Perry Bamonte gitaris The Cure (Instagram.com/brooklynvegan).
INDOZONE.ID - Kabar duka datang dari dunia musik internasional. Perry Archangelo Bamonte, gitaris dan keyboardist The Cure, meninggal dunia pada usia 65 tahun.
Sosok yang dikenal sebagai bagian penting dari perjalanan panjang band rock asal Inggris itu berpulang di rumahnya pada masa Natal.
Ia mengalami penyakit singkat, sebagaimana disampaikan melalui pernyataan resmi band.
Kepergian Perry Bamonte menandai kehilangan besar bagi The Cure, band yang selama puluhan tahun menjadi ikon musik alternatif dunia.
Ia bukan hanya dikenal sebagai pemain gitar dan keyboard, tetapi juga sebagai figur kreatif yang berperan menjaga warna musikal The Cure tetap hidup di atas dan di balik panggung.
Perjalanan Bamonte bersama The Cure dimulai pada 1984, ketika ia bergabung sebagai kru tur dan teknisi gitar.
Peran tersebut menjadi pintu masuk menuju posisi yang lebih sentral, hingga akhirnya ia resmi menjadi anggota band pada 1990, menggantikan posisi keyboardist yang kosong saat itu.
Sejak momen tersebut, Bamonte terlibat aktif dalam berbagai fase penting The Cure, termasuk tur dan proses kreatif album-album besar.
Kontribusinya terlihat sejak era album “Wish” (1992) dan berlanjut selama lebih dari satu dekade.
Dalam periode tersebut, ia tercatat tampil di lebih dari 400 konser, menjadikan namanya lekat dengan pengalaman live The Cure yang emosional dan khas.
Setelah sempat meninggalkan band pada 2005, Bamonte kembali bergabung pada 2022 hingga 2025.
Ia ikut serta dalam tur dunia Shows of a Lost World dan tampil di sekitar 90 pertunjukan.
Dalam pernyataan resminya, The Cure menyampaikan duka mendalam atas kepergian sahabat sekaligus rekan bermusik mereka.
Band menyebut Perry Bamonte sebagai “sahabat besar dan rekan band yang sangat kreatif, hangat, dan menjadi bagian penting dari cerita The Cure.”
Pernyataan lain dari pihak band juga menyoroti sisi personal Bamonte.
Ia dikenang sebagai sosok yang rendah hati dan penuh dedikasi, dengan pengaruh kuat terhadap dinamika internal band.
Baca juga: Lirik dan Makna Lagu 'The Fate of Ophelia' Taylor Swift yang Viral dan Sering Masuk FYP
“Kehilangan ini akan sangat dirasakan oleh kami semua,” ungkap The Cure dalam pernyataan belasungkawa mereka.
Selain bersama The Cure, Perry Bamonte juga dikenal lewat proyek musik lain, termasuk keterlibatannya dalam supergrup Love Amongst Ruin.
Bersama The Cure, namanya turut tercatat dalam sejarah ketika band tersebut diabadikan di Rock & Roll Hall of Fame pada 2019.
Kepergian Perry Bamonte mungkin mengakhiri perjalanan hidupnya, namun warisan musik dan jejak panjangnya bersama The Cure akan terus hidup.
Penggemar di seluruh dunia akan mengenanya sebagai bagian tak terpisahkan dari sejarah musik alternatif global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Npr.org