Episode Final Daredevil: Born Again Season 2 Jadi Ending Paling Istimewa dalam Sejarah Serial MCU
INDOZONE.ID - Kisah Daredevil: Born Again season 2 akhirnya selesai dengan episode terakhirnya berjudul 'The Southern Cross'. Sebuah ending dengan banyak hal yang terduga, tapi membuat para fans bersorak, dimana keadilan memang tidak bisa didapatkan dengan jalan yang mulus.
Setelah berjibaku dengan beberapa 9 episode di season pertama dan 8 episode di season kedua, perjuangan Matt Murdock (Charlie Cox) untuk meruntuhkan rezim Wilson Fisk (Vincent D’Onofrio) akhirnya terjawabkan. Perseteruan panjang antara keduanya akhirnya mencapai penutup yang terasa alami dan layak untuk perjalanan mereka selama ini.
Berikut ini, beberapa fakta tentang episode terakhir yang akan sedikit spoiler. Jadi buat kamu yang belum menonton, segera keluar dari artikel berikut. Namun, jangan lupa balik lagi seusai menontonnya secara lengkap.
Baca juga: Spoiler Alert! Penjelasan Episode 7 Daredevil: Born Again Season 2: Riak Menuju Finale
Daredevil: Born Again Season 2 benar-benar menjadi contoh sempurna tentang bagaimana sebuah cerita superhero seharusnya dibuat. Episode finalnya, yaitu Episode 8, berhasil menutup semua cerita dengan cara yang terasa sangat pas dan memuaskan.
Disutradarai oleh Iain B. MacDonald berdasarkan naskah karya Dario Scardapane dan Jesse Wigutow (Tron: Ares), episode ini membawa semua konflik yang telah dibangun sejak serial ini dimulai — bahkan sejak era serial Netflix-nya — menuju klimaks yang eksplosif sekaligus memuaskan.
Menjatuhkan rezim secara legal dengan adu argumentasi
Cerita dimulai saat Matt Murdock kembali masuk ke ruang sidang meski sebelumnya diserang oleh AVTF. Tubuhnya mungkin terluka, tapi tekadnya tidak goyah. Di depan semua orang, ia memanggil Wilson Fisk untuk memberikan kesaksian. Matt lalu menunjukkan bukti dari Christophi Savva demi membersihkan nama Karen Page.
Namun ada satu masalah besar. Bukti itu tidak akan cukup tanpa saksi yang bisa menguatkan cerita tersebut.
Di momen itulah Matt mengambil keputusan terbesar dalam hidupnya. Ia maju sebagai saksi… dan membuka identitasnya kepada dunia. Matt mengaku bahwa dirinya adalah Daredevil.
Baca juga: Episode 5 Daredevil: Born Again Season 2 Lebih Berfokus Drama: Ada Kilas Balik dan Refleksi Moral
Adegan itu terasa sangat kuat karena selama ini Matt selalu menyembunyikan identitasnya demi melindungi orang-orang yang ia cintai. Tapi kali ini, justru dengan membuka rahasianya, ia bisa menyelamatkan Karen. Jadi keputusan itu terasa begitu manusiawi dan masuk akal.
Dampak dari identitas terkuak dan kemenangan legal
Sayangnya, setelah kasus dibatalkan, keadaan langsung berubah kacau. AVTF mencoba membunuh Matt di dalam pengadilan. Untungnya Bullseye muncul dan menghentikan mereka. Tapi seperti biasa, semuanya tidak berjalan mulus. Bullseye mencoba menembak Fisk, namun malah mengenai Buck Cashman.
Kerusuhan pun pecah.
Di luar gedung, para pendukung Daredevil mulai memenuhi pengadilan. Sementara itu, Fisk ditawari kesempatan untuk menghindari penjara dengan pergi ke pengasingan. Tapi tawaran itu justru membangunkan sisi paling buas dalam dirinya.
Fisk mulai menghajar siapa saja yang menghalangi jalannya. Di sisi lain, Matt bersama Jessica Jones dan Angela del Toro berusaha melawan AVTF. Serial Daredevil memang terkenal dengan adegan pertarungan lorongnya, dan episode ini kembali menghadirkan momen itu dengan sangat keren. Dua pertarungan besar diperlihatkan bergantian — sisi pahlawan dan sisi penjahat — hingga akhirnya bertemu di tengah kekacauan.
Saat Fisk akhirnya berada di tengah gedung pengadilan, para pendukung Daredevil menyerbunya dan memukulinya hampir sampai tewas. Tapi Matt menghentikan mereka. Dengan tenang, ia mengatakan bahwa semua ini sudah berakhir… untuk dirinya dan Fisk.
Momen itu terasa seperti akhir dari perjalanan panjang dua musuh yang sudah bertarung selama bertahun-tahun.
Baca juga: Teori Liar Bullseye akan Bertransformasi Menjadi Anti Hero di Daredevil: Born Again Season 2
Mengapa endingnya sangat special
Yang membuat episode ini terasa spesial bukan hanya aksinya, tetapi juga bagaimana semuanya terasa “selesai”. Perseteruan antara Matt Murdock dan Wilson Fisk yang sudah berjalan sejak serial Daredevil pertama di tahun 2015 akhirnya mencapai titik penutup yang memuaskan.
Matt, yang selama ini selalu berjuang melindungi Hell’s Kitchen, akhirnya melakukan pengorbanan terbesar dalam hidupnya. Sesuatu yang sangat cocok dengan sisi religius dan moralitas karakternya.
Penulisan ceritanya juga terasa rapi. Semua subplot yang sebelumnya dibangun sepanjang musim akhirnya memiliki tujuan yang jelas. Tidak ada adegan yang terasa sia-sia. Episode ini seperti penutup sebuah komik panjang yang berhasil menyatukan semua bagian ceritanya menjadi sesuatu yang utuh dan emosional.
Meski Season 3 sudah dipastikan hadir, Episode 8 tetap terasa seperti akhir dari satu bab besar dalam hidup Daredevil. Sebuah penutup yang pantas untuk perjalanan panjang sang Devil of Hell’s Kitchen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan