Rabu, 08 APRIL 2026 • 12:00 WIB

Apa Itu Premis? Berikut Contoh serta Tips Buat Kamu yang Mau Membuat Cerita Film

Author

Ilustrasi membuat premis untuk film da penjelasannya (Gemini AI)

INDOZONE.ID - Menyusun premis film yang kuat bukan sekadar merangkum cerita, melainkan merancang pintu masuk yang langsung menarik perhatian. Buat kamu yang mau nulis novel fiksi atau membuat film, premis adalah dasar ceritanya di awal yang perlu dipelajari.

Dari sinilah penonton memutuskan apakah sebuah cerita layak diikuti atau tidak. Karena itu, premis harus terasa hidup, jelas, dan memancing rasa ingin tahu sejak kalimat pertama.

Apa itu premis?

Premis adalah gambaran inti dari sebuah cerita yang merangkum siapa tokohnya, apa yang ingin dicapai, konflik yang dihadapi, dan apa yang dipertaruhkan. Ia biasanya ditulis singkat, tetapi mampu menjelaskan arah cerita secara jelas.

Sederhananya, premis adalah “ide utama” yang menjadi dasar sebuah film, novel, atau cerita sebelum dikembangkan menjadi alur lengkap.

Baca juga: Film 'Sleeping Dogs' Kembali Digarap, Simu Liu Pastikan Naskah Versi Pertama Sudah Rampung

Contoh premis dari dua film terkenal

Berikut ini ada dua contoh dari dua film terkenal.

Harry Potter and the Sorcerer's Stone

Seorang anak yatim piatu menemukan bahwa ia adalah penyihir dan masuk ke sekolah sihir, namun harus menghadapi kekuatan gelap yang diam-diam berusaha kembali berkuasa.

Ilustrasi premis film terkenal (IMDB)

Spider-Man: Homecoming

Seorang remaja dengan kekuatan laba-laba berusaha membuktikan dirinya sebagai pahlawan sejati, tetapi harus menghadapi penjahat berbahaya tanpa bergantung pada mentornya

8 Contoh Premis Film (Berbagai Genre)

Berikut ini adalah beberapa contoh premis dari berbagai pilihan genre yang mungkin bisa jadi contoh untuk belajar.

Baca juga: Review K-Pop Demon Hunters, Perkawinan Genre Tak Terduga yang Melampaui Premis Idol Pembasmi Iblis

1. Thriller Kriminal

Seorang jurnalis investigasi menemukan pola pembunuhan berantai yang menyerupai kasus 1970-an, namun saat ia semakin dekat pada pelaku, ia menyadari bahwa dirinya sendiri sedang dijadikan target berikutnya.

2. Sci-Fi

Di masa depan di mana ingatan bisa diperjualbelikan, seorang teknisi menemukan memori ilegal yang mengungkap konspirasi besar—dan kini semua orang yang mengetahui rahasia itu mulai “menghilang”.

3. Horor

Seorang keluarga pindah ke rumah tua di pedesaan, hanya untuk menemukan bahwa setiap malam, rumah itu “mengulang” tragedi pembunuhan masa lalu—dan perlahan menempatkan mereka sebagai korban berikutnya.

4. Drama

Seorang mantan narapidana mencoba membangun kembali hidupnya dan memperbaiki hubungan dengan anaknya, tetapi masa lalunya terus menghancurkan setiap kesempatan yang ia miliki.

5. Aksi

Seorang mantan agen rahasia dipaksa kembali ke dunia lamanya ketika keluarganya diculik oleh organisasi yang dulu ia hancurkan—kali ini dengan teknologi yang lebih mematikan.

6. Romantis

Dua orang asing bertemu melalui aplikasi yang mempertemukan mereka berdasarkan “waktu kematian yang sama”, dan perlahan jatuh cinta sambil mencoba mengubah takdir yang telah diprediksi.

