INDOZONE.ID - Lirik dan arti lagu The Lion King melalui lagu Circle of Life selama ini sering dianggap sebagai rangkaian vokal megah yang penuh nuansa spiritual.
Akan tetapi, di balik lantunan ikonik “Nants’ Ingonyama”, tersimpan makna yang jauh lebih dalam, terutama jika dilihat dari konteks budaya Zulu yang melatarbelakanginya.
Dalam adegan pembuka yang legendaris, seluruh hewan di savana berkumpul di Pride Rock untuk menyaksikan kelahiran Simba, calon raja masa depan.
Baca juga: Sebagus Apa Film 'Mufasa: The Lion King'? Berikut Reviewnya
Momen tersebut diperkuat dengan nyanyian berbahasa Zulu yang menggema, menciptakan kesan sakral dan penuh penghormatan terhadap kehidupan dan kepemimpinan.
Mengutip laman The Sun, Jumat (27/03/2026) secara harfiah, frasa “Nants’ ingonyama bagithi Baba” dapat diterjemahkan sebagai “Lihat, ada singa, Ayah.”
Sementara bagian “Sithi uhm ingonyama” kurang lebih berarti “Oh ya, itu seekor singa.”
Sekilas, arti tersebut terdengar sederhana dan bahkan tidak seagung suasana yang dibangun dalam adegan film. Namun, pemaknaan ini tidak bisa dilepaskan dari konteks budaya yang melatarbelakanginya.
Baca juga: Sinopsis Live-Action 'Mufasa: The Lion King'
The Lion King (Dok. Walt Disney Pictures via imdb.com)
Dalam budaya Zulu, kata “ingonyama” (singa) bukan sekadar hewan, melainkan simbol kekuasaan, kepemimpinan, dan kebesaran seorang raja, sebagaimana dikutip dari laman The Seattle Times.
Oleh karena itu, dalam versi resmi yang diinterpretasikan oleh Disney, lirik tersebut dimaknai sebagai bentuk penghormatan: “Hidup raja, kita semua bersujud di hadapan raja.”
Baca juga: Beyonce Produseri Album Soundtrack "The Lion King"
Pemaknaan ini menunjukkan bahwa lagu pembuka The Lion King bukan hanya elemen estetika, melainkan representasi nilai budaya yang sakral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Sun, The Seattle Times