Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 10 APRIL 2026 • 09:26 WIB

First Impression Film 'Ghost in the Cell' Karya Joko Anwar: Lebih dari Sekadar Horor, Penuh Kritik Sosial

First Impression Film Ghost in the Cell Karya Joko Anwar: Lebih dari Sekadar Horor, Penuh Kritik SosialJajaran Para Pemain dan Filmmakers Ghost In The Cell (Indozone/Sagita)

INDOZONE.ID - Film Ghost in the Cell karya Joko Anwar berhasil mencuri perhatian sejak awal penayangan.

Dengan pendekatan cerita yang unik dan penuh simbol, film ini langsung menghadirkan suasana yang kuat, bahkan sejak adegan pembuka.

Pembukaan Sarat Makna dan Tegangan Cerita

Film ini dibuka dengan sebuah nyanyian yang sarat makna, mengangkat isu tentang hukum yang tidak adil, sering digambarkan sebagai “tumpul ke atas, tajam ke bawah.”

Baca juga: Film 'Ghost In The Cell' dari Joko Anwar Bakal Tayang di 86 Negara!

Nuansa ini langsung memberikan gambaran bahwa cerita yang disajikan tidak sekadar horor biasa, tetapi membawa kritik sosial.

Dengan durasi 1 jam 46 menit, film ini langsung menyajikan ketegangan sejak awal. 

Cerita kemudian berlanjut ke kehidupan para narapidana di Lapas Labuhan Angsana. Di tempat ini, para tahanan harus menghadapi berbagai masalah setiap hari, mulai dari penindasan oleh petugas hingga konflik antar sesama napi.

Ketegangan semakin meningkat saat seorang tahanan baru datang, diikuti oleh kejadian mengerikan, satu per satu napi meninggal dengan cara yang tidak masuk akal.

Baca juga: Sinopsis dan Pemain Lengkap Ghost in the Cell, Film Komedi Horor Joko Anwar 2026

Teror tersebut ternyata berkaitan dengan sosok hantu yang membunuh berdasarkan aura atau energi negatif seseorang.

Bertahan Hidup dengan Aura Positif

Mengetahui hal tersebut, para napi mulai berlomba-lomba berbuat baik agar tetap memiliki aura positif dan terhindar dari ancaman. Namun, kondisi penjara yang penuh ketidakadilan membuat hal ini menjadi sangat sulit dilakukan.

Tidak ada tempat untuk melarikan diri. Dalam kondisi terjepit, para tahanan akhirnya menyadari satu hal yang sebelumnya terasa mustahil, mereka harus bersatu.

Baca juga: Bermain di 'Ghost in the Cell', Endi Arfian Bocorkan Perannya sebagai Jurnalis yang Berakhir di Penjara

Tidak hanya untuk melawan penindasan dari dalam penjara, tetapi menghadapi ancaman supranatural yang mengintai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

First Impression Film 'Ghost in the Cell' Karya Joko Anwar: Lebih dari Sekadar Horor, Penuh Kritik Sosial

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!