Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
INDOZONE.ID - Black Mirror memang jadi pionir dalam menggabungkan horor dan teknologi, tapi Kalau kamu pikir Black Mirror udah cukup bikin merinding, tunggu sampai kamu nonton deretan film dan series horror technology lainnya!
Dunia teknologi memang penuh inovasi, tapi di tangan sineas kreatif, gadget dan AI bisa berubah jadi mimpi buruk.
Nah, buat kamu yang suka kisah menegangkan tentang sisi gelap teknologi, ini dia daftar rekomendasi yang wajib masuk watchlist!
Apa jadinya kalau kamu benar-benar nggak ingat apa pun tentang pekerjaan saat di rumah dan sebaliknya, nggak tahu apa pun soal hidup pribadimu saat di kantor?
Di serial Severance, Mark (Adam Scott) bekerja disebuah perusahaan bernama Lumon Industries, diperusahaan ini ada sebuah prosedur 'severance' yang memisahkan ingatan mereka saat bekerja dan di luar kantor.
Dengan nuansa suram dan misteri yang makin bikin penasaran tiap episodenya Severance bisa kamu saksikan di Apple TV.
Berlatarkan kota kecil Bolton yang tenang, serial ini mengikuti Wren (Amelia Clarkson) dan geng remajanya yang hidupnya berubah drastis setelah mengunduh aplikasi misterius bernama Red Rose.
Awalnya terlihat seperti aplikasi biasa dengan janji manis untuk mengabulkan keinginan terdalam penggunanya. Tapi semua berubah ketika aplikasi itu mulai mempermainkan emosi, membongkar rahasia, dan perlahan menyeret mereka ke dalam teror yang tak bisa mereka kendalikan.
Red Rose bukan cuma soal horor digital, tapi juga cerminan kelam dari hubungan generasi muda dengan dunia maya di mana keinginan untuk diterima dan dilihat bisa jadi senjata paling mematikan.
Red Rose dapat kamu saksikan di Netflix.
Keluarga Prill baru saja pindah ke rumah pintar legendaris yang sudah terbengkalai selama lebih dari setengah abad dan terkenal seram setelah pemilik lamanya tewas secara misterius.
Di dalam rumah pintar itu mereka diperkenalkan dengan Cassandra, asisten virtual yang sudah dikembangkan sejak era 70-an.
Awalnya, Cassandra tampak seperti alat canggih yang siap mempermudah hidup. Tapi semakin hari, perilakunya makin mencurigakan ia mulai membuat keputusan sendiri, mengendalikan sistem rumah, dan seolah menyimpan niat tersembunyi.
Yang bikin merinding, teknologi ini ternyata bukan sekadar program buatan manusia biasa, melainkan sesuatu yang jauh lebih kelam dan hidup.
Cassandra dapat kamu saksikan di Netflix.
Saat Kayla (Iola Evans) dan Isaac (Asa Butterfield) mencoba peruntungan dengan memainkan game retro misterius demi hadiah uang tunai, mereka tidak menyangka permainan itu akan menembus batas dunia nyata.
Setiap pilihan yang muncul bukan cuma tantangan virtual, tapi keputusan brutal yang membawa konsekuensi nyata.
Semakin jauh mereka bermain, semakin besar taruhan nyawa yang dipertaruhkan. Dalam game ini, satu langkah salah bisa jadi langkah terakhir.
It's What's Inside membawa kita ke pesta lajang Reuben yang awalnya seperti pesta lajang biasa saja dan suasana hangat khas reuni sahabat lama.
Tapi semuanya berubah drastis saat tamu tak terduga bernama Forbes muncul sambil menenteng koper misterius.
Dengan nada serius, Forbes meminta semua orang mematikan ponsel dan menjaga isi koper tetap rahasia.
Di dalamnya, ada alat aneh yang terhubung lewat elektroda ke kepala pengguna dan saat dipakai, alat ini memicu pengalaman seperti halusinasi, namun terasa nyata dan mengganggu.
Apa yang awalnya hanya permainan, berubah jadi kekacauan. Rahasia kelam yang selama ini terkubur perlahan muncul ke permukaan, dan amarah berubah menjadi kekacauan.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan