Selasa, 12 AGUSTUS 2025 • 17:54 WIB

Deretan Keseruan Konser D.O. EXO 'Do It':  Dari 'Energi Nasi Goreng' hingga Lagu Indonesia yang Tak Diketahui Fans

Author

Konser 'Do It' dari Doh Kyungsoo atau D.O EXO di Arena Indonesia, Jakarta. (INDOZONE/M Fadli)

INDOZONE.ID – Malam itu, panggung Indonesia Arena tidak hanya menjadi tempat konser musik, tetapi ruang pertemuan emosional antara penyanyi Korea Selatan, Doh Kyung Soo (D.O.), dengan ribuan penggemarnya dari berbagai penjuru Indonesia. 

Dalam konser bertajuk “Do It!” Asia Tour Concert in Jakarta, D.O. menghadirkan pertunjukan yang sederhana tapi penuh kejutan, termasuk satu sumber energi yang tak terduga: nasi goreng.

Berikut ini beberapa keseruan tersebut dalam pantauan Indozone yang menyambangi Arena Indonesia, Gelora Bung Karno Jakata Selatan akhir pekan lalu.

Lautan Putih di Arena Indonesia

Sejak siang, suasana di sekitar venue sudah riuh. Dresscode putih yang direkomendasikan panitia diikuti hampir semua pengunjung, dari kaos santai hingga kebaya elegan. 

Begitu pintu dibuka, arena berubah menjadi lautan putih yang tertib namun penuh semangat.

Baca juga: Doh Kyung Soo dan Lee Kwang Soo akan Buka Kafetaria dalam 'Eat What You Reap'

Penampilan Live dengan Band

Konser 'Do It' dari Doh Kyungsoo atau D.O EXO di Arena Indonesia, Jakarta. (INDOZONE/M Fadli)

Buka panggungnya dengan "Do You Remember", D.O. langsung menunjukkan arah konser ini: bukan pesta visual, tapi ruang untuk mendengarkan, merasakan, dan terhubung. 

Ia tampil bersama band live, tanpa koreografi rumit ataupun LED superbesar. Hanya permainan cahaya dinamis, dominasi warna hijau yang menyegarkan, dan tentu saja, vokalnya yang mengisi setiap sudut arena.

Lagu-lagu dari album BLISS seperti "Nobody Knows", Fit" dan "5 Minutes" yang bikin fans sukacita. Lalu ada beberapa nomor dari "Simple Joys", "I'm Gonna Love You", dan "Popcorn", penonton ikut singalong.

Energi Dari Nasi Goreng 

Namun bukan hanya fans yang menyatu dengan atmosfer konser. D.O. sendiri ikut larut, bahkan mengungkapkan bahwa energi malam itu datang dari makanan lokal yang disantapnya siang hari.

Baca juga: D.O EXO Gelar Tur Konser Asia, Singgah di 9 Negara Termasuk Indonesia

“Tadi siang saya makan nasi goreng, jadi saya bernyanyi dengan kekuatan nasi goreng,” ujarnya santai dari atas panggung. Candaan ini sontak disambut tawa dan sorakan, memperlihatkan kedekatan yang sudah terbentuk bahkan sebelum lagu pertama selesai.

Karaoke Massal dan Bahasa Korea yang Fasih

Setelah membawa penonton tenggelam dalam suasana, D.O. justru mengajak mereka untuk bersenang-senang. Ia menggelar sesi noraebang—karaoke bersama. Lagu-lagu EXO seperti “The First Snow”, “Don’t Go”, dan “Peter Pan” dinyanyikan nyaris serempak oleh penonton. D.O. bahkan terkejut mendengar fans menyanyikan lirik Korea dengan begitu fasih.

“Kalian pintar banget bahasa Korea, saya kaget!” ucap D.O.

Bagi banyak penonton, momen ini adalah bentuk keterhubungan paling personal. Seperti disampaikan Zahrotul Oktaviani, seorang penggemar yang hadir di section CAT 2, “Liriknya selalu ngasih semangat, suaranya bikin hati tenang, dan malam ini aku happy banget, super happy.”

Ada “Antara Anyer dan Jakarta” yang Banyak Fans Nggak Tahu

Di luar semua lagu dari Korea, kejutan lain datang dari kibordis D.O. yang memainkan lagu klasik Indonesia—“Antara Anyer dan Jakarta”. Hanya bagian reff yang dibawakan, namun cukup untuk membangkitkan nostalgia banyak penonton.

Konser 'Do It' dari Doh Kyungsoo atau D.O EXO di Arena Indonesia, Jakarta. (INDOZONE/M Fadli)

“Tadi dia main lagu Indonesia, kalian tahu lagunya gak?” kata D.O. sambil tertawa.

Lucunya, banyak fans di kanan kiri tim Indozone yang menjawab tidak tahu. Hal itu membuat D.O mencoba meyakinkan diri lagi.

Baca juga: Usung Konsep Berbeda, D.O EXO Merilis MV “Popcorn” untuk Mini Album Terbarunya

"Kalian benar nggak tahu lagu itu?" tanyanya dan dijawab tawa dari sebagian fans yang memang banyak gen z dan tak mengenal lagu lawas tersebut.

Lagu ciptaan Oddie Agam ini memang legendaris dan pernah dibawakan oleh Atiek CB serta Sheila Majid di tahun 1986. D.O. tak menjelaskan kenapa lagu itu yang dipilih, namun pilihannya terasa tepat—menghidupkan koneksi budaya secara halus namun mengena.

Encore, Candaan, dan Janji untuk Kembali

Menjelang akhir konser, D.O. sempat bercanda bahwa jika teriakan encore-nya kecil, ia lebih baik pulang. Tapi tentu saja, yang ia dapatkan adalah teriakan luar biasa besar. Bahkan penonton sampai menyanyikan yel-yel khas Indonesia: “Gak mau pulang, maunya digoyang!”

D.O. sempat bingung, “Ini bukan bahasa Korea, kan?” tanyanya. Tapi ia lalu menambahkan, “Saya juga gak mau pulang sih.” Dengan senyum lebar, ia menutup konser dengan “Rose” dan “Sing Along!”—dua lagu yang memberi nuansa manis sebagai penutup.

Konser 'Do It' dari Doh Kyungsoo atau D.O EXO di Arena Indonesia, Jakarta. (INDOZONE/M Fadli)

Sebelum meninggalkan panggung, ia sempat berpesan:

“Jangan ada yang sakit, makan yang baik ya. Aku juga sehat, jadi kalian nggak perlu khawatirin aku.”

Konser ini mungkin sederhana dari sisi produksi, tapi kaya secara emosional. D.O. menunjukkan bahwa yang membuat konser berkesan bukan hanya tata panggung atau teknologi, melainkan interaksi yang tulus, musik yang jujur, dan koneksi yang nyata dengan para penggemar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU