Presiden Korea Selatan dan Perdana menteri Jepang Main Drum (Youtube)
INDOZONE.ID - Sebuah momen unik terlihat antara Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Korea Selatan Lee Jaw Myung memainkan musik dan viral. Keduanya terlihat bermain drum dengan serunya.
Mengutip CBS World, keduanya pertemuan bilateral mereka di Nara, Jepang barat pada Selasa (13/1) dengan sesi musik dadakan.
Kedua pemimpin tersebut memainkan lagu 'Golden' dari serial musikal Demon Hunters dan 'Dynamite' dari grup K-pop BTS.
Terlihat perdana menteri Sanae Takaichi sangat piawai bermain drum. Maklum saja ia dulunya adalah pemain drum yang handal dan penggemar musik heavy metal.
Baca juga: BTS Resmi Gelar Konser di Indonesia Desember 2026, Ini Syarat Presale Tiketnya!
Ia juga memuji kemampuan Presiden Lee yang belajar bermain drum hanya dalam 5 atau 10 menit.
“Bermain drum sudah lama menjadi impian saya,” ujar Lee melalui akun X, sambil mengucapkan terima kasih kepada Takaichi atas keramahannya dalam mengatur sesi jam bersama tersebut.
“Seperti halnya kami saling menghormati perbedaan dan menyelaraskan ritme, saya berharap Korea dan Jepang dapat memperdalam kerja sama serta semakin mendekat satu sama lain secara bertahap,” kata Lee. Ia juga mengakui bahwa penampilannya saat itu mungkin “sedikit canggung.”
“Ketika kami bertemu di APEC tahun lalu, [Lee] mengatakan bahwa mimpinya adalah bermain drum, jadi kami menyiapkan sebuah kejutan,” tulis Takaichi kemudian dalam unggahan di media sosial.
Baca juga: 3 Member Twice di Balik Suara yang Menyanyikan Lagu di Animasi Kpop Demon Hunter
Takaichi, seorang politikus konservatif yang dikenal sebagai penggemar sepeda motor dan musik heavy metal—yang menambah daya tarik tersendiri pada penunjukannya sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang—memuji Lee yang masih pemula dalam memainkan drum. Ia menyebut Lee sebagai pembelajar cepat karena mampu mengikuti ritme hanya dalam hitungan menit.
“Untuk mengembangkan hubungan Jepang–Korea Selatan secara berorientasi ke masa depan dan stabil, kami akan terus menjaga komunikasi yang erat antara kedua pemerintah, termasuk dengan secara proaktif menjalankan ‘diplomasi shuttle’,” ujar Takaichi dalam pesannya di X.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: CBS News