INDOZONE.ID - Penyanyi pop dunia Harry Styles kembali mencuri perhatian lewat rencana konser terbarunya bertajuk “Together”. Antusiasme penggemar langsung meledak bahkan sebelum konser digelar.
Berdasarkan laporan The Hollywood Reporter, tercatat sekitar 11,5 juta orang mendaftar untuk mengikuti pra-penjualan tiket konser Harry Styles di Madison Square Garden, New York.
Angka tersebut bukan sekadar besar, tapi juga mencetak sejarah. Jumlah pendaftaran pra-penjualan itu menjadi yang tertinggi yang pernah terjadi untuk seorang artis di pasar New York. Bahkan, pencapaian ini disebut sebagai kinerja pra-penjualan terbesar yang pernah tercatat untuk satu pasar maupun rangkaian pertunjukan bergaya residensi.
Baca juga: Harry Styles Umumkan Rilis Single Baru 'Aperture' Yang Rilis Minggu Ini
Sebagai perbandingan, Madison Square Garden memiliki kapasitas sekitar 19.500 penonton per acara. Dengan rencana 30 pertunjukan, total tiket yang tersedia diperkirakan hanya sekitar 585.000 lembar. Artinya, tiket yang tersedia hanya mencakup sekitar 5 persen dari total pendaftar pra-penjualan.
Memang belum dapat dipastikan berapa banyak dari jutaan pendaftar tersebut yang merupakan penggemar asli dan berapa yang berasal dari calo. Namun, meskipun hanya setengahnya yang benar-benar valid, angka tersebut tetap menunjukkan permintaan luar biasa besar terhadap Harry Styles, permintaan yang bahkan sulit dipenuhi oleh program besar sekalipun dalam satu kota di Amerika Serikat.
Kabar ini muncul di tengah keluhan sebagian penggemar mengenai harga tiket konser yang dinilai sangat tinggi. Meski demikian, fenomena lonjakan harga tiket sebenarnya bukan hal baru.
Baca juga: Harry Styles Kembali Setelah 3 Tahun Dengan Rilis Album "Kiss all the time. disco occasionally”
Harga konser artis papan atas dunia memang terus meningkat, seiring tingginya permintaan penggemar serta biaya produksi pertunjukan yang semakin besar. Hingga kini, Harry Styles sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait isu harga tiket tersebut.
Menariknya, harga tiket yang mahal tampaknya tidak mengurangi minat penonton. Madison Square Garden bahkan menjadi satu-satunya lokasi di Amerika Serikat tempat Harry Styles dijadwalkan tampil sepanjang tahun 2026.
Di sisi lain, Harry juga menambahkan sejumlah jadwal baru untuk rangkaian tur Eropanya.
Baca juga: Harry Styles Siap Kembali ke Musik? Fans Temukan Poster 'We Belong Together'
Dengan euforia sebesar ini, tur Together diprediksi akan menjadi salah satu tur musik dengan pendapatan tertinggi tahun ini. Tur tersebut digelar untuk mendukung album keempat Harry Styles yang akan datang berjudul Kiss All the Time. Disco Occasionally, yang akan rilis awal Maret ini.
Single utama album tersebut, Aperture, telah dirilis pada 23 Januari kemarin dan langsung menarik perhatian penggemar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hollywoodreporter.com