INDOZONE.ID - Film horor terbaru Panggilan dari Kubur siap mengguncang bioskop Indonesia mulai 14 Agustus 2025. Karya dari sutradara Dyan Sunu Prastowo ini tidak hanya menjual ketakutan, tapi juga menyentuh sisi terdalam emosi manusia yang dilanda kehilangan.
Diproduksi oleh Dunia Mencekam Pictures dan Maxima Pictures, film ini mengangkat kisah pasangan yang kehilangan anaknya. Bukan sekadar cerita seram, Panggilan dari Kubur mengeksplorasi trauma batin yang menyatu dengan teror supranatural.
Nirina Zubir memerankan Alya, seorang ibu yang kehilangan putri semata wayangnya, Yasmin. Ditinggal oleh anak yang sangat dicintainya membuat Alya terjebak dalam duka mendalam. Namun segalanya menjadi lebih mencekam ketika ia mulai mendengar suara Yasmin dari dalam rumah.
Teror demi teror menghampiri Alya. Bukan hanya dari suara atau bayangan misterius, tetapi dari kekacauan emosional yang terus menggerogoti dirinya.
Baca juga: Reza Oktovian Debut Sebagai Sutradara! Film "Harusnya Horor" Siap Meramaikan Bioskop Tahun 2026
“Saya pernah merasakan kehilangan orang terdekat. Tapi film ini membawa saya ke dalam situasi ekstrem, bagaimana jika yang meninggal itu tak pernah benar-benar pergi? Bagaimana kalau panggilan dari kubur itu nyata, dan kamu tak bisa menolaknya?,” ungkap Nirina dalam siaran persnya.
Hal tersebut memperlihatkan betapa emosionalnya proses yang dialami Nirina. Dalam Panggilan dari Kubur, Nirina tidak hanya memainkan peran, tapi juga membenamkan diri dalam perasaan yang sangat dalam dan nyata.
Nuansa horor yang dibangun dalam film ini bukan hanya melalui efek visual atau suara. Ketegangan muncul dari tekanan psikologis yang disusun secara perlahan, membuat penonton ikut terjebak antara dunia nyata dan gaib.
Baca juga: Momen Nirina Zubir Foto di Tumpukan Sampah Bantar Gebang Lokasi Syuting 'Nightmares & Daydreams'
Salah satu momen paling menyeramkan dalam film ini berasal dari Firzanah Alya. Ia berani memerankan adegan sebagai jenazah, tidur di tempat pemandian mayat tanpa boneka pengganti. Adegan itu dilakukan secara nyata dan penuh risiko.
Bukan hanya mengguncang secara visual, adegan tersebut turut memberikan tekanan emosional pada para pemain dan kru. Ketegangan bukan dibuat-buat, melainkan dirasakan langsung saat proses syuting berlangsung.
Dengan balutan kisah mendalam dan atmosfer yang menyeramkan, Panggilan dari Kubur memberikan pengalaman horor yang tidak biasa. Film ini mengajak penonton mempertanyakan: benarkah orang mati bisa kembali, jika mereka belum benar-benar pergi?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release