Jumat, 10 JANUARI 2025 • 13:19 WIB

Rezky Aditya Belajar Banyak Tentang Waktu, Harapan, dan Kekuatan Perempuan Dari Film Keajaiban Air Mata Wanita

Author

Para cast Keajaiban Air Mata Wanita bersama produser dan sutrdara. (Z Creators/Gunawan)

INDOZONE. ID - Film Keajaiban Air Mata Wanita karya sutradara Indra Gunawan siap menghiasi layar bioskop mulai 23 Januari 2025. Diadaptasi dari buku laris Rahasia Magnet Rezeki karya Nasrullah, film ini mengangkat cerita penuh emosi tentang perjuangan hidup, pentingnya waktu bersama, serta kekuatan air mata perempuan yang membawa pelajaran hidup mendalam.

Rezky Aditya yang berperan sebagai Bagas mengaku banyak pelajaran berharga yang bisa diambil dari film ini. Terutama soal waktu bersama dengan orang-orang yang disayang terutama pasangan.

"Dari cerita ini, dari film ini kita bisa sama-sama simpulin kalau mumpung kita punya waktu sama pasangan, mumpung kita punya waktu sama orang-orang yang kita sayang, ya kita harus manfaatin karena umur kita nggak ada yang tau, gitu," kata Rezky Aditya saat Gala Premier di XXI Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2025).

Satu pemahaman dengan sang suami, Citra Kirana yang juga terlibat dalam film Keajaiban Air Mata Wanita ini juga menyoroti pentingnya komunikasi dalam suatu hubungan, terutama hubungan suami istri. Keterbukaan dan jujur itu penting jangan ada yang ditutup-tutupi agar pasangan tidak kaget ketika mengetahui fakta tentang pasangannya.

Baca Juga: Keajaiban Air Mata Wanita Siap Tayang, Angkat Kisah Inspiratif Perjuangan Wanita

"Itu dia, mumpung masih ada waktu, mumpung masih ada kesempatan. Kalau kita sering ngomong sayang sama pasangan, sering terbuka satu sama lain, jangan ada yang ditutup-tutupi, takutnya nanti malah bikin kaget. Kayak tadi di adegan kan Kiki-nya juga kaget, jadi itu aja sih," tegas Citra Kirana.

Citra Kirana juga menyoroti salah satu adegan dalam film tersebut, dimana Ustaz Nasrullah dijelaskan tentang air mata yang keluar dari seorang wanita.

"Sama ada satu dialog yang dari film ini yang selalu aku ingat, dialognya Pak Nas, itu, 'air mata wanita itu diciptakan lebih banyak dibanding laki-laki'. Jadi buat para wanita nggak apa-apa untuk menangis, asalkan air matanya dijatuhkan untuk mendekatkan diri sama Allah SWT. Soalnya kan kadang kan wanita kalau misalnya nangis, dibilang, 'ah cengek, ah nangis, ah baperan', gitu. Justru kan air mata itu bisa menjadikan kekuatan untuk para wanita," tambah Ciki sapaan akrab Citra Kirana.

Film ini berkisah tentang Kiki, diperankan oleh Citra Kirana, seorang wanita yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah ditinggalkan suaminya, Bagas (Rezky Aditya). Kehilangan itu membawa Kiki menghadapi badai cobaan, termasuk kesulitan finansial, konflik keluarga, dan ketidakpastian masa depan. Namun, melalui dukungan sahabatnya, Rahma (Natasha Rizky), Kiki mulai mengenal konsep Magnet Rezeki, sebuah filosofi yang mengajarkan bahwa pikiran positif dapat membawa keajaiban dalam hidup.

Baca Juga: Film ‘Keajaiban Air Mata Wanita’ yang Dibintangi Natasha Rizky Angkat Perjuangan Emosional Seorang Ibu Tunggal

Lewat perjalanan panjang yang penuh liku, Kiki menemukan kekuatan untuk bangkit, menerima keadaan, dan menemukan kebahagiaan baru. Cerita ini tidak hanya menyentuh, tetapi juga membawa pesan penting tentang pentingnya harapan, doa, dan usaha dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Selain jalan ceritanya yang menyentuh, film ini juga memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya komunikasi dalam hubungan. Citra menekankan bahwa keterbukaan dengan pasangan adalah kunci untuk mencegah kesalahpahaman.

Sementara itu, Natasha Rizky yang berperan sebagai Rahma, juga membagikan pengalamannya beradegan yang penuh tantagan.

“Adegan monolog pertama saya menjadi tantangan besar, tapi dengan arahan Mas Indra, saya berhasil melaluinya,” jelasnya.

Sang sutradara, Indra Gunawan ingin film yang diadaptasi dari buku nonfiksi ini menjadi sebuah film yang pesan-pesannya bisa menginspirasi masyarakat terutama kaum perempuan

“Cerita ini sangat nyata dan relevan, terutama untuk para ibu. Kami ingin menyampaikan pesan yang mendalam namun tetap menghibur,” kata Indra.

Sebagai penulis, Nasrullah berharap, film ini dengan banyaknya pesan moral disetiap adegan dapat menginspirasi banyak orang.

“Saya berharap film ini memberikan optimisme bahwa keajaiban dalam hidup itu nyata, terutama saat kita berserah diri kepada Allah,” pungkasnya.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU