Ari Lasso Kritik Musisi Baru soal Riders: Kita Bukan Pemanfaat Situasi, Profesionalisme Itu Kunci!
INDOZONE.ID - Musisi senior Ari Lasso menyampaikan kritik sekaligus peringatan tegas terhadap fenomena permintaan fasilitas berlebihan (riders) dari sebagian musisi baru.
Dalam postingan di akun Instagram pribadinya, Ari Lasso menegaskan pentingnya kesederhanaan, profesionalisme, dan rasa hormat terhadap pihak penyelenggara acara seperti event organizer (EO) dan promotor.
Lantaran, unggahan tersebut menyita perhatian publik setelah ia memamerkan isi konsumsi pribadinya sebelum tampil yakni hanya air mineral, buah naga, dua bungkus Genji Pie, dan dua batang Fitbar.
Baca juga: Ari Lasso Umumkan Bercerai dengan Vitta Dessy: Sejak Februari 2024 Kami Resmi Berpisah
"Simplicity is the key! Dan kita adalah musisi, bukan pemanfaat situasi," demikian keterangan Ari Lasso dalam postingan Instagram-nya, dikutip pada Selasa (9/7/2025).
Pelantun lagu "Cinta Terakhir" itu pun menekankan bahwa kebutuhan yang sederhana sudah cukup untuk mendukung penampilannya di atas panggung.
Jika snack favorit Ari Lasso tidak disediakan oleh pihak promotor, ia pun tidak keberatan untuk membelinya sendiri di minimarket.
"Kalau saya pengin sesuatu, saya beli sendiri. Misal kayak Soyjoy, dark coklat & almond, dan lain-lain," tambahnya.
Selain itu, mantan vokalis Dewa 19 tersebut juga membagikan refleksi dari pengalamannya selama lebih dari 3 dekade berkarier di industri musik.
Ari Lasso tidak merasa perlu riders yang berlebihan atau bersikap semena-mena saat menghadapi kesalahan kecil dari pihak EO (Event Organizer) atau promotor.
"EO atau promotor bukan lah badan yang harus kita peras, namun adalah partner. Tanpa mereka, 'roda tidak berjalan lancar'," tambahnya.
Musisi senior berusia 52 tahun itu merasa kesal dengan perilaku musisi baru yang sering meminta fasilitas berlebihan, yang menurutnya merupakan tindakan yang memanfaatkan kesempatan tanpa mempertimbangkan keadaan sekitar.
"Dari dulu hingga kini suka senyum kecut, ketawa miris, melihat perilaku adik-adik band atau musisi yang 'sedang bersinar' riders atau room refreshment-nya mboten-mboten mawon (ada-ada aja)," ungkap Ari Lasso.
Baca juga: Ari Lasso Rilis Single 'Menangis Diam-diam', Rasakan Chemistry saat Pertama Kali Dengar
"Suka mengurut dada, kayak ada 'aji mumpung,' mumpung lagi di atas. Dik adik, ada yang jauh lebih penting dari itu semua, yaitu manajemen diri yang ketat, tim produksi yang solid, manajemen yang komunikatif dan adaptif dengan situasi dan kondisi," sambungnya.
Sebagai penutup, Ari Lasso memberikan nasihat kepada musisi muda yang sering meminta fasilitas berlebihan, menekankan pentingnya kesederhanaan dan profesionalisme dalam berkarir di industri musik.
"Tulisan ini lebih kepada Self Reminder, bahwa di atas itu memang enak, tapi jatuh terbanting juga sangat menyakitkan," tutup Ari Lasso penuh makna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @ari_lasso