Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 07 FEBRUARI 2026 • 15:50 WIB

Alat Musik Tamborin: Sejarah, Fungsi, dan Cara Memainkannya

Alat Musik Tamborin: Sejarah, Fungsi, dan Cara MemainkannyaIlustrasi alat musik tamborin (Pinterest)

INDOZONE.ID - Kalau dengar suara gemerincing yang bikin musik terasa lebih hidup, besar kemungkinan itu suara tamborin. Alat musik perkusi satu ini memang terlihat sederhana, tapi perannya nggak bisa dianggap remeh.

Dari upacara tradisional, musik klasik, sampai lagu pop modern, tamborin selalu punya tempat sendiri untuk menghidupkan ritme.

Di balik bentuk bundarnya, alat musik ini punya sejarah panjang lintas budaya. Lewat artikel ini, kita bakal mengulas lengkap alat musik tamborin dari sejarah sampai sampai cara memainkannya!

Alat Musik Tamborin

Alat Musik Tamborin: Sejarah, Fungsi, dan Cara MemainkannyaAlat musik tamborin (Pinterest)

Pengertian

Tamborin adalah alat musik idiophone, artinya menghasilkan suara utama dari bahan yang bergetar sendiri saat dipukul atau digoyang.

Benda ini biasanya berbentuk bingkai bundar, terbuat dari kayu atau plastik, dengan pasang-pasangan keping logam kecil yang disebut jingles atau zills. Ketika digoyang atau ditabuh, jingles tersebut berbunyi gemerincing yang ritmis dan tajam.

Jika ada membran kulit atau plastik yang terpasang di salah satu sisi, suara tabuhan pada membran itu berpadu dengan bunyi jingles untuk menciptakan ritme yang unik.

Baca juga: 10 Genre Musik dan Karakteristiknya yang Paling Sering Didengar, Wajib Tahu!

Asal Usul dan Sejarah 

Tamborin tergolong alat musik tua dan meluas di berbagai budaya. Instrumen semacam ini telah digunakan sejak sekitar 1700 SM di kawasan Timur Tengah, Mesir kuno, Yunani, dan kawasan lain di Mediterania.

Sebelum tiba di Eropa, tamborin dikenal di banyak peradaban kuno, misalnya versi Mesir yang dipakai dalam acara keagamaan dan versi Yunani kuno.

Istilah tambourine sendiri dipengaruhi oleh bahasa Perancis tambourin (drum kecil) serta akar Arab tunbur dan Persia tambur, yang berarti drum.

Di Eropa, tamborin dikenal sejak Abad Pertengahan dan mulai dimasukkan ke dalam musik klasik pada abad ke-18 dan ke-19 oleh komponis seperti Mozart dan Tchaikovsky.

Baca juga: Ketika Alat Musik Angklung Indonesia Dipelajari Siswa Sekolah Tunanetra di Rumania

Klasifikasi: Idiophone dan Perkusi

Dalam klasifikasi musikhornbostel-sachs, tamborin termasuk idiophone, yaitu instrumen yang menghasilkan suara dari getaran tubuh alat sendiri tanpa membutuhkan membran atau senar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Encyclopedia Britannica

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Alat Musik Tamborin: Sejarah, Fungsi, dan Cara Memainkannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!