Grup musik Coldiac merilis lagu remake ulang "Dia". (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
INDOZONE.ID - Grup musik indie pop Coldiac baru-baru ini merilis lagu remake berjudul "Dia" yang sebelumnya dipopulerkan oleh Vina, Sheila, dan Reza Artamevia. Lagu ini dirilis pada tanggal 8 Agustus dan menjadi salah satu lagu remake dari beberapa lagu yang akan dirilis oleh Coldiac.
Menurut vokalis Sambadha Wahyadyatmika, alasan utama mereka membuat remake lagu-lagu lama adalah untuk membiasakan pendengar dengan lagu-lagu bahasa Indonesia, karena sebagian besar lagu Coldiac berbahasa Inggris.
"Kita rubah jadi yang Coldiac banget lah istilahnya. Cuman intensinya kenapa kita bikin remake tuh sebenernya ada banyak alasannya sih. Yang pertama, orang-orang kan banyak tau tuh kita berbahasa Inggris gitu. Untuk lagu original yang Coldiac sendiri. Bahasa Indonesia tuh masih ada 4 lagu: Sampaikan (2020), Kilau (2022), Cari (2023), Mendekat Menjauh (2023)," kata Sambadha saat ditemui Indozone di Warner Music Indonesia, di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Coldiac Rilis Remake Lagu "Dia" dengan Nuansa CIty Pop Jazz
Grup yang beranggotakan empat orang ini juga ingin mengeksplorasi lebih banyak lagu bahasa Indonesia di masa mendatang dan remake-remake ini menjadi semacam warming up untuk proyek-proyek selanjutnya.
"Kebanyakan orang tau Coldiac bahasa Inggris lah dari lagu "Beautiful Day", "Flowers", Mungkin "I Don't Mind" yang terakhir. Jadi kita kayak pengen membiasakan teman-teman yang lebih umum gitu ya kan," jelasnya.
Coldiac berencana untuk merilis beberapa lagu remake lagi, yang nantinya akan menjadi bagian dari satu mini album dengan tema cinta.
Selain itu, Coldiac juga baru-baru ini mengadakan rilis party di Roblox, sebuah platform game online. Meskipun tidak ada dalam rencana marketing mereka, acara ini diadakan secara spontan dan menjadi salah satu kegiatan yang menarik bagi penggemar Coldiac.
Dengan rencana untuk merilis lebih banyak lagu bahasa Indonesia, Coldiac berharap dapat memperluas jangkauan mereka dan memperkenalkan musik mereka kepada pendengar baru.
"Biar terbiasa aja sih mendengarkan Coldiac menyanyikan lagu bahasa Indonesia. Jadi nggak ada lagi tuh miskonsepsi kalau dengerin Beautiful Day nggak tau kalau band Indo. Terus ya mungkin karena kita emang lagi pengen eksplore di bahasa Indonesia," kata Sambadha meluruskan.
"Kedepannya kita mau nulis banyak lagu bahasa Indonesia. Jadi remake-remake ini tuh untuk warming up. Untuk ke proyek-proyek selanjutnya sih sebenernya. Makanya kita remake-nya agak banyak kan. Jadi yang pertama Jangan Pernah Berubah, terus ada Dia, dan masih ada 2 lagu lagi ya. Yang kita wrap jadi kesatuan IP," tambahnya.
Baca juga: Coldiac Rilis 'Summer Breeze', Lagu Sedih tentang Masa Lalu
Lagu-lagu remake tersebut, akan dijadikan satu mini album yang berisikan remake ulang yang mengusung tentang cinta.
"Nanti akan jadi satu mini album gitu. Jadi akan dimasukin ke dalam satu album yang isinya remake ulang lagu. Semua remake, specifically lagu-lagunya temanya tentang cinta. Jadi nggak ada yang patah hati gitu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara