Film horor 'Badut Gendong'. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
INDOZONE.ID - Industri perfilman Indonesia kembali menyuguhkan film horor terbaru berjudul Badut Gendong. Film yang menjadi bagian penting dalam semesta Qodrat.
Lebih dari sekadar horor, Badut Gendong memperlihatkan sosok antagonis baru yang diperkirakan menjadi lawan tangguh bagi Ustaz Qodrat di masa depan.
Film ini berfokus pada asal-usul sosok misterius yang dikenal sebagai Badut Gendong. Karakter ini lahir dari kisah tragis yang penuh penderitaan, kehilangan, dan rasa ketidakadilan.
Dengan pendekatan emosional yang kuat, film ini berusaha menunjukkan bahwa sosok jahat tidak selalu muncul tanpa alasan
"Jadi Badut Gendong adalah sebuah horor yang bisa dibilang mungkin berusaha menghadirkan sebuah sub-genre baru, Tragic Romance," ujar Charles Gozali saat jumpa pers di Jakarta pada Rabu (29/4/2026).
Baca juga: Sinopsis dan Daftar Pemain Film Keenam Waralaba Horor 'Insidious: Out of the Further'
"Jadi di tengah gore, seram, akan ada emosi yang kemudian datang dan semoga ini bisa membawa pembaruan baru di sub-genre di genre horor di industri film Indonesia," sambungnya.
Sementara itu, produser Linda Gozali juga memaparkan bahwa proyek ini dibuat sebagai langkah besar guna memperluas dunia cerita yang telah dibangun sebelumnya.
“Proyek ini sangat menarik bagi kami. Sebuah cross-universe dari Qodrat yang tetap berdiri kokoh sebagai film mandiri yang bisa dinikmati siapa saja,” ujar Linda Gozali.
Lantas, seperti apa sinopsis film Badut Gendong? Simak informasi selengkapnya berikut ini!
Melakoni profesinya sebagai pengamen jalanan di balik kostum Badut Gendong, impian Darso (Marthino Lio) mendapatkan hidup lebih baik seketika sirna kala Darsi (Dayinta Melira), istrinya yang tengah mengandung buah hati yang sudah cukup lama mereka tunggu, menjadi korban kekejaman preman yang menghabisi nyawa Darsi dan bayi mereka.
Dalam kesedihannya, Darso menempatkan tubuh Darsi dalam bonekanya dan bertolak menuju kampungnya.
Namun setibanya di sana, Darso menyadari kampung dan warganya tengah berada dalam kondisi kekacauan yang disebabkan ulah developer jahat.
Terjebak dalam sebuah perayaan berujung amuk massa lewat seorang dukun tetua desa yang merapalkan kutukan untuk mendatangkan entitas kejam dan penuh dendam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung