Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 10:25 WIB

Mengenal Istilah Encore: Mengapa Musisi Kembali ke Panggung Setelah Konser Usai?

Mengenal Istilah Encore: Mengapa Musisi Kembali ke Panggung Setelah Konser Usai?Ilustrasi Konser dan Encore (Freepik)

INDOZONE.ID - Istilah encore sangat familiar di dunia konser musik. Biasanya, setelah lampu panggung padam dan musisi meninggalkan panggung, penonton justru berteriak semakin keras, meminta mereka kembali tampil.

Secara sederhana, encore merupakan penampilan tambahan yang dilakukan musisi setelah pertunjukan utama selesai, biasanya karena permintaan penonton. Namun, tradisi ini ternyata punya sejarah panjang dan makna yang lebih dalam dari sekadar “tambah satu lagu lagi”.

Baca juga: DAY6 Umumkan Konser Encore di KSPO Dome, Fans Tak Sabar Menanti

Asal-Usul Kata Encore

Istilah encore berasal dari bahasa Prancis yang berarti “lagi”, “sekali lagi”, atau “masih”. Dalam konteks pertunjukan, kata ini merujuk pada permintaan agar sebuah karya yang baru saja ditampilkan diulang kembali.

Tradisi encore sudah ada sejak awal abad ke-18. Menurut laporan dari majalah musik klasik Inggris yang dikutip dari Loudwire, Rabu (25/02/2026) encore sudah terlihat dalam konser opera Italia yang digelar di Inggris. Bahkan stasiun radio klasik WQXR menelusuri jejak encore hingga era Barok sekitar tahun 1712.

Pada masa itu, encore benar-benar berarti pengulangan langsung dari karya yang sama. Penonton akan bersorak atau berteriak meminta lagu diulang. Namun, bagi sebagian musisi, hal tersebut justru dianggap mengganggu jalannya pertunjukan.

Baca juga: MEOVV Siap Meriahkan Konser Encore Taeyang BIGBANG di Incheon

Ketika Encore Pernah “Dilarang”

Seiring waktu, permintaan encore menjadi semakin sering dan kadang berlebihan. Pada akhir abad ke-19, di beberapa festival paduan suara besar, keputusan untuk memberikan encore bahkan ditentukan oleh tokoh terhormat seperti uskup atau walikota.

Memasuki awal 1900-an, sejumlah gedung konser mulai mencetak tulisan “No Encore” di program acara, bahkan memasang papan pengumuman khusus untuk menegaskan bahwa tidak akan ada penampilan tambahan.

Hal tersebut menunjukkan bahwa encore pernah dianggap sebagai gangguan terhadap struktur pertunjukan yang sudah dirancang.

Baca juga: Josh Groban Sukses Gelar Konser “GEMS World Tour 2026” di Jakarta, Duet Manis Bareng Raisa Jadi Sorotan

Siapa yang Mempopulerkan Encore di Musik?

Dalam dunia musik, seperti musik rock modern, encore justru menjadi bagian yang ditunggu-tunggu.

Melansir pada laman yang sama, salah satu figur yang sering disebut mempopulerkan encore dalam skala besar adalah Bruce Springsteen.

Dikenal dengan julukan “The Boss”, ia terkenal dengan konser maraton berdurasi hingga tiga atau empat jam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Loudwire

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Istilah Encore: Mengapa Musisi Kembali ke Panggung Setelah Konser Usai?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!