Aktor Ringgo Agus Rahman dalam malam penganugerahan FFI 2025. (ANTARA/Sinta Ambar)
INDOZONE.ID - Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2025 resmi berlangsung pada Rabu (20/11) malam. Pada perhelatan tahun ini, Pangku berhasil meraih penghargaan sebagai Film Cerita Panjang Terbaik.
Secara total, Pangku memboyong empat penghargaan, termasuk Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik untuk Christine Hakim, Penulis Skenario Asli Terbaik, serta Pengarah Artistik Terbaik.
Sementara itu, Sore: Istri dari Masa Depan meraih empat penghargaan, antara lain Sutradara Terbaik untuk Yandy Laurens, Pemeran Utama Perempuan Terbaik yang jatuh kepada Sheila Dara, Penyunting Gambar Terbaik, serta Pencipta Lagu Tema Terbaik.
Baca juga: Pencapaian Langka! Sore: Istri dari Masa Depan Raih 8 Nominasi FFI dan Wakili Indonesia di Oscar 2026
Di sisi lain, film animasi Jumbo yang sukses mencetak rekor box office juga tidak pulang dengan tangan kosong. Karya Ryan Adriandhy tersebut dinobatkan sebagai Film Animasi Panjang Terbaik dan meraih Piala Antemas sebagai film terlaris.
Pengepungan di Bukit Duri memenangkan lima piala, terutama efek teknis, seperti Penata Efek Visual Terbaik, Penata Rias Terbaik, Pengarah Sinematografi Terbaik, serta Pemeran Pendukung Pria Terbaik untuk Omara Esteghlal.
Sedangkan Rangga & Cinta membabat kategori pilihan penonton, mulai dari Film Pilihan Penonton, kemudian Aktor Pilihan Penonton untuk El Putra Sarira, dan Aktris Pilihan Penonton untuk Leya Princy.
Berikut Rangkuman Daftar Pemenang Penerima Piala Citra FFI 2025.
- Film Cerita Panjang Terbaik: Pangku
- Sutradara Terbaik: Yandy Laurens - Sore: Istri dari Masa Depan
- Pemeran Utama Pria Terbaik: Ringgo Agus Rahman - Panggil Aku Ayah
- Pemeran Utama Perempuan Terbaik: Sheila Dara Aisha - Sore: Istri dari Masa Depan
- Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Omara Esteghlal - Pengepungan Di Bukit Duri
- Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik: Christine Hakim - Pangku
- Penulis Skenario Asli Terbaik: Reza Rahadian & Felix K Nesi - Pangku
- Penulis Skenario Adaptasi Terbaik: Widya Arifianti & Sabrina Rochelle Kalangie - Home Sweet Loan
- Film Dokumenter Panjang Terbaik: Tambang Emas Ra Ritek
- Film Dokumenter Pendek Terbaik: Sie
- Penghargaan Khusus Festival Film Indonesia 2025 Pilihan Dewan Juri Akhir Film Dokumenter: Satu Langkah Lagi
- Film Animasi Panjang Terbaik: Jumbo
- Film Animasi Pendek Terbaik: So I Pray
- Film Cerita Pendek Terbaik: Sammi, Who Can Detach His Body Parts
- Pengarah Sinematografi Terbaik: Ical Tanjung, I.C.S. - Pengepungan Di Bukit Duri
- Pengarah Artistik Terbaik: Eros Eflin - Pangku
- Penata Efek Visual Terbaik: Abby Eldipie, Kalvin Irawan, Qanary Studio, LMN Studio, GAJAFX, dan NO3G Visual Effects - Pengepungan Di Bukit Duri
- Penyunting Gambar Terbaik: Hendra Adhi Susanto - Sore: Istri Dari Masa Depan
- Penata Suara Terbaik: Ridho Fachri & Indrasetno Vyatrantra - Home Sweet Loan
- Penata Musik Terbaik: Aghi Narotama - Pengepungan Di Bukit Duri
- Pencipta Lagu Tema Terbaik: Gerald Situmorang, Iga Massardi, & Asteriska - Terbuang Dalam Waktu (Sore: Istri dari Masa Depan)
- Penata Rias Terbaik: Novie Ariyanti - Pengepungan Di Bukit Duri
- Penata Busana Terbaik: Victoria Esti Wahyuni - The Shadow Strays
- Karya Kritik Film Terbaik: Rambut Dalam 'Nana', Tempat Trauma dan Rahasia Digelung Bersama - Catra Wardhana.
- Piala Antemas: Jumbo
- Pengabdian Seumur Hidup untuk Film: El Manik (Pemeran)
- Franki Raden (Penata Musik): Hendrick Gozali (Produser)
- Aktor Pilihan Penonton: El Putra Sarira (Rangga & Cinta)
- Aktris Pilihan Penonton: Leya Princy (Rangga & Cinta)
- Film Pilihan Penonton: Rangga & Cinta