Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 16:30 WIB

Berawal dari Medsos, Industri Musik Indonesia Diyakini akan Makin Mendunia

Berawal dari Medsos, Industri Musik Indonesia Diyakini akan Makin MenduniaYovie Widianto dan Emil Dardak di acara Indonesia Punya Kamu. (INDOZONE/Gema Trisna Yudha)

INDOZONE.ID - Industri musik Indonesia yang kini digawangi oleh anak-anak muda, diyakini akan semakin mendunia. Apalagi, keberadaan media sosial semakin memudahkan anak-anak muda saat ini untuk berkarya.

"Saya punya harapan besar, karena hari ini aja banyak prestasi yang mendunia dari Indonesia," kata Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto dalam acara Indonesia Punya Kamu yang digelar Indozone di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Jawa Timur, Senin (24/11/2025).

Menurutnya, saat ini tidak hanya musisi atau seniman yang berada di Jakarta yang memiliki kesempatan untuk mengibarkan namanya di pentas musik dunia.

Baca juga: Tur Konser Harmony for Tomorrow: Kolaborasi dan Energi Baru D’MASIV untuk Musik Indonesia

Keberadaan media sosial telah memberi kesempatan yang sama pada para seniman di berbagai daerah di Indonesia. 

"Tidak hanya dari pemusik yang ada di Jakarta,tapi juga dari Surabaya, Papua, Aceh, Manado, banyak sekali yang sudah mendunia," kata Yovie.

"Dengan hasil ini saya yakin akan ada lebih banyak lagi hasil-hasil yang akan mendunia," tambahnya.

Hal yang sama disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak. Dia mencontohkan popularitas musik koplo yang semakin bersinar di era media sosial saat ini.

Baca juga: Musik, Film, hingga Game, Jadi Bahasa Baru Soft Power Indonesia ke Dunia

"Orang mungkin kenal musik koplo, itu jadi musik rakyat yang melalui medsos, membuat jalur kaderisasi musisi jadi terbuka lebar, musik yang variatif juga bisa diakses. Ini jadi contoh semakin mudahnya anak-anak muda untuk unjuk kemampuan," kata Emil di lokasi yang sama.

Dia meyakini, hal-hal negatif yang mungkin terjadi dari media sosial dapat dijaga supaya tersaring sehingga tak memberi dampak buruk bagi generasi muda.

"Memang ada juga catatan-catatan, resiko-resiko, tapi lebih banyak positifnya kalua kita bekerja sama, ekosistemnya kita jaga," terang Emil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Berawal dari Medsos, Industri Musik Indonesia Diyakini akan Makin Mendunia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!