Pemutaran perdana film 'Pangku'. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
INDOZONE.ID - Arya Ibrahim dan Gita Fara selaku produser film Pangku merasa bangga dengan pencapaian luar biasa film itu yang meraih tujuh penghargaan di Busan International Film Festival (BIFF).
"Maknanya sih pasti jelas besar sekali. Buat kami dari, apalagi sebagai pembuat film dari Indonesia, bisa diakui sama Busan, sama festival internasional. Itu di luar ekspektasi sih, jadi kami senang banget," ujar Arya usai pemutaran film Pangku di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Selasa.
Film Pangku sebelumnya telah memenangkan empat penghargaan di Busan International Film Festival (BIFF) 2025 dalam kompetisi program Vision Asia. Penghargaan itu adalah KB Vision Audience Award, FIPRESCI Award, Bishkek International Film Festival-Central Asia Cinema Award, dan Face of the Future Award.
Baca juga: Reza Rahadian Pertahankan Adegan Kunci Film 'Pangku' Meski Hadapi Tantangan LSF
Di FFI 2025, Pangku total meraih tujuh nominasi Piala Citra: Film Cerita Panjang Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik (Claresta Taufan), Pemeran Utama Pendukung Perempuan Terbaik (Christine Hakim), Penulis Skenario Asli Terbaik (Reza Rahadian, Felix K. Nesi), Penata Artistik Terbaik (Eros Eflin), Penyunting Gambar Terbaik (Ahmad Fesdi Anggoro), dan Penata Musik Terbaik (Ricky Lionardi).
"Ternyata kisah kecil dari Pantai Utara Pulau Jawa bisa beresonansi dengan semua audiens, di dalam maupun luar negeri. Dan aku rasa itu mungkin salah satu yang sangat kami banggakan juga," ucap Gita.
Rumah produksi Gambar Gerak Film berkomitmen mengangkat isu-isu sosial yang relevan di Indonesia dengan menekankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Meskipun ini film pertamanya Reza Rahadian, tapi bukan yang terakhir. Kami memang berencana akan memproduksi beberapa film di ke depannya. Tentunya dengan membawa isu-isu yang menarik di masyarakat sendiri. Dan tentunya dengan karya yang humanis,” tambah Arya.
Pangku, film Indonesia terbaru garapan Reza Rahadian (Instagram @officialpilarez)
Adapun sinopsis ceritanya disampaikan Gambar Gerak Film secara tertulis sebagai berikut:
Sartika (Claresta Taufan), seorang perempuan muda yang sedang hamil, pindah dari kota asalnya dengan harapan bisa memberikan masa depan yang lebih baik bagi anaknya.
Baca juga: Film 'Pangku' Besutan Reza Rahadian Borong Empat Penghargaan di BIFF 2025
Ia bertemu dengan Maya (Christine Hakim), pemilik kedai kopi di Pantura.
Maya merawat Sartika dan membantu persalinannya. Setelah Sartika melahirkan, Maya merayunya bekerja menyuguhkan kopi sambil dipangku, hingga suatu hari Sartika bertemu dan jatuh cinta dengan sopir truk distributor ikan bernama Hadi (Fedi Nuril). Akankah Sartika menemukan kebahagiaannya?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung