INDOZONE.ID - Sutradara Squid Game, Hwang Dong Hyuk, mengungkapkan dirinya harus kehilangan delapan atau sembilan gigi karena stres berat selama pembuatan musim pertama serial tersebut.
Sutradara asal Korea Selatan itu, menjelaskan jumlah giginya yang dicabut, ternyata lebih banyak dari laporan awal, enam.
Tekanan besar yang dialami saat menciptakan serial ini, berkontribusi pada masalah kesehatan giginya.
Baca Juga: Siap Mengguncang Dunia, 'Squid Game' Season 2 Akan Tayang di Netflix
Alasan Squid Game Lanjut ke Season 2
Meski pengalaman tersebut terasa berat, Hwang memilih kembali untuk menggarap musim kedua.
Alasannya? Salah satunya adalah mendapatkan kompensasi finansial yang lebih memadai.
Hwang mengakui, dirinya tidak mendapatkan keuntungan finansial sesuai kesuksesan global yang diraih serial ini.
“Walaupun seri pertama berhasil di seluruh dunia, jujur saja, saya tidak mendapat banyak keuntungan. Jadi, dengan membuat musim kedua ini, saya bisa menutupi kekurangan dari pendapatan sebelumnya. Selain itu, cerita di Squid Game juga belum selesai sepenuhnya,” kata Hwang.
Baca Juga: Sutradara asal India Tuntut Netflix, Sebut Squid Game Jiplak Filmnya
Squid Game Season 2 Bakal Lebih Menantang
Musim kedua Squid Game, direncanakan rilis pada 26 Desember 2024, akan kembali dibintangi oleh Lee Jung Jae yang berperan sebagai Gi Hun.
Kali ini, Gi Hun bertekad menghancurkan permainan mematikan tersebut setelah berhasil keluar sebagai pemenang pada musim pertama, tiga tahun lalu.
Selain Gi Hun, penonton juga akan lebih mengenal sosok Front Man yang diperankan Lee Byung Hun. Dia mengungkapkan, bahwa musim kedua akan mengupas lebih dalam tentang masa lalu, latar belakang, serta emosi dari karakter ini.
“Saya rasa hal ini mungkin tidak akan membuat penonton lebih menyukai Front Man, tetapi akan memberi mereka pandangan yang lebih baik mengenai pilihan-pilihan yang dibuatnya,” ujar Lee.
Hwang juga akan mempertahankan unsur khas serial ini, dengan menampilkan desain latar yang menghadirkan suasana ceria anak-anak, tetapi penuh kesan horor.
Musim kedua ini akan hadir dengan skala lebih besar, termasuk labirin yang lebih luas, asrama lebih besar, dan lebih banyak koridor, serta tingkat ketegangan yang meningkat, melalui sistem pemungutan suara baru di antara para pemain.
“Saat ini, banyak orang cenderung mengambil sikap berpihak pada satu pihak,” ungkap Hwang.
Baca Juga: Sutradara asal India Tuntut Netflix, Sebut Squid Game Jiplak Filmnya
“Pada musim kedua, kami menambahkan elemen sistem pemilihan dengan simbol ‘O’ dan ‘X’ untuk memperkuat tema perpecahan antarpihak. Ini merupakan unsur satir yang mencerminkan tren saat ini yang menjadi salah satu tema utama di musim kedua,” sambungnya.
Pilihan yang diambil oleh para pemain, akan memecah mereka ke dalam beberapa kelompok sehingga menciptakan konflik yang makin memperbesar ketegangan, menurut Hwang.
Sementara itu, mengingat tekanan besar dalam membuat musim kedua, kesehatan gigi Hwang mungkin akan kembali terganggu.
“Saya belum sempat ke dokter gigi, tapi mungkin saya harus mencabut beberapa gigi lagi,” ucapnya.
Perlu diketahui, musim ketiga dan terakhir dari Squid Game dijadwalkan tayang pada 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Channelnewsasia.com, Deadline, Korea Joongang Daily