7. Fantasi

Seorang gadis desa menemukan bahwa ia adalah kunci untuk membangkitkan naga terakhir, tetapi kekuatan itu juga menarik perhatian kerajaan yang ingin menggunakannya sebagai senjata.

Baca juga: Tips dan Strategi Jitu Beli Tiket Konser di Tengah War Tiket

8. Misteri / Detektif

Seorang detektif yang hampir pensiun menangani satu kasus terakhir: hilangnya seorang anak yang tampaknya terkait dengan kasus lama yang belum pernah terpecahkan—kasus yang menghancurkan kariernya dulu.

Tips membuat premis cerita

Ilustrasi membuat premis cerita film (Youtube)

Tokoh Utama yang Konkret

Langkah pertama adalah memastikan tokoh utama terasa nyata dan spesifik. Hindari penyebutan yang terlalu umum. Sebuah premis akan jauh lebih kuat jika menyebut “seorang detektif yang kehilangan reputasinya” dibanding hanya “seseorang”. Detail kecil seperti latar belakang atau sifat unik membantu penonton langsung membayangkan karakter tersebut.

Tujuan yang Jelas

Selanjutnya, tujuan tokoh harus dinyatakan dengan tegas. Cerita selalu bergerak karena ada sesuatu yang ingin dicapai. Tujuan ini tidak boleh samar. Ia harus bisa dibayangkan hasil akhirnya, apakah berhasil atau gagal. Tanpa tujuan yang jelas, premis akan terasa mengambang dan kehilangan arah.

Konflik yang Menggerakkan Cerita

Konflik adalah elemen yang menghidupkan premis. Di sinilah ketegangan mulai terasa. Hambatan yang dihadapi tokoh tidak cukup hanya ada, tetapi harus signifikan dan relevan secara emosional. Konflik yang kuat membuat perjalanan tokoh terasa berisiko dan tidak mudah ditebak.

Baca juga: 3 Tips Persiapan Konser K-Pop yang Fans Harus Tahu: Jangan Sampai Lupa!

Taruhan yang Dipertaruhkan

Penting untuk menunjukkan apa yang menjadi risiko dalam cerita. Penonton perlu tahu apa yang dipertaruhkan jika tokoh gagal. Taruhan inilah yang menciptakan urgensi. Tanpa konsekuensi yang jelas, cerita akan terasa datar dan kurang menggugah.

Elemen Unik sebagai Daya Tarik

Premis perlu memiliki sesuatu yang membedakannya dari cerita lain. Sebuah ide yang terasa segar akan lebih mudah menarik perhatian. Ini bisa berupa konsep dunia yang unik, situasi yang tidak biasa, atau kombinasi ide yang jarang dipertemukan.

Ringkas dan Padat

Meskipun memuat banyak unsur, premis tetap harus disampaikan secara singkat. Kalimat yang terlalu panjang justru melemahkan dampaknya. Fokus pada inti cerita dan buang detail yang tidak penting. Premis yang baik biasanya singkat, tetapi langsung terasa kuat.

Struktur yang Terarah

Jika kesulitan merangkai, gunakan pola sederhana sebagai panduan. Mulai dari tokoh, lanjut ke tujuan, lalu konflik, dan tutup dengan konsekuensi. Struktur ini membantu menjaga premis tetap fokus tanpa kehilangan kekuatannya.

Uji dari Sudut Pandang Penonton

Terakhir, selalu uji premis dengan membayangkan bagaimana orang lain akan menerimanya. Apakah cukup jelas? Apakah menarik? Apakah memunculkan rasa penasaran? Jika belum, berarti masih ada bagian yang perlu dipertajam.

Premis yang tajam mampu langsung memberi gambaran konflik, arah cerita, dan alasan mengapa penonton harus peduli. Karena itu, memahami cara membangun premis yang efektif adalah langkah awal yang krusial dalam proses penulisan skenario.

Nah, itulah penjelasan singkat tentang premis yang perlu kamu ketahui dan bisa menjadi latihan membuat premis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Filmmakingstuff

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU