Sabtu, 19 JULI 2025 • 10:53 WIB

Serial Live-Action Assassin’s Creed dari Netflix Bakla Siap Tayan, Penantian Panjang Pun Tuntas

Author

 Serial Live-Action Assassin’s Creed (Sumber:X/Eurogamer)

 

INDOZONE.ID - Setelah penantian panjang selama lima tahun, serial live-action Assassin’s Creed dari Netflix akhirnya resmi bergerak maju.

Proyek adaptasi dari franchise game ikonik milik Ubisoft ini pertama kali diumumkan pada tahun 2020, namun baru kini memasuki tahap produksi serius.

Baca juga: How to Train Your Dragon Live-Action Kuasai Box Office dengan Pendapatan Fantastis

Dipimpin oleh Kreator Berpengalaman

Serial ini akan digarap oleh dua nama besar di dunia hiburan, yaitu Roberto Patino (Westworld, DMZ, Sons of Anarchy) dan David Wiener (Halo, Homecoming, The Killing).

Keduanya bertindak sebagai kreator, showrunner, sekaligus eksekutif produser.

Dalam wawancara dengan Variety, Patino dan Wiener menyatakan bahwa mereka adalah penggemar Assassin's Creed sejak pertama kali rilis pada 2007.

 Menurut mereka, serial ini bukan sekadar tentang parkour dan aksi brutal, tapi lebih dari itu, "ini adalah kisah manusia yang mendalam tentang pencarian jati diri, takdir, dan makna kehidupan."

Tema Besar: Kekuasaan, Identitas, dan Koneksi Antarbudaya

Duet kreator ini menggambarkan Assassin's Creed sebagai kisah yang membahas kekuasaan, kekerasan, seks, keserakahan, dan balas dendam, namun di atas semuanya, mereka menekankan bahwa inti utama cerita adalah hubungan antar manusia lintas waktu dan budaya.

Mereka pun bertekad menghadirkan tayangan yang kuat dan menggugah bagi penggemar di seluruh dunia.

Sinopsis Resmi: Perang Rahasia Dua Kubu

Menurut sinopsis resmi dari Netflix, serial ini akan menyoroti perang rahasia antara dua kelompok bayangan: satu pihak berusaha mengendalikan masa depan umat manusia melalui manipulasi, sementara pihak lainnya berjuang mempertahankan kebebasan dan kehendak bebas.

Serial ini juga akan mengikuti para karakter dalam momen-momen penting sejarah, sesuai dengan konsep khas Assassin's Creed.

Tim Produksi Solid di Balik Layar

Selain Patino dan Wiener, proyek ini juga melibatkan nama-nama besar seperti Gerard Guillemot, Margaret Boykin, dan Austin Dill dari Ubisoft Film and Television, serta Matt O'Toole.

 Margaret Boykin menegaskan bahwa mereka sangat bersemangat bekerja sama untuk membawa waralaba ini ke layar kaca:

Jejak Panjang Adaptasi Assassin's Creed

Sebelum proyek ini benar-benar bergerak, Netflix sempat menggandeng Jeb Stuart, penulis Die Hard, namun ia mundur pada 2023 karena perbedaan visi kreatif dengan tim produksi.

 Tak hanya itu, pada 2017 Netflix juga pernah mengumumkan proyek anime Assassin’s Creed yang digarap oleh Adi Shankar (Castlevania), namun sayangnya proyek tersebut tidak pernah terealisasi.

Sementara itu, film Assassin’s Creed yang dibintangi Michael Fassbender sempat rilis pada 2016, namun mendapat respons yang kurang memuaskan dari penggemar dan kritikus.

Buat kamu para penggemar Assassin’s Creed, ini saatnya kembali ke dunia penuh rahasia, konspirasi, dan pertarungan antara Assassins dan Templars.

Dengan tim kreatif yang solid, serta komitmen kuat dari Netflix dan Ubisoft, adaptasi live-action ini punya potensi besar untuk menjadi seri terbaik dari franchise Assassin’s Creed sejauh ini.

Pantau terus informasi terbaru, karena kemungkinan besar detail lebih lengkap termasuk pemeran, trailer, dan jadwal rilis akan segera diumumkan dalam waktu dekat!

Baca juga: Kilas Balik 'How to Train Your Dragon' yang Kini Rilis Versi Live-Action, Apakah Layak Ditonton Anak-anak?

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU