Selasa, 02 APRIL 2024 • 15:38 WIB

Telisik '3 Body Problem': Rekomendasi Serial Scifi Thriller Kosmik, Hadirkan Kepanikan Dari yang Tak Berwujud

Author

Adegan di 3 Body Problem. (Youtube/Netflix)

INDOZONE.ID - Buat kamu yang berlangganan Netflix, ada satu lagi serial yang lagi tengah digandrungi pemirsanya. Sebuah serial berjudul "3 Body Problem" yang hadirkan tema science fiction bercampur thriller tentang makhluk luar angkasa.

Serial ini merupakan adaptasi dari novel terkenal karya Liu Cixin. David Benioff, D.B. Weiss, dan Alexander Woo merupakan kreator yang berpengalaman dalam hal mengadaptasi buku yang laris dan dicintai penggemar menjadi serial.

Dikenal melalui adaptasi Game of Thrones yang sukses besar, Benioff dan Weiss amat memahami seluk beluk menerjemahkan kisah yang kompleks menjadi serial yang wajib ditonton.

Sinopsis "3 Body Problem"

Adegan di 3 Body Problem. (Youtube/Netflix)

Secara singkat, sinopsis '3 Body Problem' yang diberikan Netflix adalah tentang keputusan seorang perempuan muda asal Tiongkok di tahun 1960-an berdampak amat besar hingga melintasi ruang dan waktu hingga masa kini. Saat hukum alam terburai di hadapan mereka, sekumpulan ilmuwan brilian yang kompak bekerja sama dengan seorang detektif yang tak biasa demi menghadapi marabahaya yang dapat meruntuhkan peradaban manusia.

Baca Juga: Serial 3 Body Problem Mulai Tayang di Netflix, Serial Sci-Fi Adaptasi Novel yang Penuh Misteri

Dalam kisahnya, Ye Wenjie, seorang wanita asal Tiongkok, menemukan cara untuk membuka komunikasi dengan bentuk kehidupan lain di alam semesta saat tahun 1960-an. Tanpa sadar, pesan itu dijawab di tahun 70-an yang membuat Ye Wenjie mengundang mereka untuk datang ke bumi lantaran kebenciannya dengan manusia.

Adegan di 3 Body Problem. (Youtube/Netflix)

Di tahun 2024, sebuah kasu mengerikan menimpa berbagai ilmuwan. Seorang detektif bernama Clarence "Da" Shi menyelidiki beberapa kematian ilmuwan yang aneh, mulai dari yang bunuh diri, sehingga membutakan matanya. Kejadian itu ternyata tidak hanya terjadi di Inggris, namun juga di belahan dunia lain.

Beberapa kelompok ilmuwan yang mengenal salah satu korban terakhir berkumpul dan saling menguatkan. Salah satu dari mereka, Augustina "Auggie" Salazar, mendapatkan penglihatan aneh tentang angka setelah ditemui seorang wanita yang tak terlihat CCTV.

Sementara itu, dua ilmuwan Jin Cheng dan Jack Rooney terlibat sebuah permainan game yang aneh, yang ternyata teknologinya belum ada di dunia saat ini.

Baca Juga: Review 24 Jam Bersama Gaspar: Kagum dengan World Building, Namun Bingung Mencerna Jalan Cerita

Semua keanehan itu ternyata bermuara ke sebuah sekte yang dibentuk Ye Wenjie dan Mike Evans untuk menyambut kedatangan alien 400 tahun ke depan yang dianggap sekte tersebut tuhan, namun akhirnya mengancam manusia dengan sebuah pesan "kalian hanya serangga" dengan menampakan mata di langit.

Review 3 Body Problem

Salah satu adegan di "3 Body Problem". (IMDB)

Sejak episode pertama, penonton langsung dibawa mengarungi perjalanan luar biasa kala sains bertemu dengan filosofi dan misteri. Premis menarik ini terus berkembang mencakup beberapa dekade maupun berbagai benua, fenomena, dan kenyataan.

Namun 3 Body Problem terutama menggugah berkat kisahnya yang didasari pada rasa kemanusiaan, persahabatan, dan keuletan untuk bertahan hidup, yang akan menawan hati para penonton di mana saja.

Adegan di 3 Body Problem. (Youtube/Netflix)

Untuk menggambarkan perjuangan seluruh umat manusia berhadapan dengan misteri yang menakutkan, para pemeran serial ini dikumpulkan dari berbagai negara. Berbeda dengan versi novel yang banyak menampilkan karakter Asia, dalam hal ini China.

Performa kuat dan berlapis dari para pemeran berhasil menunjukkan bagaimana jadinya saat manusia menghadapi mara bahaya. Dari mencoba memahami berbagai insiden rumit yang terjadi, mengungkap kenyataan yang mengerikan, hingga mereka-reka semesta, akting para pemain 3 Body Problem menjadi poin penting dan menarik dalam pengalaman menyaksikan serial ini.

Baca Juga: Sutradara Parasite akan Buat Film Scifi, Robert Pattinson Kemungkinan Jadi Pemeran Utama

Jempol untuk efek visual yang luar biasa dalam serial ini. Penonton akan merasa seperti dibawa ke dunia lain, persis seperti saat jalan cerita menampilkan game video yang secara virtual memboyong pemainnya ke alam yang berbeda.

Kepanikan dari yang Belum Terwujud

Adegan di 3 Body Problem. (Youtube/Netflix)

Seperti novelnya, serial ini memantik sebuah rasa penasaran sekaligus rasa takut dan bergidik dari sesuatu yang belum kita pahami. Dalam artian, ada ancaman dari bangsa alien yang wujudnya belum diketahui dan datangnya masih 400 kemudian. Namun berbagai reaksi manusia di dunia menjadi panik, bahkan depresi dna menggantung diri mereka di lampu jalanan kota London.

Bisa dilihat banyak dari mereka langsung mengantisipasi. Sebagian ingin melawan dan menyewa semua ilmuwan untuk mempersenjatai bumi. Sebagian lagi, khususnya bagi orang kaya yang telah siap mencari tempat hunian di planet lain. 

Di sisi lain, ada sekelompok orang yang menerima kedatangan bahkan menganggap para alien tersebut adalah tuhan yang datang untuk memajukan peradaban bumi atau mereka yang siap bersekutu dengan alien untuk menguasai bumi.

Baca Juga: Mempelajarai Fenomena UFO dan Alien dari Film Sains Fiksi Bareng Komunitas di Surabaya

Adegan di 3 Body Problem. (Youtube/Netflix)

Padahal, semua ancaman tersebut belum-belum benar0benar terjadi. Para alien sendiri menyebutka baru empat abad lagi mereka akan tiba ke bumi. 

Horo kosmik yang dibabngun memang membuat bergidik, tapi juga menyadari sebuah penggambaran kuat tentang isu sosial, geopolitik, bahkan keyakinan manusia. Seolah menggambarkan kiamat yang semakin dekat dan bagaimana mereka bereaksi atas semuanya.

Di akhir cerita pun, para ilmuwan dan detektif yang tersisa pun mencoba menyadari kalimat ancaman "kalian hanyalah serangga". Apa yang diucapkan Clarence setidaknya meredam rasa takut dan kepanikan tersebut. Sebuah ending yang gantung namun penuh makna.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU