Selasa, 27 JANUARI 2026 • 09:47 WIB

Dragon Ball: Super The Galactic, Petualangan Baru Goku Hadirkan Ancaman Terkuat Pasca Broly

Author

Dragon Ball: Super The Galactic (YouTube/@DBHype)

INDOZONE.ID - Setelah cukup lama dinanti para penggemarnya, Dragon Ball Super  dipastikan kembali ke layar televisi lewat proyek anime terbaru berjudul Dragon Ball Super: Galactic Patrol.

Anime ini diumumkan sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke 40 waralaba Dragon Ball, sekaligus menjadi angin segar bagi penggemar yang menantikan kelanjutan kisah Goku dan kawan-kawan.

Baca juga: Studio MAPPA Pererat Kolaborasi dengan Netflix, Buat Anime Semakin Dikenal Luas

Adaptasi Langsung dari Manga Dragon Ball Super

Proyek ini menjadi animasi Dragon Ball Super pertama sejak film Dragon Ball Super: Super Hero yang rilis pada 2022.

Meski secara kronologis ceritanya berlangsung sebelum film tersebut, Dragon Ball Super: Galactic Patrol diposisikan sebagai adaptasi anime langsung dari manga Dragon Ball Super.

Artinya, kisah yang selama ini hanya bisa dinikmati lewat manga kini akhirnya dihidupkan dalam animasi.

Baca juga: Dragon Ball Super Dipastikan Tak Kembali di 2025 Pengumuman yang Mengoyak Hati Fans

Latar Waktu Cerita dan Posisi dalam Timeline

Dragon Ball Super: Galactic Patrol akan mengambil latar antara Age 780 hingga 781, tepat setelah peristiwa Dragon Ball Super: Broly.

Posisi tersebut membuat ceritanya berada setelah rangkaian utama Dragon Ball Z, termasuk era yang masih berkaitan dengan kisah-kisah penting seperti yang pernah disinggung dalam Dragon Ball Z: The History of Trunks

Baca juga: Michael B Jordan Beberkan Resep Kesuksesan Creed III: Nonton Naruto dan Dragon Ball Z

Ancaman Baru: Moro, Sang Pemakan Planet

Berdasarkan laman The Express Tribune, Dragon Ball Super: Galactic Patrol berfokus pada masa setelah Universe Survival Arc, ketika Son Goku dan Vegeta bekerja sama dengan Galactic Patrol, pasukan penjaga perdamaian galaksi.

Mereka harus menghadapi ancaman baru bernama Moro, sosok misterius yang dijuluki “Planet-Eater” karena kemampuannya menghisap energi planet demi memperpanjang hidupnya.

Ancaman ini memaksa para Z-Fighters kembali bersatu, menghadirkan nuansa kebersamaan yang mengingatkan penggemar pada momen Turnamen Kekuatan.

Baca juga: Creator Dragon Ball Super Ungkap Siapa Sebenarnya Hero Terkuat di Z-Fighters, Ternyata Ini

Moro sendiri menjadi salah satu antagonis paling berbahaya dalam sejarah Dragon Ball Super.

Diciptakan langsung oleh Toyotarou, karakter ini digambarkan sebagai penyihir iblis dengan kekuatan unik.

Tak hanya mampu menyerap energi planet, Moro juga berkembang hingga bisa melacak keberadaan Dragon Ball, menjadikannya musuh dengan kecerdikan dan kekuatan yang sama-sama mengerikan.

Serial TV atau Film Layar Lebar?

Hingga kini, Toei Animation belum mengonfirmasi secara resmi Dragon Ball Super: Galactic Patroll akan hadir sebagai serial televisi atau film layar lebar.

Namun, melihat skala ceritanya yang mencakup sekitar 26 bab manga, banyak penggemar meyakini proyek ini akan diwujudkan dalam bentuk satu musim anime penuh, bukan film.

Baca juga: Trailer Terbaru 'Dragon Ball Super: Super Hero', Fans Ungkap 'Easter Egg' Majin Buu

Meski belum memiliki tanggal rilis resmi, pengumuman Dragon Ball Super: Galactic Patrol sudah cukup untuk membangkitkan kembali antusiasme penggemar.

Proyek ini juga membuka harapan baru akan adaptasi saga-saga manga Dragon Ball Super lainnya yang hingga kini belum dianimasikan, menandai era kebangkitan baru bagi semesta Dragon Ball.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Express Tribune

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU