K-Pop: Demon Hunters (SonyAnimation) INDOZONE.ID - Film K-Pop Demon Hunters memulai perjalanannya tiga tahun lalu. Butuh waktu satu tahun penuh untuk persiapan—mulai dari produksi, revisi, hingga menunggu momen yang tepat.
Awalnya, film ini direncanakan tayang di bioskop, tapi akhirnya ditunda tanpa kepastian. Dua tahun kemudian, akhirnya karya ini menemukan jalannya lewat Netflix.
Ini adalah sebuah eksperimen yang belum pernah ada sebelumnya: menggabungkan dunia K-pop dengan tema eksorsisme dan fantasi aksi.
Awalnya, banyak yang ragu—apakah konsep ini akan diterima? Siapa target penontonnya?
Baca juga: Alasan Karakter Xavier yang Diperankan Percy Hynes White Nggak Muncul di Wednesday Season 2
Tapi nyatanya, respons global justru luar biasa. Film ini menjadi animasi paling banyak ditonton dalam sejarah Netflix, dan OST-nya memuncaki tangga lagu Billboard.
Di balik kesuksesan ini, ada sosok-sosok penting yang jarang terekspos: CEO K-Tigers Ahn Chang-bum, Taemi (mantan atlet taekwondo), dan koreografer Ha Sung-jin.
Ahn Chang-bum terlibat sejak awal produksi K-Pop Demon Hunters. Konsep awalnya adalah aksi yang dipadukan dengan tarian. Tugasnya? Memastikan koreografi tetap berakar pada budaya Korea.
Awalnya, senjata Huntress adalah pedang, kipas, dan shuriken, jelas Ahn. Tapi itu terasa terlalu 'asing'.
Jadi, ia memilih senjata tradisional Korea yang lebih autentik. Ia ingin menampilkan yang asli, bukan sekadar yang terlihat keren.
Baca juga: 5 Rekomendasi Film Dokumenter Perampokan Paling Nekat yang Nggak Boleh Kamu Lewatkan!
Setiap adegan aksi dirancang dengan timeline super detail—setiap gerakan diatur per detik. Taemi, yang dulunya atlet taekwondo nasional, bertugas melakukan motion capture untuk adegan-adegan laga.
"Karena ini animasi, mereka minta gerakan yang lebih dramatis dibanding pertarungan asli. Jadi, aku menciptakan gerakan seperti tendangan berputar tiga-empat kali sebelum menyerang," ujar Taemi.
Salah satu adegan paling penting adalah pertarungan di pemandian. Adegan ini awalnya lebih panjang, tapi dipotong agar lebih fokus pada musik.
Ha Sung-jin, koreografer yang juga anggota K-Tigers, bertanggung jawab atas tarian Saja Boys (grup idola pria dalam film).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dipe.co.kr