Kaka Slank (Instagram/fishgod)
Kaka Slank menyadari bahwa album Virus yang dirilis pada 2001 silam itu hingga kini masih terus diminati pendengar. Dia menyebut album tersebut seperti minuman wine, yang semakin lama semakin enak untuk dinikmati.
Hal itu dikatakan Kaka saat berbincang-bincang dengan Bimbim Slank dalam video yang ditayangkan di kanal YouTube Slank.
"It's getting better, kayak wine," ujar Kaka dikutip Senin (3/1/2022).
Seperti dilansir slank.com, album Virus merupakan album kesepuluh Slank yang diluncurkan saat semua personel Slank telah sembuh dari jeratan narkoba.
Album yang memiliki 13 lagu yang mayoritas ditulis oleh Abdee Slank itu dirilis saat semuanya sudah selesai menjalani program rehabilitasi.
Kaka mengungkapkan mereka mengeluarkan uang hingga Rp8 juta, jumlah yang sangat besar pada saat itu untuk mempromosikan album Virus.
Saat dirilis, Kaka mengandalkan kata-kata promosi seperti "Hati-hati, Virus sudah mulai menyebar."
Sementara itu, bagi Bimbim, album Virus merupakan album terbaik yang pernah dikeluarkan oleh Slank dan juga sebagai pembuktian atas stigma buruk yang pernah melekat di mereka.
Saat itu, banyak pihak yang berpikir bahwa album-album Slank selalu enak untuk didengar karena dibuat ketika personelnya menggunakan narkoba. Nah, album Virus ini sebagai bantahan stigma tersebut.
Bimbim mengungkapkan bahwa album Virus dibuat dengan pikiran yang sangat jernih dan tidak sama sekali ada pengaruh obat-obat terlarang.
Sehingga ketika album tersebut sukses di pasaran dan dinikmati banyak orang, Slank bisa membuktikan bisa tetap berkarya meski sudah tidak lagi dalam bayang-bayang narkoba.
"Album Virus itu kayak pembuktian. Banyak orang bilang kan drugs itu ngebikin album Slank keren-keren. Tapi di sini, kita tertantang. 'Masa sih?'" cerita Bimbim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: