Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 25 JULI 2025 • 08:50 WIB

Review 'A Normal Woman' di Netflix, Kisah Keluarga yang Terkesan Sempurna, Tapi Palsu dan Penuh Luka

Review A Normal Woman di Netflix, Kisah Keluarga yang Terkesan Sempurna, Tapi Palsu dan Penuh LukaFilm 'A Normal Woman'. (Dok. Pribadi)

INDOZONE.ID - Film terbaru Netflix karya sutradara Lucky Kuswandi berjudul A Normal Woman sudah bisa kamu tonton mulai Kamis (24/7/2025). 

Film ini berhsil menyita perhatian publik karena deretan jajaran pemain papan atas seperti Marissa Anita, Dion Wiyoko, Widyawati, Gisella Anastasia, dan aktris pendatang baru Mima Shafa.

Pasalnya, banyak penonton yang menantikan film ini. Aura mahal, konflik rumah tangga, dan gaya hidup keluarga kelas atas yang diperlihatkan bikin kamu penasaran apakah filmnya bagus? Nah, biar gak penasaran, simak review A Normal Woman menurut Indozone.

Baca juga: Sinopsis 'A Normal Woman', Film Terbaru Netflix Bergenre Drama Psikologis

Review Film A Normal Woman

Review A Normal Woman di Netflix, Kisah Keluarga yang Terkesan Sempurna, Tapi Palsu dan Penuh LukaA Normal Woman, film Indonesia terbaru tayang di Netflix Juli 2025 (IMDb)

Film A Normal Woman di bagian awal menyuguhkan gambaran kehidupan Milla yang tampak sempurna di permukaan, dengan latar belakang keluarga kelas menengah atas yang harmonis dan rumah mewah.

Namun, di balik fasad kemewahan itu, kehidupan Milla terasa sangat kaku dan tidak alami, terutama terlihat dari dialog dan interaksi antar anggota keluarga yang terkesan dipaksakan.

Penggambaran keluarga Milla dalam film ini tampaknya sengaja dibuat untuk menciptakan ilusi keluarga sempurna, tetapi hasilnya justru kurang autentik. 

Dinamika keluarga yang seharusnya penuh emosi dan keakraban, malah terasa kaku dan tidak alami. Ini mungkin disengaja sebagai strategi kreatif untuk menarik audiens global, tetapi konsekuensinya, film ini kehilangan sentuhan khas keluarga Indonesia yang lebih hangat dan emosional.

Ekspresi kaku dari para pemain, termasuk aktor berpengalaman seperti Dion Wiyoko dan Widyawati, juga sedikit mengganggu dan terkesan tidak sesuai dengan kemampuan akting mereka yang biasanya lebih luwes dan natural.

Film ini menyoroti berbagai isu yang relevan dengan masyarakat Indonesia, seperti konflik rumah tangga, tekanan media sosial, dan standar kecantikan yang dibebankan pada perempuan.

Namun, ada satu plot twist yang terasa terlalu ekstrem dan absurd, sehingga merusak ketegangan misteri yang telah dibangun sebelumnya.

Twist ini terasa seperti perubahan arah cerita yang terlalu drastis dan tidak sesuai dengan logika narasi yang telah dibangun, sehingga mengurangi kesan keseluruhan film. 

Selain itu, terdapat beberapa celah naratif yang tidak terjelaskan dengan baik, sehingga menimbulkan kesan plot yang tidak runtut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Review 'A Normal Woman' di Netflix, Kisah Keluarga yang Terkesan Sempurna, Tapi Palsu dan Penuh Luka

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!