Lirik dan Makna Lagu 'Fantasy' Alan Walker, Steve Aoki, Lonely Club yang Ajarkan Hidup Jadi Diri Sendiri
INDOZONE.ID - Kolaborasi Alan Walker, Steve Aoki, dan Lonely Club kembali jadi perbincangan setelah merilis lagu Fantasy pada 10 Desember 2025.
Lagu baru Alan Walker ini langsung menarik perhatian pecinta musik elektronik karena nuansanya yang emosional, gelap, tapi tetap relatable.
Dirilis melalui YouTube resmi @Alan Walker, Fantasy sudah ditonton lebih dari 38 ribu kali dan terus bertambah.
Bukan sekadar lagu EDM biasa, Fantasy hadir dengan lirik sederhana tapi dalam, membahas soal ilusi, kejujuran, dan keinginan manusia untuk hidup lebih nyata.
Baca juga: Alan Walker dan Tim Officialnya Sumbang Dana Amal untuk Indonesia, Ini Rinciannya!
Tentang Kolaborasi Tiga Musisi Besar
Alan Walker dikenal dengan ciri khas musik elektronik bernuansa melankolis dan futuristik.
Steve Aoki membawa energi eksplosif khas festival, sementara Lonely Club memberi sentuhan emosional yang lebih personal.
Dalam Fantasy, ketiganya seakan menemukan titik tengah. Beat-nya tidak terlalu agresif, tapi juga tidak terlalu mellow.
Hasilnya adalah lagu yang enak didengar sambil merenung, entah saat sendirian di malam hari atau ketika lagi mempertanyakan hidup.
Makna di Balik Judul Fantasy
Judul Fantasy bukan cuma soal khayalan indah. Justru sebaliknya, lagu ini bicara tentang benturan antara dunia imajinasi dan realitas.
Kalimat seperti “Face the fantasy, why can’t you be real” terasa seperti ajakan untuk berhenti bersembunyi di balik mimpi palsu.
Ada rasa lelah karena terus hidup dalam kebohongan yang dibuat sendiri, entah demi terlihat bahagia, kuat, atau baik-baik saja di mata orang lain.
Lirik Pembuka yang Penuh Tanda Tanya
Di bagian awal, pendengar langsung diajak masuk ke suasana penuh rahasia. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan, seolah mewakili isi kepala banyak orang.
Ada keinginan untuk mengungkap kebenaran, mengubah cerita hidup, dan meninggalkan jejak bersama seseorang yang dianggap penting.
Lirik lagu Alan Walker ini terasa dekat dengan generasi muda yang sering merasa hidupnya seperti skrip yang ditulis oleh tuntutan sosial, bukan oleh keinginan sendiri.
Baca juga: Alan Walker dan Robin Packalen Rilis 'Dust', Lagu Baru yang Galau Tapi Bikin Candu
Lirik Lagu Fantasy Alan Walker
Do you wanna know a secret?
Uncover the truth in our lie
Do you want to change the story?
Write our names across the sky
Face the fantasy
Why can't you be real, be real?
Face the fantasy
Why can't you be real, be real?
Do you wanna live forever?
They can't say we didn't try And I wonder could we leave this world together
'Cause no one makes it out alive
Face the fantasy
Why cant you be real, be real?
Face the fantasy
Why can't you be real, be real?
Be real
Why can't you be real?
Yeah Be real
Refleksi tentang Hidup dan Kematian
Bagian lirik yang menyebut soal hidup selamanya dan fakta bahwa tak ada yang benar-benar bisa lolos dari kematian memberi warna eksistensial dalam lagu ini.
Fantasy mengingatkan bahwa sekeras apa pun kita mencoba mengontrol hidup, ujungnya semua manusia sama.
Dari situ muncul pertanyaan besar yaitu kalau akhirnya sama-sama berakhir, kenapa tidak hidup dengan jujur sejak sekarang?
Reff yang Sederhana Tapi Menghantui
Pengulangan kalimat “Be real” jadi kekuatan utama lagu ini. Tidak banyak kata, tapi pesannya ngena.
Reff ini seperti teriakan kecil dari dalam diri yang sudah capek berpura-pura. Dalam balutan musik elektronik yang atmosferik, pesan untuk menjadi diri sendiri terasa makin kuat dan emosional.
Kenapa Lagu Fantasy Mudah Relate?
Di era media sosial, banyak orang hidup dalam versi terbaik yang ditampilkan ke publik. Fantasy seolah menampar hal itu dengan halus.
Lagu ini tidak menghakimi, tapi mengajak pendengarnya bercermin. Apakah kita benar-benar hidup, atau cuma menjalani fantasi yang dibangun demi validasi?
Baca juga: Lirik Lagu 'Forever Young' Alan Walker Beserta Maknanya!
Fantasy dari Alan Walker, Steve Aoki, dan Lonely Club bukan cuma kolaborasi nama besar, tapi juga karya yang punya pesan kuat.
Lewat lirik singkat dan musik yang atmosferik, lagu ini mengajak pendengar untuk berani jujur pada diri sendiri.
Di tengah dunia yang penuh ilusi, Fantasy hadir sebagai pengingat bahwa menjadi nyata mungkin menyakitkan, tapi jauh lebih membebaskan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube