INDOZONE - Rating usia seperti "SU" "PG" atau "13+" adalah panduan awal yang membantu kamu untuk menentukan apakah tayangan tersebut sesuai dengan usia anak.
Namun, selain itu, ada hal yang perlu lebih diperhatikan, sebelum memberi tontonan kepada sang anak. Apa saja hal tersebut? Ini beberapa tips memberikan tontonan anak yang bisa kamu pahami.
1. Pertimbangkan kesesuaian usia
Penting untuk mempertimbangkan tidak hanya kontennya tetapi juga bahasa dan tema yang disajikan dalam film dan acara TV.
Apa yang mungkin cocok untuk satu anak mungkin tidak cocok untuk anak lainnya, oleh karena itu faktor-faktor seperti usia dan tingkat kedewasaan juga harus dipertimbangkan.
Dengan memperhatikan kesesuaian usia, kamu bisa memastikan bahwa anakmu dapat mengonsumsi konten yang selaras dengan nilai-nilai keluarga, sambil tetap membiarkan anak bereksplorasi dan belajar dari dunia di sekitar mereka.
Baca Juga: Disney Umumkan Lanjutkan Film Animasi Frozen 3 dan Toy Story 5
2. Carilah film yang memiliki nilai edukasi
Rekomendasi film yang ditujukan untuk anak kecil sering kali mengandung nilai pendidikan di dalamnya.
Nilai pendidikan biasanya berupa jalan cerita dan pelajaran moral yang diajarkannya.
Untuk anak-anak yang lebih besar, nilai pendidikannya bisa lebih dari apa yang kamu bayangkan, misalkan berdasarkan subjek atau mata pelajaran seperti sejarah atau sains.
3. Pilih film yang menarik minat anak
Sebagai orang tua, mungkin sulit memilih film yang sesuai dengan minat dan kesukaan anak.
Tanyakan kepada anak jenis cerita atau genre apa yang mereka sukai. Apakah mereka menyukai petualangan, fantasi, drama, atau komedi.
Setelah kamu memiliki informasi ini, akan lebih mudah untuk menemukan film yang menyenangkan bagi seluruh keluarga dan mempersempit pilihannya.
4. Luangkan waktu analisis film tersebut sebelum ditonton anak
Luangkan waktu untuk meneliti berbagai judul dan menonton cuplikan. Perhatikan juga peringkatnya.
Hal ini akan membantu kamu menentukan apakah film anak tersebut memang cocok ditonton oleh anak-anak.
Ada baiknya juga membaca ulasan dari sumber terpercaya, seperti Common Sense Media atau Rotten Tomatoes.
5. Perhatikan materi yang berpotensi sensitif
Kekerasan, konten seksual, dan materi sensitif lainnya adalah tontonan yang tidak menyenangkan untuk ditonton anak-anak. Oleh karenanya, hal ini perlu dihindari.
Ingat, konten sebuah film sama pentingnya dengan alur cerita dan aktornya, jadi berhati-hatilah dengan apa yang kamu pilih untuk si anak.
Baca Juga: 5 Film Animasi Terbaik yang Miliki Pesan Mendalam Bagi Kehidupan
Itulah beberapa tips memberikan tontonan untuk anak yang bisa kamu pahami. Selamat menonton!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber