Para Personel Loh Kok Tum Band (Handout)
INDOZONE.ID - LOH KOK TUM BAND kembali menarik perhatian publik melalui penampilan megah di W Super Club Jakarta. Supergroup yang terbentuk dari musisi lintas band ternama itu sukses menghadirkan tontonan berbeda yang membuat penonton betah dari awal hingga akhir pertunjukan. Mereka membawakan sebelas lagu pilihan dengan aransemen baru yang memadukan sentuhan rock Indonesia dan internasional.
Band ini dihuni para nama besar di dunia musik tanah air, mulai dari Ello Tahitoe, Yuke Sampurna yang dikenal sebagai basis DEWA 19, Eno Gitara dari NTRL, Stevie Item dari Andra & The Backbone, Magi Trisnandi dari /RIF, hingga Reno Fahreza dari Nevach. Kehadiran mereka di satu panggung menjadi magnet tersendiri bagi para penikmat musik.
Setlist malam itu diwarnai dengan lagu-lagu populer yang sudah tidak asing di telinga publik. Di antaranya Radja dari /RIF, Aku Cinta Kau dan Dia dari The Rock, Sorry milik Netral, Masih Ada yang dipopulerkan Ello, hingga tembang legendaris Sempurna dari Andra & The Backbone. Tak hanya itu, mereka juga menyelipkan karya internasional seperti The Cranberries, Pearl Jam, hingga 311, sehingga membuat variasi musik semakin kaya.
Selain sajian musik, kejutan lain yang membuat suasana pecah adalah ketika para personel saling bertukar posisi di atas panggung. Ello yang biasanya identik dengan gitar, kali ini terlihat berulang kali mengambil peran berbeda. Ia sempat menjadi vokalis utama, bahkan mencoba posisi drummer dan bassis. Hal ini membuat penampilan mereka semakin tak terduga.
Baca juga: Inul Daratista Siap Mengguncang Pulau Pinang, Kembali ke Panggung Malaysia Setelah Dua Dekade
Tidak kalah mengejutkan, Reno yang awalnya bermain keyboard mendadak tampil sebagai gitaris sekaligus vokalis. Aksi spontan tersebut membuat suasana menjadi lebih hidup. Yuke pun tak ketinggalan ikut keluar dari zona nyamannya dengan meninggalkan bass untuk maju sebagai vokalis.
Puncak kehebohan muncul ketika Ello mengambil posisi sebagai bassis dan Yuke tampil di depan sebagai vokalis. Momen itu mereka persembahkan lewat lagu Benci Mencinta milik Naif. Interaksi unik tersebut langsung disambut sorakan meriah, diiringi nyanyian massal dari penonton yang larut dalam suasana.
Sementara itu, Eno Gitara menjadi satu-satunya personel yang tetap bertahan di peran aslinya sepanjang acara. Ia konsisten menggebuk drum dan menjaga ritme agar tetap solid di tengah pertukaran posisi yang dilakukan rekan-rekannya. Perannya dianggap vital dalam menjaga alur musik yang penuh eksperimen malam itu.
Kehadiran LOH KOK TUM BAND membuktikan bahwa mereka bukan sekadar supergroup biasa. Dengan format yang fleksibel dan penuh kreativitas, mereka berhasil memberi warna baru di dunia pertunjukan musik. Perpaduan energi panggung dan keterampilan para personel membuat penampilan ini terasa berbeda dari konser rock kebanyakan.
Baca juga: Lineup Coachella 2026 Resmi: Justin Bieber hingga Sabrina Carpenter Siap Guncang Panggung
Para penggemar yang hadir pun tidak sekadar menonton konser, melainkan juga ikut merasakan atmosfer kebersamaan yang dibangun dari atas panggung. Keseruan tersebut menjadikan malam itu sebagai pengalaman tak terlupakan bagi mereka yang menyaksikan secara langsung.
Kejutan demi kejutan yang disuguhkan menegaskan eksistensi LOH KOK TUM BAND sebagai kelompok musisi yang mampu keluar dari pakem. Kreativitas, eksperimen, dan energi tinggi yang mereka tampilkan seolah menjadi bukti bahwa musik bisa terus berevolusi tanpa kehilangan esensi hiburan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release