INDOZONE.ID - Lee Sun Bin siap comeback lagi ke layar lebar lewat proyek yang nggak biasa. Ia resmi membintangi Code: G – Genesis of Attention, sebuah film antologi sci-fi berbasis AI.
Bukan film sci-fi biasa, proyek ini menggabungkan ide kreatif manusia dan kecerdasan buata. Formatnya berupa cerita pendek dengan genre dan nuansa yang berbeda-beda.
Buat pencinta film sci-fi atau yang penasaran dengan karya berbasis AI, film ini jelas patut ditunggu. Penasaran gimana keseruan Code: G – Genesis of Attention? Kita bahas bareng di sini!
Sinopsis Code: G – Genesis of Attention
Film Korea terbaru ini terdiri dari lima film pendek berdiri sendiri, yang dibuat lewat kolaborasi kreator manusia dan kecerdasan buatan.
Hasilnya, Code: G menawarkan pengalaman nonton yang beda dari film pada umumnya. Hasilnya jadi punya banyak genre, konsep dunia futuristik, sampai cerita yang terasa lebih eksperimental.
Baca juga: 5 Rekomendasi Film tentang AI Paling Seru di Netflix, Wajib Ditonton!
Lima Cerita, Lima Nuansa Berbeda
Setiap segmen di Code: G – Genesis of Attention punya cerita dan emosi yang unik:
Prime Pattern: Echo (sutradara Kim Joo-shin) adalah misteri sci-fi berlatar masa depan yang sunyi. Ceritanya tentang seorang robot yang berusaha mencari kebenaran di dunia yang udah ditinggalkan manusia.
Memory Control Bureau menampilkan Lee Sun Bin sebagai perempuan yang berjuang mengambil kembali ingatan masa lalunya.
Ia ada di tengah masyarakat yang menghapus memori menyakitkan demi hidup bahagia. Film ini diproduseri Kim Sung Hoon, yang sebelumnya menggarap film terkenal Confidential Assignment dan Rampant.
Baca juga: 5 Rekomendasi Film Sci-Fi Korea Selatan Paling Seru!
DMZ menyuguhkan thriller pasca-apokaliptik. Latarnya ada di zona terakhir di Korea setelah bencana nuklir dan biokimia. Ceritanya tentang hilangnya orang-orang secara misterius, bikin ketegangan makin memuncak.
Order in Chaos digarap oleh sutradara Song Young Yoon. Film ini mengajak penonton masuk ke pikiran seorang pasien demensia.
Nantinya, kita dibawa ke ingatan yang hilang dan rahasia yang selama ini terkubur. Nuansanya emosional, gelap, dan cukup menghantui.
Day One mengikuti kisah seorang pemimpin pasukan di minggu terakhir wajib militernya, tepat saat Seoul dilanda perang. Cerita ini tentang keberanian dan pengorbanan di tengah situasi ekstrem.
Jadwal Tayang
Code: G – Genesis of Attention jadi film AI Korea kedua yang rilis di bioskop. Sebelumnya, udah ada Run to the West yang rilis pada Oktober 2025. Bedanya, film ini punya durasi lebih panjang, yakni 102 menit.
Film ini resmi tayang serentak di bioskop Korea mulai 27 Desember 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kbizoom