INDOZONE.ID - Konser grup musik Hindia di Banda Aceh dibatalkan lantaran kabarnya panitia belum menyelesaikan masalah perizinan. Penonton yang sudah berada di lokasi merasa kecewa.
Konser yang semula digelar di Taman Budaya Banda Aceh pada Rabu (18/6/2025) malam ini telah dikerumuni penonton yang berdatangan ke lokasi sejak sore hari untuk menyaksikan penyanyi idola mereka, Baskara Putra.
Tetapi, sampai masuk waktu Isya tidak ada tanda-tanda konser yang digelar Himpunan Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) itu dimulai.
Baca juga: Iskandar Widjaja Sukses Gelar Konser Musik Klasik, Bawa Penonton ke Instrumen yang Penuh Rasa
Pihak penyelenggara HMM FestIV 2025 secara resmi mengumumkan bahwa tidak akan ada pengembalian dana (refund) untuk tiket konser grup band Hindia yang sudah dibeli.
Keputusan ini diambil setelah melewati banyak pertimbangan terkait berbagai aspek persiapana dan pelaksanaan acara, sekalipun acara tersebut batal dilaksanakan.
Tanggapan Polresta Banda Aceh Soal Ketua HMM FE Unmuha Tolak Refund Tiket
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono, melalui Kasat Reskrim, Kompol Fadillah Aditya Pratama, mengatakan bahwa pihaknya siap menerima laporan, jika ada yang merasa dirugikan terkait kasus batalnya konser Hindia di Banda Aceh.
Hal ini bertujuan untuk menanggapi ramainya di media sosial terkait tanggapan warganet sekaligus calon penonton yang sudah membayar.
Akan tetapi, panitia tidak akan mengembalikan uang tiketnya (refund) karena alasan force majeure (keadaan memaksa atau kahar).
Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh menegaskan, bila ada laporan dan terdapat dugaan pidana, pihaknya membuka jalan untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
"Jika memang ada yang merasa dirugikan, ya kita akan terima laporannya, kita tidak lanjuti,” kata Kompol Fadillah di Mapolresta setempat, dikutip Indozone pada Selasa (1/7/2025).
Kemudian pihak tersebut berpesan agar panita lebih terbuka dalam pembayaran atau penerimaan uang tiket.
"Apa pun itu harus disampaikan kepada pembeli, ya atau kepada orang masyarakat yang ingin menghadiri konser itu sendiri,” tambahnya.
Sebelumnya, diketahui Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (FE Unmuha), M Rizal Rahmi Gustiana, mengatakan dirinya siap bertanggung jawab penuh atas pembatalan konser Hindia pada 18 Juni 2025 lalu.
Baca juga: BLACKPINK Siap Tampil Perdana dengan Lagu Baru, Dimulai dari Konser 'DEADLINE' di Goyang
"Saya siap menerima sanksi sosial maupun moral sepenuhnya untuk HMM Fest IV 2025 tanpa melibatkan seluruh kepanitiaan hingga pihak sponsor,” tulisnya di Instagram @rijhallll bersamaan surat pernyataan yang diteken tertanggal 23 Juni 2025.
Menurutnya, biaya tiket tidak dapat dikembalikan karena izin yang telah diberikan sebelumnya dicabut oleh pihak berwenang akibat tuduhan satanic yang tidak berdasar terhadap artis yang diundang, sehingga menimbulkan situasi force majeure.
"Dengan sangat menyesal, saya nyatakan bahwa pengembalian dana (refund) tidak dapat dilakukan, sehubungan dengan kondisi kahar (perizinan) yang berada di luar kendali saya selaku penanggung jawab," tulis Rizal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tribratanews-resbandaaceh.aceh.polri.go.id, Instagram @clabsocial