Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 14 JUNI 2026 • 14:00 WIB

Pesan dan Harapan Tersirat di 'Dissidence', Perjuangan Atlet Kembar Panjat Tebing: Bukan Sekadar Soal Prestasi

Pesan dan Harapan Tersirat di Dissidence , Perjuangan Atlet Kembar Panjat Tebing: Bukan Sekadar Soal PrestasiFIlm dokumenter 'Dissidence' dan pesan yang ingin disampaikan sutradara (Rama Dio Syahputra (@ramadiosp) / Dissidence Images)

INDOZONE.ID - Film dokumenter "Dissidence" tidak hanya merekam perjuangan atlet kembar panjat tebing Indonesia, Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan, dalam mengejar pencapaian olahraga di level dunia. Bagi sutradaranya, Rama Dio Syahputra, film tersebut juga menjadi medium untuk menyampaikan pesan kemanusiaan, kritik yang membangun, serta refleksi mengenai perkembangan olahraga di Indonesia.

Dalam wawancara dengan Indozone, Rama menjelaskan bahwa sejak awal dirinya tidak ingin membuat film yang hanya berfokus pada pencapaian atlet semata. Menurutnya, kisah tentang rekor, kemenangan, atau keberhasilan mencapai puncak sudah terlalu sering ditampilkan dalam berbagai dokumenter olahraga.

Ia mengaku banyak terinspirasi oleh film-film dokumenter petualangan dan olahraga yang diputar di berbagai festival internasional, terutama di Eropa. Beberapa di antaranya menampilkan ekspedisi ekstrem, penyelaman penyelamatan, hingga kisah atlet yang harus menghadapi situasi perang dan krisis kemanusiaan.

"Saya lihat di festival outdoor di Eropa, gambarnya keren-keren sekali. Ada yang masuk ke dalam gua ribuan meter, ada penyelaman penyelamatan, ada juga cerita atlet Ukraina yang harus mengungsi karena perang. Yang menarik bukan cuma aksinya, tapi konteks yang ada di belakangnya," katanya kepada Indozone.

Baca juga: Sutradara 'Dissidence' Ungkap Sulitnya Jalur yang Dipanjat Raviandi dan Ravianto: Tingkat Kesulitan 8C

Menurut Rama, konteks itulah yang ingin ia hadirkan dalam Dissidence. Film ini tidak hanya menampilkan perjuangan Raviandi dan Ravianto di atas tebing, tetapi juga realitas yang sering dihadapi atlet Indonesia, mulai dari keterbatasan dukungan hingga persoalan infrastruktur olahraga.

"Setiap cabang olahraga di Indonesia sebenarnya punya isu yang hampir sama. Dukungan, infrastruktur, pembinaan, itu selalu muncul. Karena sudah terlalu sering terjadi, kadang dianggap sebagai masalah klasik. Padahal kalau terus terjadi, berarti memang masih menjadi masalah," ujarnya.

Meski mengangkat persoalan tersebut, Rama menegaskan bahwa filmnya tidak dibuat untuk menjelekkan Indonesia di mata dunia internasional. Sebaliknya, ia ingin menunjukkan bagaimana para atlet tetap mampu berkembang dan berprestasi di tengah berbagai keterbatasan.

"Saya bukan mau menjelek-jelekkan Indonesia. Justru saya ingin menunjukkan situasinya apa adanya. Indonesia itu sedang terus berkembang. Saya lebih memilih melihat sisi positifnya karena kalau melihat sisi negatifnya, tidak akan ada habisnya. Dan itu juga terjadi di banyak negara, bukan hanya Indonesia," jelasnya.

Pesan dan Harapan Tersirat di Dissidence , Perjuangan Atlet Kembar Panjat Tebing: Bukan Sekadar Soal PrestasiRama Dio bersama Raviandi dan Ravianto (INDOZONE/Sagita Rahma Hayati)

Baca juga: Filosofi di Balik Judul Dissidence: Dokumenter Atlet Panjat Tebing Kembar yang Menolak Menyerah pada Keterbatasan

Rama menambahkan bahwa bahkan negara-negara maju yang memiliki tradisi olahraga kuat seperti Prancis pun masih menghadapi berbagai tantangan dalam sistem olahraga mereka.

Karena itu, melalui Dissidence, ia berharap publik dapat melihat isu-isu tersebut secara lebih objektif dan menjadikannya bahan refleksi bersama.

"Yang saya harapkan adalah kritik yang membangun untuk federasi dan ekosistem olahraga. Jangan sampai orang langsung baper dan menganggap film ini sedang menjelekkan Indonesia di Eropa. Tonton dulu filmnya, lihat konteksnya, lalu pelajari lebih dalam," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pesan dan Harapan Tersirat di 'Dissidence', Perjuangan Atlet Kembar Panjat Tebing: Bukan Sekadar Soal Prestasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!