Rahasia Manajemen Keuangan Idol Korea di Balik Gaya Hidup Mewah, Ini 6 Prinsip yang Perlu Kamu Ketahui!
INDOZONE.ID - Pecinta Hallyu pasti sudah tidak asing lagi dengan berita idol/Korea yang berhasil membeli rumah, gedung, atau mobil mewah. Kehidupan para idol memang sering kali menjadi headline karena jumlah penghasilannya yang terdengar sangat tinggi.
Namun sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui jika seorang idol itu harus punya banyak cara smart dan cermat mengatur keuangan agar bisa membeli barang-barang idaman tersebut.
Lantas, bagaimana sih para idol K-pop menabung dan mengatur uang? Simak enam prinsip dalam mengatur keuangan ala idol Korea yang bisa kamu ikuti!
Baca juga: Daftar Lengkap Pemenang MAMA Awards 2025 di Hari Pertama: ENHYPEN hingga Super Junior Bersinar
1. Pintar Mengelola Keuangan untuk Mengatur Penghasilan yang Fluktuatif
Taukah kamu bahwa banyak idol tidak mendapatkan bayaran setiap bulan? Beberapa agensi punya kebijakan menggaji talent mereka tiap 3 bulan. Pendapatan ini jumlahnya naik-turun, sesuai dengan proyek yang mereka kerjakan.
Sudah bukan rahasia lagi jika banyak idol baru yang belum bisa menikmati hasil jerih payahnya karena harus melunasi biaya investasi masa pelatihan.
Mengatur budget agar cukup untuk tiga bulan merupakan perjuangan tersendiri, bahkan bagi mereka yang berpenghasilan stabil, apalagi bagi para idol dengan pendapatan yang tidak menentu.
Ketidakpastian nominal gaji di periode berikutnya menambah daftar panjang tantangan finansial yang harus mereka hadapi di balik gemerlapnya panggung. Seperti kata Jae Day6, “When things are looking shaky, stable income looks nice.”
Karena itu, para idol dipaksa untuk cerdas mengelola keuangan! Mereka harus memisahkan budget untuk pengeluaran wajib seperti sewa rumah, biaya listrik-air-gas, biaya telepon, serta kebutuhan sehari-hari.
Sisa pendapatan mereka biasanya dipisahkan untuk keperluan mendadak serta investasi masa depan dalam bentuk tabungan jangka panjang.
Untuk mencapai tujuan tersebut, metode tabungan berjangka menjadi pilihan utama agar disiplin menabung tetap terjaga.
Risiko profesi seperti pembatalan acara atau fase belum populer memaksa para idola untuk adaptif secara finansial.
Strategi bertahan mereka mencakup berbagai pekerjaan sampingan: mulai dari dunia streaming digital sebagai BJ, pemotretan paruh waktu, hingga jasa vokal untuk keperluan demo lagu.
Selain itu, keahlian dalam menciptakan lagu menjadi aset berharga. Dengan memproduksi musik di studio, mereka bisa memperoleh pendapatan berkelanjutan dari hak cipta.
Hal ini menunjukkan bahwa di balik layar, seorang idola dituntut untuk memiliki beragam keterampilan agar tetap bertahan di industri yang fluktuatif.
2. Berburu Diskon, Poin, dan Reward Demi Cuan: No Gengsi!
Strategi retensi pelanggan di Korea sangat bergantung pada efektivitas program loyalitas yang menawarkan nilai tambah pada setiap transaksi.
Konsumen dapat menikmati berbagai keuntungan, seperti skema buy 10 get 1 melalui pengumpulan stempel di kedai kopi favorit, hingga pengembalian nilai ekonomi dalam bentuk poin tunai di department store yang umumnya berkisar antara 0,5% hingga 1%.
Penawaran ini semakin eksklusif dengan adanya kartu kredit khusus hasil kerja sama dengan brand ternama yang menjanjikan penghematan ekstra melalui fitur cashback yang kompetitif.
Semua hal ini bisa membantu kamu untuk berhemat lho! Idol legendaris Lee Hyori juga pernah bilang, dulu ia berpikir reward seperti ini tidak berguna. Namun seiring berjalannya waktu, dia pun berubah pikiran dan merasa laki-laki yang rajin mengumpulkan kupon tampak lebih menarik di matanya.
Era digital memberikan kita kendali penuh untuk menjadi konsumen cerdas melalui alat pembanding harga otomatis.
Cukup dengan satu klik pada fitur belanja di mesin pencari, semua opsi toko di Korea beserta testimoni pembelinya akan tersaji lengkap.
Cara kerja ini menjadi senjata utama untuk menemukan deal paling menguntungkan di marketplace, terutama jika kita cukup sabar menunggu periode diskon besar untuk kebutuhan yang sifatnya tidak darurat.
Mempraktikkan gaya hidup hemat ala idol yang tetap selektif soal harga adalah inspirasi nyata bahwa setiap rupiah yang kita simpan sangatlah berharga.
