INDOZONE.ID - Film bencana selalu punya tenpat tersendiri di hati penonton. Ada sensasi tegang, rasa penasaran, dan dorongan buat terus nonton sampai akhir yang bikin susah ditolak.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah The Great Flood yang tayang di Netflix. Film bencana terbaru ini hadir dengan campuran sci-fi dan survival.
Sepanjang durasinya, The Great Flood berusaha menjaga perhatian penonton lewat atmosfer yang intens dan konflik yang terus berkembang.
Di sini, kita akan melihat apakah film ini berhasil jadi tontonan yang seru atau sebaliknya. Yuk, simak review The Great Flood di bawah ya!
Review The Great Flood
Awal Cerita yang Sat-set
Film bencana Korea Selatan ini tentang An Na, seorang peneliti AI yang cerdas sekaligus ibu tunggal. Hidupnya berubah drastis ketika banjir besar datang dan mengancam menghancurkan segalanya.
Bersama putranya, An Na harus bertahan hidup di situasi yang makin lama makin gila. Sejak awal, film langsung ngebut.
Seoul digambarkan kewalahan menghadapi hujan ekstrem, banjir besar datang, dan para penghuni apartemen dipaksa mencari cara apa pun supaya bisa selamat.
Baca juga: Kim Da Mi dan Park Hae Soo Comeback di Film Bencana Netflix ‘The Great Flood’ Desember 2025
Lebih dari Sekadar Film Bencana
Nuansa panik, rasa terjebak, dan tekanan untuk bertahan hidup jadi hal yang paling menonjol sejak awal. Akan tetapi, The Great Flood nggak cuma mengandalkan ketegangan khas film bencana.
Film ini juga mencoba menawarkan sesuatu yang lebih, dengan memadukan unsur sci-fi dan drama emosional. Pendekatan tersebut bikin ceritanya terasa lebih ambisius dan nggak sekadar soal bencana semata.
Para karakter berjuang hidup-hidupan, sering kali cuma punya sisa napas terakhir. Tanpa sadar, penonton pun ikut tegang sambil nunggu, “Ini mereka selamat atau enggak, sih?”
Tema yang diangkat sebenarnya agak kompleks, tentang bertahan hidup, hubungan ibu dan anak, serta masa depan umat manusia.
Baca juga: 6 Film Korea Terbaru Desember 2025, Wajib Nonton Akhir Tahunmu Jadi Makin Seru!
Akting Keren dari Pemain
Kim Da Mi, yang biasanya sering kebagian peran lebih tajam dan santai, kali ini tampil penuh emosi dan terasa tulus. Aktingnya bikin penonton ikut simpati sama perjuangannya.
Di sisi lain, karakter si anak kadang bikin gemas, tapi tingkahnya masih masuk akal dan justru sering jadi pemicu konflik, terutama saat mereka terpisah di momen paling genting.
Park Hae Soo juga ikut bikin cerita makin tebal lewat karakter Hee Jo, sosok dingin dan fokus misi yang bertugas melindungi An Na dan Ja In.
Soalnya, An Na dan Ja In ternyata kunci keselamatan umat manusia. Hee Jo jadi kontras yang menarik, rasional, logis, dan selalu mikir soal bertahan hidup.
Kekurangan Film
Sayangnya, akting yang solid belum cukup buat nutupin plot yang terasa standar. Ceritanya mengingatkan kita pada film-film bencana Hollywood yang udah sering kita lihat, seperti The Day After Tomorrow.
Mulai dari bencana alam misterius, keterlibatan skenario rahasia pemerintah, sampai karakter penting yang nggak bisa hidup tanpa obat, elemen itu ada.
Masalah utama film ini sebenarnya ada di bagian sci-fi. Perpaduan antara film bencana dan konsep futuristik terasa nggak seimbang.
Penjelasan soal teori dan ide ilmiahnya kebanyakan dan terlalu panjang, sampai-sampai bikin tempo cerita melambat.
Bukannya bikin cerita makin dalam, bagian ini justru bikin bingung dan ngurangin ketegangan yang udah dibangun dari awal. Beberapa ide juga terasa dipaksakan dan sebenarnya nggak terlalu penting.
Alhasil, durasi 106 menit terasa padat banget. Film ini kayak mau masukin semuanya sekaligus, dari aksi, konsep masa depan, sampai pertanyaan filosofis.
Terakhir, The Great Flood masih tergolong film yang oke dan cukup menghibur, terutama buat kamu yang suka film bencana.
Namun, film ini bakal jauh lebih kuat kalau elemen sci-fi disederhanakan. Cocok ditonton sekali, tapi kemungkinan besar nggak akan terlalu lama nempel di ingatan.
Itulah review The Great Flood yang tayang di Netflix. Buat yang udah nonton, gimana pendapatmu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Zapzee