak untuk ditonton. Tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga pesan yang mendalam tentang cinta, keyakinan, dan perjuangan.

2. Journey to Mecca (2009)

Journey to Mecca (dok. SK Films)

Journey to Mecca merupakan film dokumenter yang mengisahkan tentang perjalanan haji Ibn Battuta, seorang penjelajah Muslim asal Maroko yang menyusuri hampir seluruh wilayah di Timur Tengah pada abad ke-14.

Perjalanannya bahkan disebut lebih panjang dibandingkan dengan Marcopolo, seorang penjelajah asal Italia.

Dalam film ini, penonton akan dibawa mengikuti perjalanan Ibn Battuta menuju Tanah Suci. Ia melewati kawasan pantai utara Afrika, Persia, Cina, hingga Andalusia, menghadapi berbagai rintangan dan tantangan yang menguji iman dan kekuatan fisiknya.

Tak hanya mengisahkan tentang perjalanan Ibn Battuta, film ini juga menyajikan pemandangan alam yang indah serta budaya dan kearifan lokal di setiap tempat yang dilewatinya.

Melalui film ini pula, penonton akan dapat mengenal lebih dekat tentang kekayaan budaya dan sejarah Islam di berbagai belahan dunia.

Bagi kaum milenial yang ingin menambah pengetahuan tentang Islam dan sejarah perjalanan haji, Journey to Mecca adalah film yang sangat direkomendasikan.

Dengan jalan cerita yang menarik dan gambar yang indah, film ini akan memikat hati penonton dan memperluas wawasan mereka tentang agama dan budaya Islam.

3. Emak Ingin Naik Haji (2010)

Emak Ingin Naik Haji (dok. Mizan)

Emak Ingin Naik Haji merupakan salah satu film Indonesia yang tak hanya menghibur, tetapi juga sarat dengan nilai-nilai agama yang menginspirasi. Film ini menceritakan tentang perjuangan seorang ibu miskin yang ingin naik haji bersama anaknya yang duda, Zein. 

Di sekitar mereka, ada tetangga yang berkecukupan dan hampir tiap tahun naik haji. Konflik muncul saat Zein merasa berkewajiban membantu ibunya untuk mewujudkan impian tersebut, meski ia hanya seorang penjual lukisan pinggir jalan.

Film ini menghadirkan konflik yang bertebaran dengan rapi, mulai dari sisi kontras dengan tetangga Zein yang berkecukupan hingga dengan pejabat yang hanya mengejar titel "haji" semata.

Namun, melalui perjuangan ibu dan anak tersebut, film ini mampu mengajarkan nilai-nilai penting seperti kesabaran, keikhlasan, dan perjuangan dalam mengejar impian.

Baca Juga: 5 Film Rumah Produksi A24 dengan Aktor Keturunan Asia, Salah Satunya Borong 7 Piala Oscar

Tidak hanya itu, Emak Ingin Naik Haji juga mampu menghadirkan suasana haru dan menggugah penontonnya untuk lebih mencintai dan menghargai orang tua.

Dengan begitu, film ini cocok ditonton oleh kaum milenial yang ingin menambah wawasan dan mendapatkan inspirasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

4. Sang Pencerah (2010)

Sang Pencerah (dok. Vidio)

Film Sang Pencerah menceritakan perjuangan seorang tokoh bangsa, Ahmad Dahlan, dalam memperjuangkan pendidikan bagi anak-anak Indonesia. Kisah ini mengajarkan kepada penonton betapa pentingnya pendidikan untuk kemajuan bangsa.

Di masa lalu, Ahmad Dahlan mengalami banyak hambatan dalam mewujudkan impian tersebut. Salah satunya adalah saat ia mengubah arah kiblat yang salah di Masjid Besar Kauman Yogyakarta dan menimbulkan kemarahan seorang kyai penjaga tradisi.

Surau Ahmad Dahlan akhirnya 'dirobohkan' karena dianggap mengajarkan aliran sesat.

Selain itu, Ahmad Dahlan juga menghadapi tuduhan sebagai kyai kafir hanya karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda. Hal ini menyebabkan banyak orang menentang pendidikan modern yang Ahmad Dahlan ajarkan.

Tapi, Ahmad Dahlan tidak menyerah. Ia membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan untuk memajukan umat Islam agar memiliki pemikiran yang maju.

Dalam film Sang Pencerah, penonton dapat melihat bagaimana Ahmad Dahlan memimpin Muhammadiyah dan memperjuangkan pendidikan modern bagi anak-anak Indonesia.

Film ini menunjukkan bahwa kesulitan dan tantangan bukanlah halangan bagi seseorang yang memiliki tekad dan semangat yang kuat.

5. Sang Kiai (2013)

Sang Kiai (dok. Netflix)

Sang Kiai merupakan film yang mengisahkan perjuangan KH Hasyim Asy'ari dan para santri dalam melawan penjajah Jepang. Film ini mengingatkan kita bahwa Indonesia telah melewati masa yang tidak mudah, ketika bangsa ini dikuasai oleh penjajah.

Kisah yang diangkat dalam film ini dimulai pada tahun 1942 saat Jepang melakukan emansipasi ke Indonesia. Meskipun awalnya dianggap sebagai penyelamat dari Belanda, Jepang ternyata tidak jauh berbeda dengan penjajah sebelumnya.

Mereka mulai melarang pengibaran bendera Merah Putih, melarang lagu Indonesia Raya, dan memaksa rakyat Indonesia untuk melakukan Seikerei.

Tidak hanya itu, Jepang juga menangkap para kiai dan ulama yang menentang kebijakan mereka, termasuk KH Hasyim Asy'ari, yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur.

Sebagai ulama yang dihormati dan berpengaruh di tanah Jawa, KH Hasyim Asy'ari menolak kebijakan Jepang karena melanggar akidah Islam.

Para santri yang mencintai gurunya tidak tinggal diam dan berusaha mencari cara untuk membebaskan KH Hasyim Asy'ari dari tangan penjajah. Mereka melakukan berbagai cara, termasuk merencanakan aksi pembakaran gedung milik Jepang, untuk membebaskan sang kiai.

Dalam perjuangan mereka, KH Wahid Hasyim, putra dari KH Hasyim Asy'ari, juga turut berperan penting. Dalam film ini, penonton dapat melihat bagaimana KH Wahid Hasyim berjuang dengan berbagai cara untuk membebaskan ayahnya dari penjara.

Kisah perjuangan KH Hasyim Asy'ari dan para santri dalam film ini memperlihatkan betapa kuatnya semangat perjuangan dan kecintaan mereka terhadap tanah air.

Film ini dapat menjadi inspirasi bagi kaum muda untuk lebih mencintai dan memperjuangkan Indonesia, serta menghargai perjuangan para pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.


Selain menambah semangat dalam beribadah di bulan Ramadan, menonton film-film dengan tema religi juga dapat memberikan wawasan dan pembelajaran bagi kita semua.

Dengan dukungan akses internet, semakin mudah untuk mengakses hiburan dan informasi yang bermanfaat, termasuk menonton film-film di Netflix bersama keluarga. Selamat menonton dan semoga momen Ramadan tahun ini semakin berarti.

Artikel Menarik Lainnya:

Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indonesia. Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

5 Film Religi Klasik untuk Menyemarakkan Bulan Ramadan, Seru dan Mendidik!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!