3. Pantau Pengeluaran Lewat Aplikasi
Dalam beberapa tahun terakhir, aplikasi 가계부 (gagyebu) atau alat pembukuan digital menjadi kategori aplikasi keuangan yang sangat populer di Korea berkat kemampuannya melacak arus kas secara mendetail.
Tidak hanya mencatat, aplikasi ini bahkan mampu memberikan rekomendasi cerdas mengenai instrumen deposito berbunga tinggi atau strategi investasi saat terdeteksi adanya anggaran berlebih.
4. Review dan Atur Alokasi Aset Secara Berkala
Setelah membangun money management yang baik, para idol juga ternyata banyak yang mulai berinvestasi. Dulu, properti menjadi pilihan utama.
Namun akhir-akhir ini, idol seperti Cha Eun-Woo, Kyuhyun Super Junior, Show Nu Monsta X, dan member 2PM mulai terbuka membicarakan saham di berbagai kesempatan.
Namun, satu jenis investasi saja tidak cukup lho. Shuka, YouTuber investor terkenal di Korea, menegaskan bahwa anak muda biasanya sangat agresif berinvestasi dalam saham atau kripto dengan jumlah cukup besar dan minim uang tunai. Makanya, sesekali diperlukan review aset secara keseluruhan untuk mengatur risiko.
Jika mencari sosok inspiratif dalam mengelola harta, Lee Seung-gi adalah contoh nyata seorang smart investor.
Ia sangat lihai membagi porsi asetnya secara ideal, menyeimbangkan simpanan yang mudah dicairkan dengan aset jangka panjang, serta memitigasi risiko dengan menempatkan dana pada instrumen yang aman maupun yang agresif.
Pola pikir finansial yang matang ini rupanya bukan tanpa alasan: Seung-gi tumbuh dengan pengaruh kuat dari orang tuanya yang bekerja di dunia perbankan, sehingga ia terbiasa memandang uang secara strategis sejak dini.
5. Pakai Berbagai Cara Ninja Menuju Aset Idaman
Investasi properti tetap menjadi pilihan utama bagi para idola sukses seperti beberapa anggota BTS dan Super Junior untuk mengamankan masa depan sekaligus memberikan hunian terbaik bagi keluarga mereka.
Namun, di balik kemewahan apartemen atau gedung yang mereka beli, terdapat perjuangan finansial yang intens.
Mengingat tingginya nilai properti di Korea, memiliki rumah pribadi menuntut strategi keuangan yang sangat disiplin dan konsisten.
Alasan inilah yang membuat banyak idola memilih untuk tetap tinggal di hunian sewa dalam waktu yang cukup lama hingga mereka benar-benar siap secara finansial untuk melakukan pembelian properti pertama.
Apakah menyewa rumah itu murah? Tidak juga, tetapi ini bisa membantu mereka dalam berhemat sembari menabung. Idol yang bijak akan memilih melawan gengsi dan berpartisipasi dalam sharing economy.
Chanmi AOA dan Junsu JYJ mengenalkan budaya ini dalam variety show House of Sharing. Tidak hanya rumah, berbagai barang perintilan pun kini bisa disewa.
Mulai dari baju dan tas branded, perlengkapan rumah sehari-hari seperti kasur mahal, bidet, mesin cuci, TV, sampai barang yang jarang dipakai seperti mesin popcorn dan pemutar LP. Hemat uang, hemat tempat, dan tidak perlu khawatir akan bosan juga!
6. Kenali Tujuan Membeli Aset
Properti merupakan aset yang memiliki risiko tingkat tinggi. Makanya, sejak awal para idol K-pop harus memastikan tujuan membeli rumah, untuk investasi jangka panjang atau ditinggali?
Untuk investasi, ada contoh Jungkook BTS yang membeli apartemen di komplek mewah Trimage tahun 2018 dan menjualnya dalam waktu 2 tahun, tanpa ditinggali.
Namun sayangnya, harga jual diprediksi tidak naik banyak, karena pasar properti sedang lesu. Ada kemungkinan Jungkook tidak untung atas investasi properti tersebut.
Sementara untuk rumah tinggal, ada juga artis Korea yang mempertimbangkan program subsidi pemerintah.
Krisis properti di Korea disikapi pemerintah melalui penyediaan apartemen subsidi yang didistribusikan lewat sistem poin dan lotre.
Baca juga: 3 Tips Persiapan Konser K-Pop yang Fans Harus Tahu: Jangan Sampai Lupa!
Kunci untuk memenangkan unit ini adalah dengan memiliki tabungan kepemilikan rumah (jutaekcheongyak) sedini mungkin, sebuah konsep yang menyerupai antrean panjang tabungan haji di Indonesia.
Kesadaran finansial ini telah dipraktikkan oleh S.Coups SEVENTEEN yang mulai menabung di umur 23 tahun. Contoh inspiratif lainnya adalah aktor Lee Si-eon, yang berhasil mengakuisisi rumah melalui sistem undian tersebut setelah konsisten dalam perencanaan keuangannya.
Nah, itulah penjelasan seputar prinsip-prinsip cerdas dalam mengatur keuangan ala idol Korea yang bisa menginspirasi kamu untuk bisa mengatur keuangan yang lebih baik lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jenius.com