Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 09:34 WIB

“Slowly Letting Go”, Lagu Debut Flor & Fury tentang Cinta yang Rela Melepaskan

Author

Flor & Fury (Handout)

INDOZONE.ID - Flor & Fury, trio pop asal Jakarta, merilis lagu debutnya bertajuk “Slowly Letting Go”, menandai langkah awal mereka di industri musik Indonesia. Karya perdana ini dirilis di bawah naungan Dominion Records pada 24 Oktober 2025 dan kini sudah dapat dinikmati di berbagai platform musik digital. Grup yang beranggotakan Bima Indra Sakti (vokal), Creez Joshua (kibor), dan Popo Hanoto (drum) ini hadir dengan warna baru yang memadukan estetika lembut dan energi membara.

Lagu “Slowly Letting Go” mengisahkan pasangan yang masih saling mencintai, namun menyadari bahwa hubungan mereka sudah tidak lagi sejalan. Meskipun telah berusaha memperbaiki segalanya, keduanya akhirnya memilih berpisah agar tidak terus berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja.

Bima mengungkapkan, inspirasi lagu ini datang dari kisah nyata seorang temannya. Pasangan tersebut telah lama menikah tanpa konflik besar, namun kehilangan komunikasi karena kesibukan masing-masing.

 “Akhirnya mereka sadar bahwa rasa sayang saja tidak cukup tanpa koneksi yang nyata,” tuturnya.

Baca juga: Weird Genius Gandeng Winky Wiryawan Rilis Single Kedua di 2025 Berjudul "Heal"

Flor & Fury tak hanya menulis dan memproduseri lagu ini sendiri, tetapi juga menggandeng sejumlah nama besar di industri musik Tanah Air. Radityo Joko Bramantyo dipercaya sebagai co-producer, sedangkan musisi indie Vira Talisa turut menyumbang monolog dan vokal latar. Selain itu, Mohammed Kamga berperan sebagai vocal director sekaligus pengisi vokal pendukung.

Sekilas, irama “Slowly Letting Go” terdengar ceria dengan tempo upbeat, bertolak belakang dengan liriknya yang melankolis. Namun, ada pesan positif yang terselip dalam kalimat “If this is love, it must be still/Apart in body, yet strong in will”. Maknanya, cinta sejati tak selalu harus dimiliki, terkadang cukup dirayakan meski dalam perpisahan.

Flor & Fury sengaja menghadirkan kontras antara musik dan makna. Nama mereka pun mencerminkan dua sisi yang saling melengkapi—Flor melambangkan kelembutan dan keindahan, sedangkan Fury merepresentasikan semangat dan kekuatan. Filosofi ini menjadi dasar karakter musik mereka yang ingin menampilkan harmoni antara rasa dan amarah, antara kelembutan dan keberanian.

Baca juga: 7 Rekomendasi Lagu Galau Raisa, Playlist Bikin Baper!

Trio ini bukanlah wajah baru sepenuhnya. Sebelumnya, Bima, Creez, dan Popo sempat tergabung dalam band BESIXXS yang berdiri pada 2018. Ketiganya membentuk grup tersebut ketika masih bekerja sebagai tim kreatif di salah satu stasiun televisi swasta. Namun, perjalanan BESIXXS harus berhenti pada 2024 karena berbagai alasan.

Tak ingin berhenti berkarya, mereka mendirikan Flor & Fury dengan konsep yang lebih matang. Kini, ketiganya mengusung narasi baru yang memadukan musik, seni visual, dan fesyen sebagai satu kesatuan ekspresi. “Kami ingin menciptakan pengalaman artistik yang utuh, bukan hanya lagu,” ujar Creez.

Dominion Records pun melihat potensi besar dari proyek ini. Dengan visi yang kuat dan personel yang solid, Flor & Fury dipercaya membawa warna baru di ranah musik pop Indonesia. Kerja sama ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk karier mereka yang panjang.

Selain merilis “Slowly Letting Go”, grup ini telah menyiapkan sederet karya lain yang akan hadir setiap tiga bulan. Bahkan, Flor & Fury menargetkan tur Asia Tenggara dan Jepang sebagai bagian dari ekspansi mereka. Meski lagu debutnya berbicara tentang akhir hubungan, tampaknya perjalanan mereka di dunia musik justru baru saja dimulai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU