Minggu, 29 JUNI 2025 • 16:03 WIB

Beda Banget! Ini 6 Alasan Squid Game Season 1 Lebih Berkesan dari Season 2 dan 3

Author

Perbedaan Squid Game 1, 2, dan 3 serta alasan kenapa season pertama lebih berkesan (My Drama List)

INDOZONE.ID - Siapa sih yang nggak kenal Squid Game? Season pertama serial original Netflix ini sukses besar, viral di mana-mana, dan bikin semua orang terpukau.

Sayangnya, pas season 2 dan 3 keluar, banyak penggemar yang mulai merasa ada yang beda. Ceritanya cukup seru, tapi tetap nggak terlalu berkesan seperti musim pertama.

Buat yang merasa season 1 paling nempel di hati, kamu nggak sendirian! Di artikel ini, kita bakal bahas 6 alasan kenapa Squid Game 1 masih jadi yang terbaik dibanding dua season setelahnya. Yuk, simak sampai habis!

Alasan Squid Game 1 Lebih Baik dari Season 2 dan 3

1. Cerita yang Segar dan Mengejutkan

Alasan Squid Game 1 lebih baik dari season 2 dan 3, sajikan cerita segar dan mengejutkan (dok. Netflix)

Waktu Squid Game pertama kali rilis di tahun 2021, konsepnya unik banget dan langsung viral. Bayangin aja, orang-orang biasa yang terlilit utang harus ikut permainan mematikan demi uang.

Serial populer Netflix ini dikenal punya kritik soal kapitalisme yang tajam banget. Ceritanya benar-benar bikin penonton penasaran dari awal sampai akhir.

Nah, Squid Game kembali dengan season 2 dan 3. Sang sutradara memang mencoba membawa konsep yang sama dengan tambahan permainan baru.

Namun, tetap aja, efek mengejutkan yang kayak di season 1 susah banget diulang. Penonton udah tahu arahnya ke mana, jadi nggak terlalu berkesan seperti dulu.

Baca juga: Daftar Cameo Tak Terduga di Squid Game Season 3

2. Lebih Banyak Menunjukkan Dunia Nyata

Squid Game. (Instagram/netflixkr)

Di season pertama, kita dikasih lihat dulu kehidupan para peserta sebelum masuk ke permainan. Gimana mereka susahnya hidup, penuh utang, sampai nggak ada jalan keluar. 

Latar belakang cerita ini bikin kita paham kenapa mereka mau ikut permainan gila itu. Nah, di season 2, ceritanya langsung tancap gas.

Baru satu setengah episode, Gi Hun udah balik lagi ke permainan buat mencari si Front Man. Jadi, kurang bikin penonton merasa terhubung. Game-nya juga jadi kayak sekadar aksi, nggak sebrutal waktu season 1.

Baca juga: 3 Permainan Maut di Squid Game 3: Mana yang Paling Bikin Merinding?

3. Karakter di Season 1 Lebih Relatable

Poster Squid Game. (tokopedia)

Season 2 emang punya banyak karakter baru yang lumayan oke, seperti Thanos, Myung Gi, Dae Ho, dan lain-lain. Namun masalahnya, kita nggak dikasih cukup waktu buat kenal mereka.

Nggak banyak cerita latar atau motivasi yang dikupas sebelum permainan dimulai. Sementara di season 1, d kita beneran ikut hidup bareng karakter Gi Hun, Sang Woo, Sae Byeok, sampai Ali.

Jadi, waktu mereka gugur, rasanya nyesek banget. Di season 2, rasanya cuma Gi Hun yang jadi pusat cerita. Bahkan, season 3 terasa lebih nggak masuk akal karena ada plot bayi dalam permainan.

4. Karakter Utama yang Lebih Disukai 

Serial Squid Game (Netflix)

Seong Gi Hun di season 1 adalah sosok ayah yang kikuk, ceroboh, tapi punya hati emas. Di season 2, ia berubah jadi pria kaya penuh dendam yang serius banget mau menghentikan permainan.

Perubahannya emang masuk akal, tapi versi Gi Hun yang dulu bikin suasana jadi lebih hangat di tengah kegelapan cerita. 

Di season 2 dan 3, nuansanya berubah lebih kelam dan berat karena Gi Hun nggak lagi jadi penyemangat buat pemain lain.

5. Peran Penting Detektif Hwang Jun Ho 

Hwang Jun Ho (Wi Ha Joon) karakter di Squid Game 3 (My Drama List)

Di Season 1, subplot tentang detektif Jun Ho lumayan seru. Ia sengaja jadi penyusup permainan buat mencari kakaknya yang ternyata si Front Man. 

Subplot ini emang nggak seintens permainan utamanya, tapi setidaknya ngasih kita gambaran soal apa yang terjadi di balik layar.

Nah, di season 2, Jun Ho muncul sebentar banget. Setelah ketahuan masih hidup, ia cuma muncul buat ngobrol bentar sama Gi Hun, lalu muter-muter mencari pulau.

Bahkan, di ending season 3, Jun Ho nggak diberikan akhir yang memuaskan. Detektif ini emang berhasil menemukan pulau, tapi saat game sudah berakhir. Anehnya, ia malah harus mengurus bayi yang menang hadiah dari permainan maut itu.

6. Punya Awal dan Akhir yang Jelas

Squid Game, drakor terbaru Park Hae Soo wajib ditonton (Instagram/@squidgame_netflix)

Season 1 ditulis sebagai cerita yang lengkap. Ada awal yang kuat, konflik yang jelas, dan ending yang memuaskan. Bahkan, kalau nggak nonton season 2, kamu tetap bisa puas dengan cerita di season pertama.

Sementara season 2 rasanya kayak cuma separuh cerita. Karena Netflix memecah ceritanya jadi dua bagian, musim 2 malah jadi terasa nanggung dan nggak tuntas.

Bahkan, dengan tambahan jadi tiga musim, Squid Game malah nggak memberikan akhir yang bikin terpukau. Cerita di season ini seolah cuma tambahan, tapi nggak ada penyelesaian yang memuaskan.

Itulah alasan kenapa Squid Game 1 lebih berkesan daripada season 2 dan 3. Buat yang udah nonton, gimana menurutmu?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Gamerant.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU