INDOZONE.ID - Di tengah sunyinya masa pandemi COVID-19, saat dunia seakan terhenti, lahirlah sebuah proyek musik yang justru membawa kehangatan lewat nada-nada akustik yang ringan namun bermakna.
Suara Kayu, duo folk pop asal Jakarta, muncul dari kesederhanaan dan ketulusan dua musisi muda: Ingrid Tamara sebagai vokalis dan pemain ukulele, serta Dewangga Elsandro sebagai gitaris.
Awalnya, keduanya merupakan musisi cover yang berjalan di jalurnya masing-masing. Namun situasi pandemi justru membuka peluang kolaborasi yang akhirnya menjelma menjadi identitas musikal baru.
"Kita berawal dari, sebenarnya kita musisi cover masing-masing, Ingrid dan aku. Terus kita membuat karya original, akhirnya kita membuat grup duo yang bernama Suara Kayu itu tadi," ungkap Dewangga dalam sebuah wawancara dengan Indozone.
Awal yang Tak Direncanakan
Menariknya, konsep duo akustik yang kini menjadi ciri khas Suara Kayu sebenarnya tak sepenuhnya dirancang sejak awal. Ingrid mengaku format mereka terbentuk secara alami.
Baca juga: Suara Kayu Tutup 'Indonesia Punya Kamu', Ajak Penonton Nyanyi dan Joger Bareng
“Sebenarnya konsepnya ini nggak sengaja juga, karena mungkin lucu ya, aku main ukulele dan Angga kan main gitar, jadi kepikiran aja buat sebuah duo gitu,” tutur Ingrid.
Dengan suara ukulele yang ringan dan gitar akustik yang hangat, lagu-lagu mereka terdengar dekat dan membumi. Meski kini mereka mulai bereksperimen dengan format full band dalam beberapa rilisan terbaru, nuansa awal yang sederhana dan intim tetap menjadi fondasi musikal mereka.
Latar musik
Keduanya datang dari latar belakang yang cukup kontras. Ingrid sudah jatuh cinta pada dunia tarik suara sejak kecil.
“Dari SD udah ikut lomba-lomba nyanyi... tapi kayaknya yang paling bermakna itu ketika aku gagal terus dari kecil, tapi papa-mamaku selalu bilang jangan pernah nyerah. Eh ternyata sekarang bener-bener bisa punya lagu sendiri,” kenangnya penuh syukur.
Baca juga: Suara Kayu Rilis Lagu Baru "Analisaku", Refleksi tentang Perasaan yang Rumit
"Bersyukur untuk segala prosesnya dan sekarang bener-bener bersyukur untuk hari ini pokoknya."
Berbeda dengan Ingrid, Dewangga justru tidak pernah membayangkan dirinya akan menjadi musisi.
“Dari awal sukanya sport, main basket, futsal… tapi setelah sekolah tiba-tiba jalurnya ke musisi,” ungkapnya sambil tertawa. "Sebenernya kayak tadi dibilang, dari kecil emang nggak ada kepikiran jadi musisi. Jadi tiba-tiba ngalir aja gitu, ikutin jalannya ke mana yang dibawa."
Meski begitu, insting bermusik Dewangga terbukti kuat, terutama dalam membangun chemistry musikal yang hangat bersama Ingrid.
Suara Kayu tidak berpuas diri dengan pencapaian awal mereka. Saat ini, mereka sedang menyiapkan karya-karya baru yang akan dirilis sebagai bagian dari rilisan terbaru mereka.
“Kita lagi menyiapkan beberapa lagu baru dan bekerjasama dengan musisi-musisi hebat juga, produser-produser hebat,” kata Dewangga.
“Kita akan rilis satu-satu sebagai single. Nanti di akhirnya kita gabung jadi sebuah EP.”
Profil Singkat Suara Kayu
- Nama Grup: Suara Kayu
- Genre: Folk Pop / Akustik
- Asal: Jakarta, Indonesia
- Personel: Ingrid Tamara – Vokal & Ukulele, Dewangga Elsandro – Gitar
- Tahun Aktif: 2020 – sekarang
- Karya: 'Kaktus', 'Miniatur', 'Kembali Pulang', 'Analisaku', dan masih banyak lagi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara