INDOZONE.ID - Keempat personel grup idola wanita aespa, menonjolkan keunikan vokalnya lewat lagu solo masing-masing dalam konser aespa LIVE TOUR - SYNK: aeXIS LINE-in JAKARTA 2025-2026.
Dalam konser yang digelar di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (4/4/2026), sesi solo itu ditampilkan untuk memberikan ruang bagi para personel menunjukkan warna dan karakter masing-masing.
Segmen itu menjadi bagian dari rangkaian konser yang menyuguhkan sisi personal dari setiap anggota kepada para penggemar.
Baca juga: Shotaro RIIZE Digosipkan Pacaran dengan Giselle Aespa, Ini Fakta Sebenarnya
Karina membawakan lagu berjudul “Good Stuff” yang menampilkan suasana romantis sekaligus bahagia sambil memakai seragam sekolah lengkap dengan jepit rambut dan dasi berbentuk pita.
Karina tampil memukau dengan dukungan penari latar yang membuat panggung terasa begitu hidup dan penuh warna.
Penampilan pun berlanjut ke Ningning yang membawakan "Ketchup and Lemonade" dengan kontras yang tajam.
Fokus beralih pada kualitas vokal Ningning yang kuat namun emosional, menghadirkan nuansa syahdu yang berbeda dari kemeriahan aksi sebelumnya.
Aksi panggung Ningning semakin intens dengan serangkaian koreografi lantai yang artistik, di mana ia menonjolkan siluet kaki jenjangnya melalui gerakan ikonik yang menyerupai putaran jarum jam.
Suasana kemudian berubah total saat Giselle mengambil alih lewat lagu "Tornado".
Member asal Jepang ini memancarkan energi positif layaknya karakter utama dalam serial romantis populer, membawa nuansa kebahagiaan yang begitu hidup ke atas panggung.
Karya yang dibawakan Giselle menjadi rekomendasi sempurna bagi pendengar yang tengah diselimuti suasana hati ceria.
Tampil memikat dalam balutan busana serba putih, ia memancarkan aura yang begitu manis di atas panggung.
Baca juga: Dari ATEEZ hingga aespa, Berikut 10 MV Terbaik Sepanjang Tahun 2025
Rangkaian aksi solo kemudian ditutup dengan apik oleh Winter melalui lagu "Blue". Sambil memetik gitarnya, Winter menyuguhkan nuansa rock yang lembut namun sarat akan atmosfer melankolis, seolah mengajak penonton menyelami kedalaman rasa sepi.
Winter tampil penuh totalitas dalam balutan busana dan boots serba hitam yang memberikan kesan misterius namun kuat.
Penampilan ini mencapai klimaks yang memukau ketika, sesuai judul lagunya, konfeti berwarna biru meledak di udara.
Momen tersebut menjadi penutup yang sempurna, diiringi tepuk tangan dan sorak sorai meriah dari ribuan penggemar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA