Minggu, 26 JULI 2026 • 20:40 WIB

3 Prajurit Ikonik di The Odyssey Selain Odysseus, Paling Diingat Fans!

Author

Deretan prajurit ikonik di The Odyssey (2026), film fantasi epik Christopher Nolan (IMDb)

INDOZONE.ID - Kalau ngomongin film fantasi epik The Odyssey, nama Odysseus jelas jadi bintang utamanya. Si raja cerdik dari Ithaca ini memang langganan dapat spotlight berkat perjalanannya yang penuh cobaan.

Akan tetapi, kalau cuma ada Odysseus sendirian, petualangan melintasi lautan lepas itu pasti bakal terasa berat banget.

Di balik kesuksesan Perang Troya sampai tragedi di kapal-kapal Yunani, ada deretan prajurit yang ikut mencuri perhatian.

Mereka bukan cuma figuran lewat, tapi sosok ikonik yang bikin dinamika ceritanya makin emosional dan penuh warna.

Yuk, kita bahas prajurit di The Odyssey selain Odysseus yang perannya paling membekas dan susah dilupakan!

Prajurit di The Odyssey Paling Susah Dilupakan

1. Agamemnon: Simbol Kekuasaan dan Pengkhianatan

Agamemnon, prajurit ikonik di The Odyssey (2026) (IMDb)

Agamemnon termasuk salah satu prajurit di The Odyssey yang bikin salah fokus. Ia adalah Raja Mycenae sekaligus pemimpin besar pasukan Yunani yang memulai perang ke Troya.

Hubungannya sama Odysseus juga nggak sesimpel teman seperjuangan. Mereka lebih ke aliansi politik yang cukup rumit. Ada kerja sama, tapi juga penuh tekanan dan kepentingan.

Agamemnon digambarkan sebagai sosok pemimpin yang tegas, bahkan cenderung otoriter. Ia yang menarik Odysseus ikut perang yang berlangsung sampai 10 tahun di Troya. Jadi, bisa dibilang tanpa Agamemnon, perjalanan panjang Odysseus mungkin nggak akan pernah terjadi.

Baca juga: 5 Momen Paling Keren di The Odyssey, Film Epik Christopher Nolan di 2026

Namun, yang bikin Agamemnon benar-benar diingat justru bukan saat perang, tapi setelah semuanya selesai. Kalau Odysseus harus berjuang lama banget buat pulang, Agamemnon malah berhasil pulang lebih cepat.

Ironisnya, ia justru menemui akhir yang tragis. Agamemnon dibunuh oleh istrinya sendiri, Clytemnestra, bersama selingkuhannya. Lebih seramnya lagi, Odysseus sempat bertemu dengan arwah Agamemnon di Dunia Bawah.

Baca juga: 8 Dewa dan Monster Yunani di 'The Odyssey', Film Fantasi Epik Christopher Nolan

2. Eurylochus: Cerminan Kehancuran dan Ketidakpatuhan

Eurylochus, prajurit ikonik di The Odyssey (2026) (IMDb)

Dalam adaptasi Nolan ini, Eurylochus nggak lagi jadi suara akal sehat Odysseus. Justru sebaliknya, ia digambarkan sebagai salah satu prajurit di The Odyssey yang punya sifat beda banget dari Odysseus.

Eurylochus memimpin sekelompok awak kapal yang kelaparan masuk ke dalam rumah Circe. Tanpa kewaspadaan, mereka melahap makanan yang disajikan dengan rakus.

Eurylochus dan prajurit lain akhirnya berubah jadi babi gara-gara kena sihir dari Circe. Untungnya, Odysseus bisa membujuk Circe dan mengembalikan para prajuritnya sebagai manusia lagi.

Sayangnya, saat tiba di Pulau Matahari, Eurylochus dan yang lain malah makan sapi milik Sang Dewa. Padahal, Odysseus udah memperingatkan mereka soal larangan sapi suci.

Saat kembali berlayar ke lautan, di situlah bencana terjadi. Eurylochus dan prajurit lain yang makan sapi gugur dalam perjalanan. Kapal terbelah jadi dua dan mereka tenggelam terbawa badai. Di sini, hanya Odysseus yang berhasil selamat.

3. Sinon: Kunci Sukses di Balik Tipu Daya Kuda Troya 

Sinon, prajurit ikonik di The Odyssey (IMDb)

Sinon juga termasuk prajurit di The Odyssey yang paling diingat penggemar. Kalau Eurylochus mewakili sisi jatuhnya manusia, Sinon justru kebalikannya.

Ia awalnya anak muda yang menggantikan Antinous dalam Perang Troya. Bisa dibilang, ia adalah sukarelawan perang.

Sinon jadi orang yang dikorbankan buat menjalankan rencana Odysseus soal Kuda Troya. Ia sengaja ditinggal sendirian di pantai, lalu pura-pura jadi korban pasukan Yunani.

Ia berhasil membohongi orang Troya supaya percaya kalau Kuda Kayu itu adalah hadiah untuk dewa. Posisi Sinon ini benar-benar berbahaya.

Meski berhasil menjalani misinya, ia akhirnya tewas usai memberi hadiah itu. Sinon jadi bukti kalau kemenangan di perang nggak selalu soal kekuatan, tapi juga soal manipulasi.

Ia mewakili sisi licik dari rencana Odysseus, di mana kecerdikan butuh orang seperti Sinon yang berani ambil risiko besar.

Itulah deretan prajurit di The Odyssey yang paling diingat dalam perjalanan Odysseus. Kira-kira, ada karakter lain nggak yang bikin kamu salah fokus?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU